Toyota Astra Motor Indonesia

Karakter Pemain Night Bus

Bagudung
The Bus Conductor

Nama asli Hartop Sinaga. Tapi dia dipanggil Bagudung, yang artinya. Tinggi tegap, 30 tahun. Perokok berat. Pribadi yang blakblakan. Tipe pria yang bertidak terlebih dahulu dan berpikir kemudian. Pendirian politiknya: “Kenapa saya harus peduli?”

Ketika dia masih kecil, dia ditemukan oleh Amang si supir bus di selokan. Sekarang dia orang yang paling setia kepada si supir bus. Bagudung selalu menganggap dirinya orang yang selalu tahu. Dia tidak bisa membaca tapi selalu bicara lantang.

TEUKU RIFNU WIKANA

Amang
The Bus Driver

Nama asli Zakaria Zulfikar. Dipanggil Amang, yang artinya orang tua. Usia 55 tahun. Lahir di Sampar wilayah konflik. Sudah menjadi supir bus selama 25 tahun.

Dia mempunyai tiga orang anak: satu seorang sarjana, satu masih kuliah, dan satu lagi masih 6 tahun. Dia memasang foto-foto keluarganya di dasbornya. Dia berhenti merokok karena anaknya yang paling kecil menderita asma. Pro pada militan Sampar. Selalu memprioritaskan keselamatan penumpangnya.

YAYU UNRU

Yuda
The Reporter

Nama asli Yuda Ardiman. Yuda artinya ahli taktik perang, Adriman berarti kuat seperti gunung. Orang memanggilnya Yuda. 30 tahun. Ia seorang reporter lepas, sering ke tempat yang sulit untuk meliput, mencari nafkah dengan menjual berita dan foto. Dia seorang duda.

Istrinya bekerja di organisasi palang merah setempat dan meninggal setahun yang lalu, terbunuh di tengah-tengah baku tembak daerah konflik. Hal ini membuat dia tidak takut akan kematian, dan selalu memilih tugas yang beresiko tinggi.

Perjalanannya ke Sampar kurang lebih sama seperti perjalannya yang lain: misi kemanusiaan yang berbahaya dan dengan tujuan mengalihkan pikiran terhadap istrinya. Kamera SLR yang ia miliki adalah pemberian istrinya. Hadiah spesial dengan berjuta arti dan kenangan.

EDWARD AKBAR

Annisa
The College Girl

Namanya Annisa Satirah, artinya gadis yang menyembunyikan dosa. 23 tahun. Cantik, selalu menggunakan jilbab. Lahir di Sampar, anak tunggal. Orang tuanya dipaksa untuk mendukung pergerakan militan dari waktu ke waktu, dengan memberikan uang atau makanan.

Dia memilih untuk melanjutkan pendidikannya ke sekolah medis di Rampak, kota yang lebih besar di luar sampar. Suatu waktu dia diminta untuk memberikan bantuan medis kepada para tentara. Dia mencoba untuk membantu, tapi imbalanya dia diperkosa. Dia tidak punya keberanian untuk memberitahu orang tuanya, dan memilih untuk melupakannya. Kemudian, di Rampak, dia baru menyadari kalau dia hamil, dan memutuskan untuk pulang kerumah untuk memberitahukan orang tuanya.

HANA PRINANTINA

Nur
The Old Woman

Namanya Nur binti Saidin. Usia 65 tahun. Muslim, mengenakan jilbab. Kulit gelap dan kurus. Dia suka menghabiskan waktu membaca Qur’an kecil. Tidak banyak bicara. Memegang teguh adat dan nilai ketimuran.

Dia memiliki dan mengasuh cucu perempuan yang berusia 4 tahun. Karena terjadinya konflik yang berkepanjangan di Sampar,  dia memilih untuk pindah ke Rampak dan tinggal bersama cucunya disana dengan aman.

Dia mendapat berita bahwa anak satu-satunya dan pasangannya meninggal di salah satu konflik. Rumah mereka dibakar ketika mereka masih di dalam. Sekarang dia ingin pergi ke Sampar untuk melihat kuburan anaknya.

LAKSMI NOTOKUSUMO

Laila
The Granddaughter

Laila berarti malam. 4 tahun. Berwajah manis. Mata lebar. Rambut keriting. Bukan anak pemalu. Mau berbicara dengan orang asing. Suka permen. Suka trik sulap.

KEINAYA MESSI GUSTI

Mala
The Girlfriend

Namanya Dien Keumala. Dipanggilnya Mala. Usia 18 tahun. Muslim. Tidak menggunakan jilbab. Lahir dan besar di Rampak. Ia memiliki seorang pacar, tapi orang tuanya tidak menyukainya karena dia tidak memiliki pekerjaan dan agak pemalas. Tapi Mala tetap mencintainya.

Pertengkaran yang besar antara mala dan kedua orang tuanya yang membuat ia pergi keluar dari Rampak, bersama pacarnya. Pacarnya juga berkata pada Mala, bahwa dia akan mendapatkan pekerjaan yang layak. Ada perusahaan sumber daya alam yang menawarkan lowongan pekerjaan di Sampar. Mereka hanya ingin untuk tetap bersama dan mendapatkan kehidupan yang lebih baik.

RAHAEL KETSIA

Rifat
The Boyfriend

Rifat berusia 22 tahun. Muslim. Pendidikan tertingginya SMA. Ia bekerja di cellphone voucher vendor, hanya duduk tanpa ada apa-apa yang harus dikerjakan. Dia menjadi bosan dan berhenti. Orang tuanya memiliki bengkel motor kecil. Dia tidak mau membantu mereka. Dia lebih peduli dengan kehidupan percintaannya bersama Mala.

Kedua orang tua Mala tidak menyukainya. Bukannya dia tidak peduli, dia hanya tidak punya keberanian untuk mengatakan hal-hal yang dapat membuat hubungan mereka berjalan dengan baik.

ARYA SALOKA

Idrus
The NGO Guy

Idrus Jihadi. 35 tahun. Ia bekerja di organisasi non-profit yang peduli kepada korban konflik. Dia bukan tipe pekerja lapangan. Dia pria yang bekerja di balik meja. Dia mengetahui bahwan rekannya menghilang dalam tugas, dan memilih untuk mencari sendiri keberadaan mereka.

ABDURRAHMAN ARIF

Luthfy
The Blind Man

Luthfy pria buta berusia 45 tahun. Buta dari lahir. Berpandangan agnostik. Memiliki suara emas, lantunan melayu yang sangat indah. Ia tinggal di pulau Haba, 6 jam dari Sampar menggunakan perahu, pulau paling luar dari Negeri itu. Hanya ada wanita yang hidup di pulai itu. Semua pria dikirim ke daerah konflik dan tidak pernah kembali.

Dia mencari nafkah dengan menyayi di mana saja. Dia akan kembali ke pulau itu setiap dua minggu untuk memberikan uang kepada keluarganya. Kurang lebih dia berpandangan netral terhadap situasi itu.

AGUS NUR AMAL

Umar
The Money Man

Nama asli Umar bin Taib. Orang memanggilnya Pak Umar. 50 tahun. Muslim. Gendut. Bau. Berkulit gelap. Dia tinggal di sebuah desa kecil dekat Sampar, bernama Lam Puteh. Orang terpandang. Dia pergi ke kota besar dan kembali dengan harta yang berlimpah. Dia membantu membangun desanya. Dia sangat mencintai cucu laki-lakinya, hingga rela membeli apapun untuknya.

Dia selalu berpikir pada akhirnya, uang berbicara.

TORRO MARGENS

Mahdi
The Messenger

Mahdi, 40 tahun. Kurus, pemberani, tidak takut mati. Tangan kanan pemimpin militan Sampar. Dia selalu menulis semua yang terjadi dalam setiap negosiasi antara Sampar dan pemerintah.

Setelah kegagalan negosiasi terakhir, dia diminta untuk memberikan surat berisi pesan penting kepada pemimpin di Sampar. Pesan tersebut adalah sebuah perintah untuk masyarakat Sampat, namun tidak ada yang mengetahui apa isi pesan tersebut.

ALEX ABBAD

 

Sumber : Night Bus Pictures

 

related articles

KALLA TOYOTA HADIRKAN PRODUK DAN TEKNOLOGI TERBAIK BAGI PENGUNJUNG PAMERAN GIIAS 2017
News KALLA TOYOTA HADIRKAN PRODUK DAN TEKNOLOGI… 18 May 2017

Siaran Pers Jakarta, 10 Mei 2017 053/MARCOMM/V/17 KALLA TOYOTA HADIRKAN PRODUK DAN TEKNOLOGI…

Promo Mudik Service Berkala
News Promo Mudik Service Berkala 12 May 2017

Toyota Pre Holiday Campaign Periode : 15 Mei - 10 Juni 2017 Promo…

Ajang Motorsport Indonesia
News Ajang Motorsport Indonesia 01 May 2017

Siaran Pers 1 Mei 2017 194/MP/Ext/IV/17 Ajang Motorsport Indonesia TTI  KUASAI DUA SERI…

Ajang Otomotif Award 2017
News Ajang Otomotif Award 2017 28 April 2017

Siaran Pers Jakarta, 28 April 2017 193/MP/Ext/IV/17 Ajang Otomotif Award 2017 Sembilan Mobil…

TOYOTA LET’S GO BEYOND INDONESIA INTERNATIONAL MOTOR SHOW 2017
News TOYOTA LET’S GO BEYOND INDONESIA INTERNATIONAL… 26 April 2017

TOYOTA LET’S GO BEYOND INDONESIA INTERNATIONAL MOTOR SHOW 2017   27 April –…

TOYOTA LUCKY DEAL
News TOYOTA LUCKY DEAL 26 April 2017

Program spesial khusus untuk SPK selama IIMS 2017 27 April - 7 Mei 2017…

Toyota Astra Motor Indonesia

More from Toyota

Shopping Tools