14 May 2009
FIA-FOTA Gelar Pertemuan
 | r> |
|
Inggris – Ancaman serius Toyota, Red Bull, BMW, Ferrari dan Renault untuk keluar dari Formula 1, akhirnya ditanggapi serius oleh FIA. Rencananya Jumat besok (15/5) akan diadakan pertemuan antara Presiden FIA, Max Moesley dengan tim-tim peserta Formula 1 yang biasa disebut FOTA (Formula One Teams' Association).
Pertemuan akan membahas pencarian solusi terbaik bagi kedua belah pihak. Toyota akan diwakili oleh Presiden Motorsport Toyota, John Howett yang merangkap sebagai Wakil Presiden FOTA. Sementara Ferrari akan menghadirkan presidennya, Luca di Montezemolo yang juga bertindak selaku Presiden FOTA.
Terlalu panasnya suasana di luar lintasan Formula 1, seputar ancaman beberapa tim untuk keluar, dipicu oleh aturan budget cap yang akan diberlakukan FIA pada 2010 nanti. Seluruh peserta F1 hanya boleh menggunakan dana anggaran maksimal sebesar 40 juta Poundsterling. Bagi yang tak setuju budget cap, FIA tetap memberikan kesempatan tim untuk ikut F1, tapi harus dibatasi uji mobil, desain sayap, hingga penggunaan wind tunnel.
Adanya standarisasi ganda dari FIA inilah yang memicu banyak tim gerah hingga mengancam keluar. Tim-tim seperti Toyota, Red Bull, BMW, Ferrari dan Renault beranggapan dalam dunia motorsport regulasi harus berlaku sama dan adil bagi seluruh peserta.
Bahkan Ferrari yang telah malang melintang di dunia Formula 1 selama 60 tahun terpaksa undur diri karena kebijakan FIA. Tak mau daya tarik sirkus balapnya bakal berkurang, boss F1 Bernie Ecclestone berusaha mati-matian mempertahankan keberadaan Ferrari.
“Mereka telah bersama kita selama 60 tahun. Mereka adalah rekan kerja yang hebat dan kami butuh banyak masukkan dari mereka,” bela Ecclestone.
Meski suasana kurang kondusif, Ecclestone berpesan supaya tim bisa sama-sama berdialog untuk mencari jalan keluar terbaik. “Saya yakin akan ada jalan keluar bagi kita semua. Semoga semua pihak bisa menahan diri,” harap Ecclestone yang juga akan ikut pada rapat pertemuan antara FIA dan FOTA. (*)
|