MPV
Card image cap
All New Voxy

Starting From
Rp562.700.000

Find Out More
Card image cap
All New Veloz

Starting From
Rp286.000.000

Find Out More
Card image cap
All New Avanza

Starting From
Rp233.100.000

Find Out More
Card image cap
New Alphard

Starting From
Rp1.147.200.000

Find Out More
Card image cap
New Vellfire

Starting From
Rp1.317.400.000

Find Out More
Card image cap
New Venturer

Starting From
Rp485.200.000

Find Out More
Card image cap
New Kijang Innova

Starting From
Rp359.800.000

Find Out More
Card image cap
New Calya

Starting From
Rp151.600.000

Find Out More
Card image cap
New Sienta

Starting From
Rp312.700.000

Find Out More
SEDAN
Card image cap
New Corolla Altis

Starting From
Rp471.900.000

Find Out More
Card image cap
New Vios

Starting From
Rp289.500.000

Find Out More
Card image cap
New Camry

Starting From
Rp682.400.000

Find Out More
SUV
Card image cap
Land Cruiser

Starting From
Rp2.345.300.000

Find Out More
Card image cap
New Rush GR Sport

Starting From
Rp277.600.000

Find Out More
Card image cap
All New Raize GR Sport

Starting From
Rp249.200.000

Find Out More
Card image cap
New Fortuner GR Sport

Starting From
Rp530.800.000

Find Out More
Card image cap
All New Corolla Cross

Starting From
Rp463.510.000

Find Out More
HYBRID
Card image cap
New Corolla Altis Hybrid

Starting From
Rp521.100.000

Find Out More
Card image cap
All New C-HR Hybrid

Starting From
Rp566.000.000

Find Out More
Card image cap
New Camry Hybrid

Starting From
Rp813.500.000

Find Out More
HATCHBACK
Card image cap
New Agya GR Sport

Starting From
Rp155.500.000

Find Out More
Card image cap
New Yaris GR Sport

Starting From
Rp292.400.000

Find Out More
COMMERCIAL
Card image cap
New Dyna

Starting From
Rp354.600.000

Find Out More
Card image cap
New Hiace Commuter

Starting From
Rp539.200.000

Find Out More
Card image cap
New Hiace Premio

Starting From
Rp621.700.000

Find Out More
Card image cap
New Hilux D Cab

Starting From
Rp495.300.000

Find Out More
Card image cap
New Hilux S Cab

Starting From
Rp262.800.000

Find Out More
CORPORATE INFORMATION
TECHNOLOGY
OWNERSHIP
PRESSROOM
MOBILE INFO

Toyota Hadirkan Kijang Innova EV Concept di IIMS 2022 dan Terapkan Standar Emisi Euro 4 pada Kendaraan Diesel

Toyota Hadirkan Kijang Innova EV Concept di IIMS 2022 dan Terapkan Standar Emisi Euro 4 pada Kendaraan Diesel

Sebagai bentuk komitmen terhadap kebijakan Pemerintah Indonesia mendorong teknologi ramah lingkungan di sektor otomotif, PT Toyota-Astra Motor melalui ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2022 memperkenalkan Kijang Innova EV Concept yang sepenuhnya menggunakan tenaga listrik sebagai penggerak.

Tidak hanya itu, TAM secara resmi juga mengumumkan, mulai April 2022 semua tipe kendaraan Toyota yang menggunakan bahan bakar diesel telah memenuhi standard emisi Euro 4.

“Kehadiran Kijang Innova EV Concept menjadi bukti bahwa Toyota sangat memperhatikan dan mendukung kebijakan Pemerintah dalam membangun ekosistem yang ramah lingkungan untuk kehidupan yang lebih baik bagi bangsa Indonesia ke depannya,” kata Henry Tanoto, Vice President Director PT Toyota-Astra Motor.

Kendaraan Ramah Lingkungan Toyota di Indonesia

Memasyarakatkan penggunaan kendaraan ramah lingkungan di Indonesia sudah menjadi perhatian Toyota sejak lama.

Sejak 2009 lalu, Toyota mulai memperkenalkan mobil ramah lingkungan dengan mendatangkan Toyota Prius berteknologi Hybrid Electric Vehicle (HEV).

Prius adalah kendaraan elektrifikasi pertama yang diproduksi secara komersial di pentas otomotif global sehingga menjadi pionir kendaraan ramah lingkungan dunia.

Menyusul kehadiran Prius HEV, Toyota memperkuat jajaran kendaraan elektrifikasi dengan mendatangkan berbagai model lainnya, termasuk yang menggunakan teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) dan Battery Electric Vehicle (BEV).

Kehadiran kendaraan elektrifikasi di Indonesia juga mendapat respon yang positif.

Hingga saat ini, secara total Toyota Indonesia telah memiliki 11 model kendaraan elektrifikasi.

Melalui berbagai model tersebut, Toyota telah berhasil menjual lebih dari 5.800 unit kendaraan elektrifikasi di Indonesia dan diperkirakan memberi kontribusi terhadap pengurangan emisi CO2 sekitar 15.000 ton.

Program EV Smart Mobility

Di samping terus memperbanyak kehadiran model kendaraan, guna meningkatkan sosialisasi dan memasyarakatkan pemasaran kendaraan ramah lingkungan, sejak April 2021 Toyota juga mengimplementasikan program EV Smart Mobility di kawasan pariwisata Nusa Dua, Bali.

Melalui program ini, Toyota menyediakan 30 unit kendaraan elektrifikasi.

Terdiri dari 20 unit Toyota COMS berbasis Battery Electric Vehicle (BEV), 5 unit Toyota C+pod (BEV), dan 5 unit Toyota Prius PHEV untuk bisa disewa oleh wisatawan yang berkunjung ke Pulau Dewata.

Meski terkendala pandemi Covid-19, jumlah rombongan maupun wisatawan perorangan yang memanfaatkan program ini tergolong besar.

Sejak diluncurkan pada 31 Maret 2021, bertepatan dengan 50 tahun Toyota Indonesia, jumlah rombongan wisatawan yang memanfaatkan program ini lebih dari seribu orang dengan total perjalanan sejauh lebih dari 75 ribu km.

Dari penggunaan sepanjang itu, kontribusi pengurangan emisi CO2 diperkirakan mencapai 7,8 ton.

Melihat respons yang besar dan positif tersebut, pada tahun 2022 ini Toyota merencanakan untuk memperluas program EV Smart Mobility ke kawasan destinasi wisata yang lainnya, yaitu di wiilayah Toba, Sumatera Utara.

Kijang Innova EV Concept dan Multi Pathway

Kehadiran Kijang Innova EV Concept adalah bagian upaya Toyota untuk menegaskan komitmen memberikan kontribusi terbaik kepada industri otomotif nasional, serta mendukung kebijakan Pemerintah dalam mempercepat pengembangan kendaraan berbasis listrik.

Mobil ini adalah kendaraan berbasis Toyota Kijang Innova yang sepenuhnya menggunakan tenaga listrik.

Kehadiran mobil tersebut sekaligus menjadi bukti kuat bahwa Indonesia mempunyai peluang besar untuk membangun ekosistem industri kendaraan listrik dengan menggunakan basis brand nasional.

Meski belum memasuki tahap komersial, Kijang Innova EV Concept telah melalui tahap quality and safety assurance dan standar Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

“Hingga saat ini, tujuan memperkenalkan Kijang Innova EV Concept adalah untuk studi dan meningkatkan popularitas kendaraan listrik di tengah masyarakat,” kata Henry.

“Kijang Innova EV Concept sebagai simbol komitmen Toyota terhadap ekosistem utama kendaraan listrik, dengan memanfaatkan pendekatan model lokal dan kendaraan listrik guna mengetahui kebutuhan mobilitas yang paling sesuai bagi masyarakat Indonesia,” lanjutnya.

Kehadiran Innova BEV juga akan menjadi bukti kuat keseriusan Toyota memasyarakatkan kendaraan elektrifikasi di Indonesia. 

Hal ini sebagai bagian dari strategi pengembangan kendaraan listrik yang dilakukan Toyota yang selalu mengedepankan pendekatan Multipath way. Pendekatan yang tidak memfokuskan pengembangan kendaraan pada segmen atau teknologi tertentu.

Ini sejalan dengan visi dan semangat Toyota untuk menghadirkan solusi mobilitas untuk setiap lapisan pelanggan.

“Kebutuhan pelanggan itu sangat beragam, baik dari sisi daya beli, penggunaan atau utility kendaraan, termasuk karakteristik dan ketersediaan infrastruktur,” kata Henry.

“Oleh karena itu Toyota selalu berupaya menawarkan pilihan yang luas kepada pelanggan, termasuk dalam kendaraan elektrifikasi. Toyota tidak fokus pada pengembang satu teknologi saja,” tegasnya lagi.

Sejak awal 1990-an, Toyota secara global telah memberi perhatian yang besar terhadap pengembangan kendaraan listrik dengan menggunakan berbagai teknologi.

Mulai dari teknologi HEV, PHEV, BEV, sampai Fuel Cell Electric Vehicle (FCEV) yang menggunakan bahan bakar Hydrogen.

Sejak kehadiran generasi pertama Toyota Prius di Jepang pada 1997, Toyota telah mengimplementasi teknologi Hybrid di berbagai model yang dipasarkan.

Sejak 2014, Toyota juga telah memproduksi secara massal kendaraan Toyota Mirai yang menggunakan teknologi FCEV dan ini merupakan mobil pertama di dunia yang menggunakan bahan bakar Hydrogen.

Hingga saat ini, secara global Toyota telah menjual total lebih dari 20 juta unit kendaraan elektrifikasinya dan mengurangi emisi CO2 hingga lebih dari 140 juta ton dalam 20 tahun.

Standar Emisi Euro 4

Mulai April 2022, 6 model kendaraan Toyota yang dipasarkan di Indonesia yang menggunakan bahan bakar diesel semuanya sudah memenuhi standar emisi Euro 4.

Di antara 6 model tersebut adalah 3 model kendaraan penumpang yaitu Fortuner, Kijang Innova, dan Land Cruiser, sedangkan 3 model lainnya adalah kendaraan komersial yaitu Hilux, Hiace dan Dyna.

Ini merupakan implementasi dari Keputusan Menteri LHK No. S786/MENLHK-PPKL/ SET/PKL.3/5/2020, di mana per April 2022 semua kendaraan berbahan bakar diesel yang diproduksi dan beredar di Indonesia diwajibkan memenuhi standar emisi Euro 4.

Standar emisi Euro adalah standar yang digunakan negara Eropa untuk kualitas udara di negara Eropa.

Semakin tinggi standar Euro yang ditetapkan, maka semakin kecil batas kandungan gas karbon dioksida, nitrogen oksida, karbon monoksida, volatil hidrokarbon, dan partikel lain yang berdampak negatif pada manusia dan lingkungan.

Untuk Euro 4, kandungan nitrogen oksida pada kendaraan berbahan bakar bensin tidak boleh lebih dari 80 miligram per kilometer.

Sedangkan untuk kendaraan diesel batas nitrogen oksida adalah 250 miligram per kilometer dan 25 miligram per kilometer untuk diesel particulate matter.

“Toyota sangat mengapresiasi kebijakan ini untuk menciptakan lingkungan hidup yang bersih dan sehat,” kata Anton Jimmi Suwandy, Marketing Director PT Toyota-Astra Motor.

“Dengan diimplementasikannya standar emisi Euro 4, emisi yang dihasilkan oleh semua model kendaraan Toyota sudah sesuai dengan standar aturan lingkungan hidup yang diterapkan oleh Pemerintah Indonesia,” tutupnya.

img

img

img


Privacy Policy | Legal Cookie | Contact Us
©2020 Toyota Astra Motor
All information applies to Indonesia vehicles only

Konsultasi
Pembelian

Pricelist

Booking
Service

Credit
Simulation