Toyota Astra Mototr Indonesia - Ada banyak cara menarik menghindari emosi di perjalanan saat puasa

Tips

14 Juli 2018

Ada banyak cara menarik menghindari emosi di perjalanan saat puasa

By iqbalfajar

Bulan Ramadan yang jadi bulan suci bagi umat muslim yang ditunggu-tunggu akan segera tiba, di tahun ini ataupun tahun sebelumnya tentu saja setiap umat muslim diseluruh dunia ingin menjalan ibadah di bulan penuh berkah ini dengan maksimal meskipun tetap saja harus menjalankan aktivitas sehari-hari dengan normal,di Bulan Suci Ramadhan bukan hanya untuk beribadah,menjalankan kewajiban bagi seorang muslim,menahan lapar dan haus,tetapi kita juga harus pintar-pintar mengelola amarah kita. Namun,menahan dan mengendalikan amarah cukup sulit dilakukan bagi  setiap orang. Lalu,bagaimana kita bisa melakukan itu semua,mengontol emosi kita?

Salah satu yang biasanya menjadi cobaan atau hambatan di bulan puasa adalah ketika melakukan perjalanan jauh maupun dekat, terlebih di kota-kota besar yang kita lihat sering macetnya dibanding lancarnya,setiap waktu selalu dihiasi oleh kemacetan. Belum lagi kalau cuaca tidak menentu terkadang hujan, panas yang membuat orang-orang gampang terbawa emosi. Untuk mencegah emosi itu datang kala di jalanan, sebaiknya Anda bisa melakukan cara-cara sederhana salah satunya dengan berangkat lebih awal dari tempat tujuan.

Dengan berangkatnya lebih awal, tentu saja jika menghadapi kemacetan,apalagi dikota-kota besar. Maka anda tak akan takut  lagi terkerkena macat  dan terancam telat sampai ke tempat tujuan, terlebih ke tempat kerja.

Selain itu, cara kedua yang bisa dilakukan adalah dengan pintar-pintar memilih jalur alternatif yang dirasa memiliki arus lalu lintas yang lebih lancar. Hal ini bisa dilakukan dengan memanfaatkan teknologi maps yang sudah banyak beredar untuk perangkat smartphone. Dengan menyiapkan jalur perjalanan sejak awal, ditambah berangkat lebih awal, maka emosi saat di jalan bisa dihindari.

Dikala anda berada ditengah kemacetan anda juga dapat mengontrol emosi anda dengan mengalihkan perhatian, entah itu mendengarkan lagu,makan-makanan ringan,ataupun yang lainya.Supaya emosi anda terjaga.

Untuk lebih amannya lagi, jika anda mengemudi sendiri dirasa lebih membuat penat oleh kemacetan, maka Anda bisa memanfaatkan transportasi publik yang akan memiliki estimasi perjalanan yang jauh lebih pasti dibanding menggunakan kendaraan pribadi.

 

Yang bisa dilakukan saat kemacetan melanda,agar tidak terbawa emosi,kalo sudah emosi yang rudi kita sendirikan pahala jadi berkurang. Pada saat berada dikemacetan ada cara lain yang bisa membuat kita tidak mudah emosi.Yaitu untuk menahan amarah saat berpuasa mengucapkan kata sabar. Sabar dalam hati yang diiringi dengan istghfar,akan membantu kamu agar lebih meredam amarahmu.Cara ini juga bisa kalian terapkan atau kalian coba kalau lagi terkena macet di jalanan.

 Ada juga dari posisi kamu pada saat di jalan,ternyata posisimu dapat memengaruhi amarah pada saat berpuasa. Posisi berdiri,duduk,tak santai,ataupun posisis lainnya juga akan membuat emosimu malah justru terbakar atau tak terkontrol. Jadi sebaiknya buatlah tubuhmu senyaman mungkin demi menormalkan peredaran darah dan denyut jantung.Dan dapat meredamkan amarahmu pada saat di jalanan.

Tubuh yang kurang fit pada saat dijalan karna terkena macet.Kondisi emosional seperti stres dapat menyebabkan aliran darah yang kurang lancar dan lambat laun menurunkan daya tahan tubuh kita. Akibatnya, mulai muncul gejala panas dalam, salah satunya tubuh kurang fit dan bersin-bersin yang dapat mengganggu jalannya puasa ada dan di alanan anda tidak nyaman. Untuk mengatasinya, selain cukup minum, perhatikan asupan nutrisi saat sahur maupun berbuka puasa dengan konsumsi makanan kaya vitamin C.Agar perjalanan anda tidak terganggu.

Bagi mereka yang tinggalnya di daerah perkotaan dan pastinya sudah tidak asing lagi dengan kemacetan jalanan. Hal tersebut dikarenakan oleh faktor kendaraan dalam jumlah yang cukup banyak. Selain itu aktifitas masyarakat yang bersamaan menjadikan jalanan dipadati kendaraan. Hanya saja pengendara harus banyak-banyak bersabar dan dapat mengontrol emosinya karna  bahwa setiap orang mengalaminya. Terkadang ada juga yang kurang sabar dan membunyikan klakson terus menerus. Hal tersebut bisa menimbulkan stress pengendara lainnya, oleh sebab itu ketahuilah cara untuk menghindari stress saat terjebak macet.

Stress ataupun emosi saat berkendara bisa menyebabkan masalah, karena kebanyakan biasanya akan mudah tersulut emosi. Meskipun begitu kemacetan yang terjadi tidak akan pernah selesai dengan emosi. Tidak dipungkiri lagi bahwa solusi apapun untuk mengurangi kemacetan sudah banyak dilakukan. Namun kenyataannya setiap hari volume kendaraan semakin bertambah tetapi tidak ada pelebaran jalan ataupun pembangunan jalan untuk mengurangi macet tersebut. Jadi sangat disarankan bagi pengendara untuk menghindari stress saat terjebak macet. Info dibawah untuk kalian para pengendara yang stress terjebak macet di jalanan.

1. Mengatur nafas

Pada saat berkendara di tengah kemacetan tiba-tiba terasa pusing, pening dan darah naik mau emosi, ini tanda-tandanya stress sedang terjadi atau melanda pada Anda. Jika anda sudah mengalami hal tersebut sebaiknya segeralah mengatur nafas supaya pikiran kembali adem. Caranya dengan menghirup udara dalam-dalam melalui hidung dan keluarkan secara perlahan melalui mulut anda. Lakukanlah secara berulang-ulang supaya anda terasa lebih tenang,hingga rasa pening di kepala hilang sepenuhnya. Dengan kalian melakukan cara tersebut bertujuan supaya oksigen dapat mensuplai otak sehingga pikiran kembali jernih dan tidak stress lagi,emosipun terkontrol dengan baik. Apabila telah tenang kembali sebaiknya tetap sabar menghadapi kemacetan yang terjadi.

2. Berfikir secara positif

Cara kedua ini juga bisa dapat untuk menghindari stress saat terjebak macet ketika anda berkendara bisa dilakukan dengan berpikiran positif. Apabila yang ada dipikiran anda hanya negatif saja pasti akan mudah terkena stress kalau sudah stress pastio emosipun tinggi. Anda bisa sabar menunggu kemacetan yang sedang terjadi dengan melakukan berbagai aktifitas sederhana seperti menggerakkan badan atau mengobrol dengan penumpang lain di dalam Mobil Anda.

Jika Anda berada di dalam Mobil sendiri bisa sambil melihat video lucu atau chat dengan teman supaya stress tidak hinggap pada pikiran Anda. Namun diingat, jika melakukan hal ini harus dibarengi dengan tetap berkonsentrasi melihat Mobil di depan, apakah sudah mulai berjalan atau belum. Agar tidak terjadi yang tidak diinginkan misalnya kecelakaan.

3. Memposisikan badan senyaman mungkin

Ketika anda berkendara dan menemui jalanan macet sebaiknya berfikir dan tetap tenang dan mencari posisi duduk yang senyaman mungkin. Bersikaplah rilex supaya stress anda tidak timbul pada diri anda lagi. Aturlah posisi kursi anda supaya bisa mendapatkan rasa nyaman meskipun sedang duduk di dalam Mobil.

4. Mendengarkan lagu kesukaan

Ketika menemui kemacetan Anda bisa mengalihkan perhatian supaya tidak stress. Caranya adalah dengan mendengarkan lagu kesukaan yang dapat menghibur Anda. Bahkan bisa juga dengan ikut melantunkan lagu tersebut sehingga kondisi tubuh dan pikiran tetap nyaman dan tenang.  Cara ini memang patut dicoba karena merupakan tips ampuh menghilangkan stress.

5. Menjaga jarak dengan kendaraan di depan

Jarak antara Mobil Anda dengan Mobil di depan bisa menjadikan rasa pening di kepala. Misalnya terlalu dekat dan kemacetan yang terjadi tidak kunjung lancar. Maka bisa saja stress akan timbul karena melihat Mobil di depan yang hanya bergerak sedikit demi sedikit. Oleh sebab itu sebaiknya memberi jarak aman dengan kendaraan di depan Anda.

6. Jangan terprovokasi

Pada umumnya pada saat terjadi kemacetan di jalan banyak orang yang membunyikan klakson Mobil. Maksudnya mereka berharap dengan melakukan hal seperti itu tersebut bisa membuat Mobil di depannya segera maju. Namun ternyata langkah itu terbilang percuma. Apabila kondisi jalanan masih macet total tetap saja tidak ada hasilnya atau tidak ada perubahan sama sekali yang ada hanya membuat pengendara lain stress. Pengendara yang bijak tidak akan terprovokasi dengan melakukan hal tersebut. Lebih baik duduk dengan tenang sambil mendengarkan musik,ataupun lainnya untuk menghindari stress saat terjebak macet.

Saat terjebak macet, pernahkah Anda merasa marah dan emosi? Menurut psikolog juga, hal ini wajar saja terjadi. Namun sebaiknya atasi emosi sebaik-baik mungkin agar risiko penyakit lain tak muncul.

Menurut Rosdiana Setyaningrum, psikolog dari Diana and Associate, marah-marah dan stres karena macet sangat mungkin terjadi pada seseorang mungkin semua orang merasaka itu. Ini dimungkinkan karena ia tidak bisa memprediksi kapan bisa tiba di tempat tujuan.


"Mood-nya sih biasa saja, tapi suka meledak tiba-tiba karena hal kecil. Macet bisa bikin orang marah-marah karena capek sebenarnya. Panik juga bisa karena merasa takut akan telat atau kegiatannya terganggu," ujar perempuan yang akrab disapa Diana kepada

Kemarahan yang kerap muncul saat stres ini sering disalahartikan sebagai kondisi Intermittent Explosive Disorder. Namun menurut Diana, kemarahan akibat macet kemungkinan tak sampai mengarah pada diagnosis tersebut.

"Tidak, Intermittent Explosive Disorder itu kalau terjadi terus-menerus dengan selang waktu tertentu, tidak sesederhana kalau terjebak macet. Biasanya karena pola asuh, genetik, atau masalah kimiawi otak," jelas Diana.

Baginya, kebanyakan orang yang stres karena macet memang bisa jadi lebih emosional, tapi belum tentu lantas bisa dikatakan sebagai kondisi Intermittent Explosive Disorder. Seseorang bisa dikatakan mengalami kondisi Intermittent Explosive Disorder.

"Kalau sudah disorder kan harus memenuhi kriteria tertentu misalnya sering terjadi, sesaat meledak, setelah itu merasa biasa lagi. Diselingi masa tenang, lalu kejadian lagi, terjadi selama minimal 6 bulan. Diagnosis harus hati-hati dengan prosedur pemeriksaan psikologis," terangnya.

Nah, untuk bisa mengatasi stres kala menghadapi macet, cobalah melakukan teknik napas dua menit ala psikolog Damien Adler dari Victoria's Mind Life Clinic. Teknik ini dilakukan dengan memperlambat napas.

Ketika stres melanda, seseorang cenderung akan bernapas lebih cepat dan jantung bejerja dua kali lebih cepat. Akibatnya, keadaan ini akan mengacaukan kandungan gas dalam darah yang bisa berujung pada beberapa problem seperti pusing, tubuh terasa mengawang, dan kelelahan.

"Dengan memperlambat napas, efek itu bisa dihindari. Selain itu, memperlambat napas saat stres juga berguna untuk menurunkan detak jantung dan tekanan darah hingga Anda merasa lebih rileks dan berpikir jernih, stres pun berkurang," tutur Adler.

Bagaimana sih cara melambatkan napas? Pertama-tama, cobalah bernapas lewat hidung. Dengan begini, Anda akan fokus pada dua hal yaitu kecepatan bernapas yang dilambatkan, dan kedalaman bernapas yang justru ditingkatkan. Untuk bernapas lebih dalam, lakukanlah pernapasan perut, bukan diafragma.

"Cara terbaik memastikan Anda bernapas lewat perut yaitu letakkan tangan di perut dan ketika Anda bernapas tangan pun naik turun, saat itu pernapasan perutlah yang Anda lakukan," imbuh Adler.

Untuk memperlambat kecepatan bernapas, Adler memberi tips cobalah menarik napas selama tiga detik, lalu tahan satu detik, barulah hembuskan napas perlahan selama empat detik. Lakukan teknik ini selama dua menit.

Comments 0

Please login or register to comment.

    There are no comments

Shopping Tools