Toyota Astra Mototr Indonesia - Banjir Datang Lagi, Perhatikan Ini Supaya Aman Saat Menerjang Banjir

Tips

09 Maret 2019

Banjir Datang Lagi, Perhatikan Ini Supaya Aman Saat Menerjang Banjir

By IndraKeren

Bulan ini hujan kembali mendera berbagai wiayah di Indonesia, bahkan hingga menyebabkan bencana banjir di berbagai tempat.

Masalahnya, kamu harus tetap berkendara dengan mobil Toyota kesayangan untuk beraktivitas.

Suka tidak suka, kamu pasti akan bertemu dengan jalan banjir.

Kalau sudah begitu, ada beberapa hal yang harus kamu pelajari sebelum, saat, dan setelah menerjang banjir.

1. Periksa kondisi mobil

Langkah ini wajib kamu kerjakan tanpa perlu melihat adanya risiko banjir lantaran menyangkut keselamatan berkendara.

Periksa kondisi ban, termasuk tekanan anginnya, serta wiper dan air pembersih kaca.

Periksa pula bagian dalam ruang mesin, seperti volume oli, dan air radiator.

Jangan lupa pula inspeksi kelengkapan darurat mobil seperti ban serep dan tool kit buat jaga-jaga kondisi darurat.

2. Cek asuransi

Jangan mentang-mentang ada asuransi kamu bisa seenaknya.

Yang terpenting, periksa masa berlaku asuransi dan jangan sampai expired.

Walau kamu pakai pertanggungan Comprehensive atau All Risk, risiko banjir masuk dalam perluasan Act of God atau kasus karena bencana.

Artinya, belum tentu asuransi kamu ada pertanggungan risiko banjir andai tidak memperluas pertanggungannya.

3. Pelajari rute perjalanan

Biasanya kamu akan melewati rute yang sama setiap hari.

Makanya, pelajari risiko adanya titik banjir, termasuk alternatif rute lain bila rute andalan kamu kebanjiran.

Info dari peta digital maupun social media bisa dimanfaatkan untuk memantau kondisi jalan saat hujan deras melanda di suatu kawasan.

4. Pelajari ketinggian banjir

Masalah timbul saat kamu terjebak di jalan yang banjir dan tidak punya pilihan rute lain.

Upayakan untuk tetap tenang dan pelajari situasi dan kondisi di lapangan.

Cari patokan untuk melihat ketinggian air banjir seperti ketinggian trotoar atau tanggul jalan di lokasi.

Kalau sudah menghilang, alihkan perhatian ke ban mobil yang masih berani melintas.

Tandai pula kalau ada titik dengan arus yang kencang atau jalan berlubang, biasanya ditandai oleh gerakan mobil yang melintas tersebut.

Kamu boleh melintas kalau tinggi banjir sekitar setengah ban.

Kalau sudah melampaui ketinggian satu ban, sebaiknya kamu menunda atau mengurungkan niat untuk melintas.

Apalagi bila mobil kamu sekelas sedan atau hatchback.

5. Tenang dan fokus saat melintas banjir

Setelah  merasa yakin sanggup melewati, lajukan mobil kamu secara perlahan melewati jalan banjir tersebut.

Jangan alihkan perhatian ke hal lain seperti main ponsel atau ganti kanal radio.

Kalau ada pilihan 2 atau 3 jalur jalan, pilih yang paling kanan karena biasanya genangan airnya paling rendah.

Injak pedal gas secara halus dan perlahan, serta jaga di putaran mesin sekitar 2.000 – 3.000 rpm.

Untuk mobil manual, pertahankan posisi transmisi di gigi 1, Untuk matik, bisa pindahkan ke mode manual dan pilih gigi 1.

Jangan pindah ke gigi lebih tinggi karena akan menghilangkan momentum laju mobil.

Jaga jarak aman dengan mobil di depan.

Mengikuti mobil di depan memberi keuntungan karena membantu membelah air.

Namun juga jangan terlalu dekat karena begitu mobil di depan bermasalah, kamu tidak punya ruang untuk manuver menghindar.

Jangan terlalu kencang supaya ombak air yang tercipta tidak sampai masuk ke dalam ruang mesin lewat celah gril.

6. Cek ulang kendaraan

Lolos dari banjir jangan langsung melaju kencang.

Kocok rem mobil sembari jalan untuk mengeringkan sistem rem dan untuk memastikannya selalu bekerja optimal.

Perhatikan panel indikator, kalau ada yang nyala segera tepikan mobil dan periksa.

Kalau merasa tidak nyaman akan sesuatu, misal setir yang tidak responsif atau ada suara aneh dari ruang mesin, segera periksa dan pastikan tidak ada potensi masalah.

Jika ragu, segera hubungi bengkel resmi Toyota terdekat atau langganan kamu.

Comments 0

Please login or register to comment.

    There are no comments

Shopping Tools