Toyota Astra Mototr Indonesia - Ini Beda Ban Biasa dan Ban Tubeless, Jangan Sampai Salah Ya

Tips

08 Februari 2019

Ini Beda Ban Biasa dan Ban Tubeless, Jangan Sampai Salah Ya

By Faris

Sebenanya saat ini nyaris seluruh produk Toyota sudah tidak lagi menggunakan ban biasa yang dilengkapi ban dalam.

Kebanyakan sudah menggunakan ban tubeless, kecuali untuk beberapa produk komersil.

Biasanya, beberapa pemilik mobil memasang ban dalam ke dalam ban tubeless jika bannya rusak, dan aku tidak menyarankan kamu untuk melakukannya.

Tapi sebenarnya apakah kamu paham perbedaan ban tubeless atau ban tanpa lapisan dalam dengan ban biasa atau ban Tubetype?

Ini rangkuman penjelasannya.

1. Material ban

Secara umum, ban terbuat dari bahan karet fiber karena mudah dibentuk dan dapat menyerap getaran sekecil apapun.

Selain itu, grip karet juga cukup baik untuk mencengkeram permukaan jalan.

Ban biasa ataupun ban tubeless juga sama terbuat dari bahan karet sintetis.

Tetapi ada lapisan fluid sealant pada bagian dalam ban tubeless.

Lapisan ini berfungsi merapatkan permukaan ban.

Sementara pada ban biasa, menggunakan lapisan ban yang disebut inner tube atau ban dalam.

2. Karakter ban

Ban tubeless memiliki karakter yang lebih agresif.

Dari luar, ban ini terlihat sama dengan ban biasa tapi dari struktur akan lebih kuat dan kokoh.

Ban ini sering digunakan pada mobil penumpang yang butuh performa di medan yang beragam ketimbang daya angkut.

Sementara ban biasa arau tubetype dikenal dengan kemampuannya meredam getaran di jalan yang cukup baik.

3. Daya tahan ban

Ketahanan ban biasa ditentukan oleh pemakaian.

Tapi, dari riset yang telah dilakukan, ban tubeless terbukti lebih awet dibandingkan ban biasa.

Alasannya karena lapisan ban tubeless itu lebih kaya serta lapisan sealant cairnya bisa menahan udara agar tidak bocor.

Saat terjadi tusukan benda tajam, ban tubeless akan bertahan saat paku tertancap karena lapisan sealant akan merapatkan area di sekitar paku.

Ban tubeless yang tertancap paku sanggup berjalan hingga sekitar 10 km sebelum kehabisan udara.

Hal ini menjadi alasan utama para pemilik kendaraan berpindah ke ban tubeless, yakni kemudahan saat terjadi ban bocor.

4. Harga ban

Harga ban tubeless tentu lebih mahal daripada ban tipe standar namun sebanding dengan kualitas yang ditawarkan.

Pada ban tubeless, akan sangat jarang kamu melakukan penggantian ban.

Penggantian ban dilakukan saat telapak ban sudah tipis sehingga berimbas pada biaya yang lebih sedikit.

Sehingga walau memiliki harga lebih mahal, sebetulnya secara keseluruhan jadi lebih murah.

Kelemahan Ban Tubetype

Mudah meledak saat tertancap paku

Sering melakukan penggantian ban dalam

Kurang stabil untuk kecepatan tinggi

Kekurangan Ban Tubeless

Apabila terjadi kebocoran, sedikit bengkel yang bisa menangani

Harga ban mahal

Bantingan keras

Comments 0

Please login or register to comment.

    There are no comments

Shopping Tools