• Vehicles
  • Shopping Tools
  • After Sales
  • Others
Vehicles
MPV
Starting at
Rp 1.115.200.000
Starting at
Rp 1.284.050.000
Starting at
Rp 326.400.000
Starting at
Rp 146.190.000
Starting at
Rp 187.600.000
Starting at
Rp 260.100.000
Starting at
Rp 510.850.000
Sedan
Starting at
Rp 254.100.000
Starting at
Rp 594.600.000
SUV
Starting at
Rp 245.500.000
Starting at
Rp 517.300.000
Starting at
Rp 2.219.550.000
Hybrid
Hatchback
Starting at
Rp 262.500.000
Starting at
Rp 144.900.000
Commercial
Starting at
Rp 251.700.000
Starting at
Rp 323.650.000
Sport
Starting at
Unavailable
Starting at
Rp 2.013.820.000
Starting at
Rp 830.000.000

Technology

Irit dan Fun to Drive, Begini Cara Kerja Mobil Hybrid Toyota Mengandalkan Hybrid Synergy Drive

By adminConnect

Kendaraan elektrifikasi atau hybrid electric vehicle (HEV) Toyota terus berkembang lebih baik.

Buat kamu yang belum terlalu paham dengan mobil hybrid Toyota, ada beberapa hal bisa dijelaskan di konten ini.

Mobil hybrid Toyota mengandalkan sistem yang diberi nama Hybrid Synergy Drive (HSD).

Terdiri atas beberapa komponen utama, yaitu motor bakar,battery hybrid, motor listrik, Power Control Unit, dan Power Split Device (PSD) yang menggunakan girboks khusus bertugas membagi distribusi tenaga dari motor bakar dan motor listrik.

Sebagai sebuah sistem utuh, HSD menggunakan teknologi penghematan konsumsi bensin yang secara halus dan tanpa jeda berpindah antara penggerak motor bakar dan motor listrik, bahkan menggabungkan keduanya saat dibutuhkan.

Sanggup beradaptasi pada berbagai kondisi berkendara, HSD mengendalikan tenaga dari kedua sumber daya dan menginstruksikan mobil untuk menyinergikan keduanya guna memperoleh efisiensi dan performa terbaik.

Prinsip Kerja Hybrid Toyota

Secara singkat, motor bakar tidak akan aktif ketika mobil berhenti, seperti di lampu merah, selama kapasitas baterai belum waktunya diisi ulang.

Dalam kondisi macet perkotaan, keunggulan ini memastikan mobil hybrid Toyota sanggup menghemat bensin dalam jumlah yang besar.

Saat mulai akselerasi, motor elektrik masih memegang peran untuk menjalankan mobil hingga kecepatan tertentuĀ .

Ketika akselerasi penuh atau menghadapi beban berat seperti jalan menanjak, secara otomatis motor bakar dan motor listrik bahu-membahu menyalurkan tenaga seoptimal mungkin sehingga tidak perlu menguras bensin terlalu banyak.

Saat berlari konstan seperti di jalan tol, kedua motor penggerak kembali bersinergi menggerakkan roda.

Bila tenaga dari motor listrik dirasa berlebih, akan disalurkan untuk mengisi daya baterai.

Menariknya, saat pengereman, motor listrik dialihfungsikan untuk membangkitkan tenaga listrik dari tenaga kinetik rem guna mengisi daya baterai.

Konsumsi Bensin Super Irit

Bermodalkan manajemen daya pintar ala HSD membuat mobil hybrid Toyota memiliki efisiensi tenaga optimal dan fun to drive.

Sebagai hasil adalah konsumsi bensin yang sangat mengagumkan.

Contohnya, Toyota Prius Gen-4 yang pertama hadir di tahun 2015 mencatat konsumsi BBM seirit 37,2 km/liter berdasarkan standar pengujian di Jepang.

Bahkan di tipe E bisa mencapai 40,8 km/liter, namun pada kenyataanya konsumsi bahan bakar sangat sangat dipengaruhi Ā oleh Ā kondisi kemacetan, beban dan gaya mengemudi.

Pun, kendaraan elektrifikasi diklaim lebih senyap sekitar 50% saat hanya menggunakan tenaga listrik serta emisi gas buang lebih rendah 60%.

Alhasil, mobil jenis ini tetap fun to drive, nyaman, irit bensin, dan ramah lingkungan.

Privacy Policy | Legal Cookie | Contact Us
©2020 Toyota Astra Motor
All information applies to Indonesia vehicles only