Toyota Astra Mototr Indonesia - Sambut Revolusi Industri 4.0, Toyota Indonesia Melakukan Pelatihan TPS Jishuken Ke-11 Untuk Pemasok

Automotive

29 November 2018

Sambut Revolusi Industri 4.0, Toyota Indonesia Melakukan Pelatihan TPS Jishuken Ke-11 Untuk Pemasok

By Faris

PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) bersama dengan 130 pemasok lokal lapis ke-1 dan lapis ke-2 menutup pelaksanaan Toyota Production System (TPS) Jishuken ke-11 dengan menyelenggarakan TPS Lecture and Sharing Session di Hotel Resinda – Karawang (28/11/2018).

TPS Jishuken merupakan sebuah program yang bertujuan untuk transfer keahlian dan ketrampilan dari Toyota kepada para pemasok.

Program ini merupakan salah satu upaya Toyota untuk mempersiapkan rantai pasok dalam menyongsong industri 4.0 yang saat ini tengah menjadi fokus perhatian pemerintah.

Pada akhirnya program ini diharapkan dapat memberi kontribusi nyata dalam memperkuat daya saing industri otomotif nasional.

“Toyota Indonesia menjalankan kemitraan yang erat dengan pemasok lokal agar dapat bersama-sama tumbuh dan meningkatkan kualitas untuk memenuhi kebutuhan pelanggan,” ujar Wakil Presiden Direktur TMMIN Edward Otto Kanter.

“Kemitraan ini didedikasikan untuk membangun pemasok melalui transfer keahlian yang mengutamakan pada pengembangan sumber daya manusia yang handal dengan keterampilan level global dalam menyambut era revolusi industri 4.0,” lanjutnya.

“TMMIN juga merangkul pemasok lapis ke-1 untuk mentransfer pengetahuan ini ke pemasok-pemasok mereka sehingga efek domino dapat tercapai,” terang Edward kembali.

“Harapannya, bersama-sama kami dapat berkontribusi pada peningkatan daya saing industri otomotif Indonesia sehingga dapat menjadi pilihan terbaik bagi konsumen dalam negeri dan di pasar ekspor,” tegasnya.

Istilah Jishuken diambil dari 2 kata dalam bahasa Jepang, yaitu Jishu dan Kenkyu yang berarti self-independent investigation atau kemampuan untuk melakukan investigasi permasalahan dan membuat rencana serta aktivitas perbaikannya secara mandiri.

Jishuken itu sendiri merupakan salah satu bentuk pelatihan untuk menjamin proses transfer ketrampilan serta peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang dilakukan oleh Toyota kepada seluruh pemasok lokal di Indonesia, khususnya mengenai pelaksanaan sistem produksi Toyota (TPS).

Aktivitas TPS Jishuken diperkenalkan pertama kali pada tahun 2007, dan hingga penyelenggaraannya yang ke-11 telah melakukan aktivitas pengenalan TPS serta pengembangan 18 TPS Leader dari 17 perusahaan pemasok lokal lapis ke-1.

Nantinya mereka akan melakukan penularan lebih luas atas konsep TPS baik di perusahaan masing-masing maupun di perusahaan-perusahaan pemasok lokal lapis ke-2.

Kedepannya diharapkan sebanyak 40 perusahaan pemasok lokal lapis 1 akan terlibat aktif dalam program TPS Jishuken untuk menciptakan 40 TPS Leader.

Comments 0

Please login or register to comment.

    There are no comments

Shopping Tools