Toyota Astra Mototr Indonesia - Tips Bantu Irit Konsumsi Bensin dan Jadi Pecinta Lingkungan Sejati, Nomor 7 Harus Rutin Dilakukan

Tips

10 September 2018

Tips Bantu Irit Konsumsi Bensin dan Jadi Pecinta Lingkungan Sejati, Nomor 7 Harus Rutin Dilakukan

By Santo

Saat ini nyaris semua kendaraan bermotor menggunakan bahan bakar fosil sebagi tenaga penggerak, baik bensin maupun diesel.

Padahal seperti diketahui bersama, BBM fosil lambat laun bakalan habis. Pun gas buangnya mencemari lingkungan.

Di lain sisi, harga bahan bakar semakin tinggi dan konsumsinya terus meningkat. Butuh solusi atas segenap masalah tersebut.

Menerapkan tips berkendara ramah lingkungan menjadi salah satu solusi untuk mengirit konsumsi BBM dan mengurangi dampak pencemaran lingkungan.

Dengan menerapkan cara berkendara ramah lingkungan akan membantu untuk mengurangi pencemaran udara yang dihasilkan gas buang kendaraan.

Berikut beberapa tips yang bisa kamu lakukan.

1. Antisipasi lalu lintas

Penelitian menunjukkan bahwa pergerakan cepat, seperti pengereman tiba-tiba dan akselerasi secara mendadak menghabiskan banyak bahan bakar.

Dengan mengantisipasi apa yang akan kamu lakukan selanjutnya ketika mengemudi, kamu dapat dengan mudah menghemat 10% dari biaya bahan bakar.

2. Perhatikan kecepatan

Setiap mobil memiliki kecepatan optimal yang berbeda, tetapi secara umum dapat dinyatakan bahwa pada kecepatan lebih dari 80 km/jam mobil mengkonsumsi lebih banyak bahan bakar.

Semakin lama mobil kamu cruising di kecepatan tetap, maka konsumsi bensinnya akan semakin irit. Meski hal ini agak sulit diterapkan di jalan kota besar di Indonesia yang penuh kemacetan.

Namun begitu, kondisi stop n go di tengah kemacetan juga membuat mobil semakin boros karena tidak bergerak sedangkan bensin tetap dibakar.

3. Kurangi beban yang tidak diperlukan

Bahan bakar yang dipakai oleh mesin menghasilkan energi yang nantinya akan menjalankan kendaraan.

Untuk setiap 50 kg berat ekstra, konsumsi bahan bakar meningkat 2%, tergantung pada ukuran kendaraan.

Efek akan lebih dirasakan pada mobil dengan ukuran kompak dan mesin dengan power pas-pasan.

4. Hindari berkendara pada jam sibuk

Selama jam sibuk, dan bahkan lebih buruk lagi, dalam kemacetan lalu lintas, ada lebih banyak pengereman dan akselerasi.

Ini akan menghabiskan banyak bahan bakar. Pun saat tidak bergerak, mesin tetap membakar bensin secara sia-sia.

Rencanakan perjalanan kamu dengan baik. Cobalah pergi dan pulang kantor tidak pas jam sibuk. Bisa pergi lebih pagi dan pulang lebih malam.

Manfaatkan peta digital untuk mencari jalan yang tidak terlalu macet. Dengan algoritma yang semakin canggih, peta digital sangat bisa diandalkan saat ini.

5. Hindari memanaskan mobil secara berlebihan

Mobil modern sudah diciptakan secara presisi sehingga tidak perlu terlalu repot dengan urusan pemanasan.

Selain itu, pemanasan jika dilakukan secara berlebihan akan menyebabkan terbuang banyak bahan bakar dan menghasilkan racun yang berbahaya karena suhu kerja mesin belum optimal.

Untuk itu, hindarilah pemanasan mesin mobil dengan waktu yang lama, cukup 30 detik hingga 1 menit, dan kamu bisa langsung mengendarai mobil.

Cukup rasakan bahwa seluruh bagian mesin sudah terkena pelumas, kamu bisa jalan. Proses ini makan waktu tidak sampai 15 detik dan justru mempercepat proses pencapaian suhu kerja mesin.

6. Batasi penggunaan AC

Ini dapat dilakukan dengan memarkir mobil di tempat yang teduh sehingga saat mobil akan dipakai tidak butuh banyak daya untuk mendinginkan kabin.

Adanya AC digital dengan pengatur suhu aktual memudahkan kamu mendapatkan suhu optimal yang tidak memberatkan kinerja mesin.

Saat berkendara di daerah yang sejuk atau ketika turun hujan, kamu bisa menaikkan sedikit suhu kabin.

7. Servis berkala di bengkel resmi

Ganti oli membuat kondisi fisik mesin kembali segar dan prima. Efeknya, mesin dapat bekerja optimal dan menekan konsumsi BBM serta mengurangi produksi racun gas buang.

Tak lupa pula mengatur komputer mesin untuk mendapatkan kinerja optimal di berbagai kondisi sekaligus mengecek apakah ada malfungsi pada komponen teknis kendaraan.

Memeriksa tekanan ban secara teratur selain bisa meningkatkan efisiensi bahan bakar juga bermanfaat untuk keselamatan berkendara.

Perhatikan juga level minyak rem dan kopling, tambah dan ganti jika diperlukan. Hal tersebut dapat memaksimalkan kinerja mobil, menghemat konsumsi bahan bakar, dan mengurangi emisi yang dapat mencemari lingkungan.

Bengkel resmi Toyota seperti Auto2000 mensyaratkan servis berkala setiap 10.000 km atau 6 bulan sekali, tergantung mana yang tercapai lebih dahulu.

Comments 0

Please login or register to comment.

    There are no comments

Shopping Tools