• Vehicles
  • Shopping Tools
  • After Sales
  • Others
Vehicles
MPV
Starting at
Rp 339.600.000
Starting at
Rp 145.390.000
Starting at
Rp 200.200.000
Starting at
Rp 1.210.650.000
Starting at
Rp 279.850.000
Starting at
Rp 227.250.000
Starting at
Rp 505.150.000
Starting at
Rp 1.058.250.000
Sedan
Starting at
Rp 311.950.000
Starting at
Rp 648.250.000
SUV
Starting at
Rp 516.400.000
Starting at
Rp 2.213.450.000
Starting at
Rp 257.700.000
Hybrid
Hatchback
Starting at
Rp 143.800.000
Starting at
Rp 266.250.000
Commercial
Starting at
Rp 316.350.000
Starting at
Rp 245.850.000
Sport
Starting at
Rp 2.185.220.000
Starting at
Rp 828.800.000

Tips

4 Komponen Power Steering Elektrik Yang Punya Potensi Rusak

By IndraKeren

Sekarang hampir semua mobil menggunakan Electric Power Steering (EPS) atau power steering elektrik, termasuk mobil Toyota.

Perangkat ini disuka lantaran mekanisme kerjanya yang praktis dan minim perawatan.

Namun, kerusakan pada sistem power steering elektrik merupakan hal yang tidak terhindarkan.

Lalu apa saja kerusakan yang dapat terjadi pada EPS?

EPS Serap Tenaga Listrik Mobil

Sumber tenaga dari EPS adalah listrik, bahkan sistem EPS menjadi penyerap listrik terbesar kedua setelah motor starter mesin.

Letak motor listrik yang berada di bawah berpotensi menimbulkan masalah jika tutupnya kurang rapat.

Selain itu, jika aki tekor maka pengendalian setir akan terasa sangat berat.

Komponen utama pada sistem EPS yang berpotensi mengalami kerusakan adalah sebagai berikut.

1. Motor EPS

Komponen ini merupakan pengolah tenaga listrik menjadi tenaga gerak yang akan memutarkan steering shaft sesuai pembacaan sensor sudut putar kemudi.

Motor EPS merupakan komponen utama yang terletak di bagian bawah mobil, maka pastikan pelindung air komponen ini tetap baik.

Sebab jika air masuk ke dalam motor, maka setir akan terasa berat ketika di putar ke salah satu sisi.

Untuk memperbaikinya, kamu harus membawa ke bengkel resmi Toyota untuk melakukan penyetelan ulang torque sensor.

2. Rack Steering

Rack steering merupakan komponen yang menyalurkan pergerakan dari motor EPS ke roda.

Komponen ini umumnya rusak ketika vane dan pinion dalam komponen tidak bersinggungan dengan sempurna.

Bunyi aneh pun akan mudah terdengar, ketika mobil melalui jalan yang tidak rata.

Sebaiknya pastikan kondisi karet penutup di ujung kiri dan kanan rack steering tidak robek.

Sebab jika robek, rack steering akan terkontaminasi oleh kotoran yang dapat membuat pergerakkan roda jadi tidak sempurna.

3. Cross Joint Steering Shaft

Komponen satu ini berfungsi meneruskan putaran dari motor EPS ke rack steering.

Kerusakan pada croos joint steering shaft biasanya karena sambungan pada cross joint longgar, sehingga shaft oblak dan pergerakkannnya tidak beraturan.

Untuk mendeteksi kerusakan komponen ini adalah jika ada suara aneh terdengar dari belakang kemudi ketika setir dibelokkan.

Kerusakan terjadi biasanya karena hantaman keras pada ban saat berbelok, akibat menghajar lubang atau speed bump.

4. Modul EPS

Modul EPS merupakan pengolah data dari sensor sudut putaran setir untuk memerintahkan proses kerja pada sistem EPS.

Komponen ini jarang mengalami masalah, karena posisi modul umumnya terdapat di bagian dalam dasbor.

Selama dasbor tidak terendam air dan tidak terjadi korsleting komponen ini tidak akan bermasalah, tapi jika rusak maka setir tidak akan berfungsi sama sekali.

Privacy Policy | Legal Cookie | Contact Us
©2020 Toyota Astra Motor
All information applies to Indonesia vehicles only