• Vehicles
  • Shopping Tools
  • After Sales
  • Others
Vehicles
MPV
Starting at
Rp 1.247.850.000
Starting at
Rp 1.065.450.000
Starting at
Rp 321.100.000
Starting at
Rp 146.190.000
Starting at
Rp 194.200.000
Starting at
Rp 267.900.000
Starting at
Rp 220.400.000
Starting at
Rp 506.750.000
Sedan
Starting at
Rp 282.500.000
Starting at
Rp 649.250.000
SUV
Starting at
Rp 517.300.000
Starting at
Rp 2.219.550.000
Starting at
Rp 249.600.000
Hybrid
Hatchback
Starting at
Rp 144.900.000
Starting at
Rp 257.800.000
Commercial
Starting at
Rp 317.650.000
Starting at
Rp 246.750.000
Sport
Starting at
Rp 2.191.220.000
Starting at
Rp 830.000.000

Tips

Alasan Kamu Dilarang Menggunakan Kaki Kiri Untuk Menginjak Pedal Rem di Mobil Matik

By adminConnect

Salah satu keunggulan mobil bertransmisi otomatis alias matik adalah tidak dilengkapi dengan pedal kopling.

Berbeda dengan mobil transmisi manual yang punya pedal ketiga, yakni pedal kopling yang dioperasikan oleh kaki kiri.

Alhasil, operasional pengemudi jadi lebih ringan, terutama saat berada di tengah kemacetan jalan.

Walaupun mobil matik hanya memiliki dua pedal, bukan berarti kaki kiri kamu bisa digunakan untuk menginjak pedal rem.

Kaki kiri kamu cukup diistirahatkan di foot rest sehingga tidak perlu lagi bekerja.

Karena pada prinsipnya, pedal yang ada di mobil matik hanya dioperasikan oleh kaki kanan saja, baik pedal gas maupun rem.

Hal ini bertujuan agar kamu dapat mengemudi dengan lebih aman karena bila pakai dua kaki ada kemungkinan saat mengerem kaki kanan masih injak pedal gas.

Alhasil, kamu akan kesulitan mengendalikan mobil karena kecepatannya tidak turun, bahkan ada kemungkinan ban mengalami spin dan itu berbahaya.

Makanya, cara paling aman melakukan pengereman mobil matik adalah gunakan kaki kanan sehingga pedal gas terbebaskan.

Selain itu, mengerem dengan kaki kiri sangat berbahaya karena terkait kondisi dari kaki kamu.

Kaki kiri biasanya tidak lebih sensitif dibanding kaki kanan sehingga rawan menginjak rem terlalu keras dan membuat mobil berhenti mendadak.

Hal ini terkait kebiasaan menginjak pedal kopling dengan kaki kiri yang relatif keras sehingga membutuhkan tenaga lebih besar.

Padahal pedal rem itu ringan dan tidak dibutuhkan tenaga sebesar injakan di pedal kopling.

Selain itu terkait pula dengan feeling berkendara, dimana kaki kiri kamu tidak terlatih untuk merasakan seberapa besar tenaga yang dibutuhkan untuk menekan pedal rem.

Bisa jadi saat dibutuhkan, tekanan kaki kiri kamu justru tidak sekuat yang dibutuhkan dan membuat mobil tidak berhenti, dan ini sama bahayanya dengan injakan yang terlalu keras karena bisa mengakibatkan kecelakaan.

So, cukup gunakan kaki kanan untuk menekan pedal rem untuk menghindari kecelakaan.

Privacy Policy | Legal Cookie | Contact Us
©2020 Toyota Astra Motor
All information applies to Indonesia vehicles only