• Vehicles
  • Shopping Tools
  • After Sales
  • Others
Vehicles
MPV
Starting at
Rp 339.600.000
Starting at
Rp 145.390.000
Starting at
Rp 200.200.000
Starting at
Rp 1.210.650.000
Starting at
Rp 279.850.000
Starting at
Rp 227.250.000
Starting at
Rp 505.150.000
Starting at
Rp 1.058.250.000
Sedan
Starting at
Rp 311.950.000
Starting at
Rp 648.250.000
SUV
Starting at
Rp 516.400.000
Starting at
Rp 2.213.450.000
Starting at
Rp 257.700.000
Hybrid
Hatchback
Starting at
Rp 143.800.000
Starting at
Rp 266.250.000
Commercial
Starting at
Rp 316.350.000
Starting at
Rp 245.850.000
Sport
Starting at
Rp 2.185.220.000
Starting at
Rp 828.800.000

Automotive

Alasan Toyota Avanza Tetap Memakai Penggerak Roda Belakang yang Tangguh dan Andal

By salsa

Sudah Toyota Avanza generasi pertama diluncurkan, mobil sejuta umat ini tetap setia dengan sistem gerak roda belakang atau rear wheel drive (RWD).

Padahal, banyak rival sekelas menggunakan sistem gerak roda depan (FWD) yang diklaim lebih cocok untuk sebuah mobil perkotaan.

Namun faktanya, hingga kini Toyota Avanza masih merajai pasaran dengan menjadi pilihan pengguna di kota besar dan pelosok daerah.

Andal di Jalan Menanjak

Salah satu sebab RWD masih diandalkan lantaran pengemudi tidak akan mengalami gejala selip berlebih.

Terutama ketika melintas di jalan menanjak karena distribusi bobot pindah ke belakang dan di saat bersamaan ada tambahan suplai tenaga dari roda belakang.

Ini membuat mobil selalu mumpuni menyalurkan tenaga dan tidak pernah kehabisan napas.

Sistem penggerak roda belakang ini melanjutkan apa yang dimiliki oleh sang legenda Toyota Kijang yang telah hadir sejak akhir tahun 1970an.

Daya Angkut Besar

Sebagai MPV, Avanza harus siap menerima perlakuan konsumen yang sering menggunakan mobil dengan muatan berlebih, baik penumpang maupun barang.

Ini menjadi daya tarik Avanza, dari sisi pendapatan tenaga ketika jalan menanjak dan muatan full juga menjadi lebih besar ketimbang gerak roda depan.

Tangguh di Segala Medan Jalan

Toyota juga mengklaim sistem penggerak roda belakang lebih tangguh melahap berbagai kontur jalan di Indonesia.

Seperti diketahui, kualitas jalan di Indonesia masih belum merata, khususnya di daerah-daerah.

Berbagai jalan di daerah mempunyai kontur jalan menanjak serta berliku, pun jalan rusak di beberapa wilayah.

Dengan sistem penggerak roda belakang, gejala roda selip bisa diminimalisir, khususnya saat di tanjakan dan mobil sedang membawa banyak penumpang.

Daya Tahan Komponen Tinggi

Selain itu, sistem gerak roda belakang menjadikan Avanza unggul di sisi daya tahan komponen kaki-kaki maupun suspensi.

Dengan gerak roda belakang, perangkat kaki-kaki maupun suspensi memiliki usia pakai lebih lama karena beban mobil, baik daya maupun bobot, tidak tertumpu di depan.

Tentunya penggantian komponen juga menjadi lebih jarang sehingga konsumen tidak perlu sering mengganti suku cadang.

Hal ini sudah terbukti puluhan tahun, dan masyarakat pun sudah merasakannya.

Apalagi jika kamu sering melakukan servis berkala di bengkel resmi Toyota, mobil akan lebih terawat.

Belum lagi biaya perawatan Avanza sendiri begitu kompetitif.

Privacy Policy | Legal Cookie | Contact Us
©2020 Toyota Astra Motor
All information applies to Indonesia vehicles only