• Vehicles
  • Shopping Tools
  • After Sales
  • Others
Vehicles
MPV
Starting at
Rp 337.600.000
Starting at
Rp 144.550.000
Starting at
Rp 197.700.000
Starting at
Rp 1.150.250.000
Starting at
Rp 247.750.000
Starting at
Rp 224.750.000
Starting at
Rp 501.800.000
Starting at
Rp 997.850.000
Sedan
Starting at
Rp 308.750.000
Starting at
Rp 641.900.000
SUV
Starting at
Rp 511.050.000
Starting at
Rp 2.181.250.000
Starting at
Rp 255.200.000
Hybrid
Hatchback
Starting at
Rp 143.800.000
Starting at
Rp 263.400.000
Commercial
Starting at
Rp 306.800.000
Starting at
Rp 241.700.000
Sport
Starting at
Rp 2.158.500.000
Starting at
Rp 775.750.000

Tips

Aturan yang Melarang Kamu Mengemudi Mobil Dalam Kondisi Mabuk

By AndriGaul

Kamu yang mengemudi mobil dalam kondisi di bawah pengaruh alkohol atau minuman keras berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

Pasalnya, terpengaruh alkohol merusak konsentrasi saat berkendara.

Padahal, konsentrasi amat dibutuhkan untuk seorang pengemudi agar lebih aman, nyaman, dan selamat saat di jalan.

Kemampuan menjaga konsentrasi mutlak untuk memperkecil risiko kecelakaan.

Konsentrasi bisa dijaga dengan senantiasa fokus dan waspada.

Undang-Undang No 22/2009

Hal ini dituangkan dalam Undang-Undang No 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) dalam pasal 106 ayat (1).

Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan wajib mengemudikan kendaraannya dengan wajar dan penuh konsentrasi.

Yang dimaksud dengan penuh konsentrasi adalah setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor dengan penuh perhatian dan tidak terganggu perhatiannya.

Selain itu, yang bisa mengganggu perhatian itu di antaranya karena sakit, lelah, mengantuk, menggunakan telepon atau menonton televisi atau video yang terpasang di kendaraan.

Selain itu juga pengemudi yang meminum minuman yang mengandung alkohol atau obat-obatan sehingga mempengaruhi kemampuan dalam mengemudikan kendaraan.

Ancaman Kurungan Pidana dan Denda

Undang-Undang yang sama pasal 283 dijelaskan bahwa setiap pengendara wajib berkonsentrasi saat mengemudi.

Orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan secara tidak wajar dan melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi oleh suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi di Jalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama tiga bulan atau denda paling banyak Rp 750 ribu.

Dalam arti setiap pengemudi kendaraan bermotor harus penuh perhatian, tidak boleh melakukan kegiatan-kegiatan yang dapat menurunkan kemampuan mengemudi.

Mengemudikan kendaraan bermotor karena sakit, lelah, capai, melihat TV, video,minum-minuman beralkohol dan menggunakan obat-obatan terlarang merupakan pelanggaran lalu lintas dan berpotensi terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Privacy Policy | Legal Cookie | Contact Us
©2020 Toyota Astra Motor
All information applies to Indonesia vehicles only