• Vehicles
  • Shopping Tools
  • After Sales
  • Others
Vehicles
MPV
Starting at
Rp 1.247.850.000
Starting at
Rp 1.065.450.000
Starting at
Rp 321.100.000
Starting at
Rp 146.190.000
Starting at
Rp 194.200.000
Starting at
Rp 267.900.000
Starting at
Rp 220.400.000
Starting at
Rp 506.750.000
Sedan
Starting at
Rp 282.500.000
Starting at
Rp 649.250.000
SUV
Starting at
Rp 517.300.000
Starting at
Rp 2.219.550.000
Starting at
Rp 249.600.000
Hybrid
Hatchback
Starting at
Rp 144.900.000
Starting at
Rp 257.800.000
Commercial
Starting at
Rp 317.650.000
Starting at
Rp 246.750.000
Sport
Starting at
Rp 2.191.220.000
Starting at
Rp 830.000.000

Tips

Hati-Hati, Jangan Menjadi Lane Hogger dan Selalu Patuhi Aturan Mengenai Lajur Jalan

By adminConnect

Bukan sesuatu yang aneh jika kamu menemui pengemudi di jalan tol berjalan santai di lajur kanan padahal jalan di depannya kosong.

Tipe pengemudi seperti ini bisa disebut sebagai lane hogger.

Padahal lajur kanan hanya untuk mendahului dan kamu wajib kembali ke lajur kiri jika proses menyalip telah selesai.

Tidak heran kalau sering terjadi tabrakan beruntun justru di lajur kanan yang mestinya kosong dari kendaraan.

Dengan alasan apapun, kamu tidak boleh menjadi seorang lane hogger di jalan.

Ingatlah bahwa jalan merupakan fasilitas umum dan ada aturan lalu lintas yang harus kamu patuhi demi ketertiban dan keselamatan bersama.

Salah satu cara menjaga ketertiban dan keselamatan bersama adalah dengan tidak menjadi lane hogger.

Upayakan untuk selalu menggunakan lajur kanan hanya untuk mendahului dan konsisten di lajur kiri atau tengah dengan kecepatan sesuai aturan.

Aturan Lajur Jalan di Indonesia

Di banyak negara, para lane hogger diberikan ketegasan dengan tilang agar jera.

Harusnya di Indonesia juga bisa diterapkan, tinggal kemauan dari para petugas untuk menciptakan lalu lintas yang tertib dan ideal.

Jika menilik aturan mengenai lalu lintas yang berlaku, lajur kanan difungsikan hanya sebagai lajur untuk menyalip.

Tertulis dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 108 ayat (2) bahwa:

"Penggunaan lajur jalan sebelah kanan hanya dapat dilakukan jika: (a) pengemudi bermaksud akan melewati kendaraan di depannya; atau (b) diperintahkan oleh petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk digunakan sementara sebagai lajur kiri."

Secara umum, ada tiga lajur di jalan tol, setiap lajur tersebut ada kecepatannya masing-masing, disesuaikan dengan batas kecepatan.

Misalnya lajur 1 di sebelah kiri kecepatannya 60 km/jam, lajur 2 untuk 80 km/jam dan lajur 3 atau kanan, hanya untuk mendahului dengan kecepatan maksimal 100 km/jam.

Etika mengenai lajur dan kecepatannya sebenarnya sudah banyak diketahui orang, tapi sering diabaikan karena tidak peduli akan ketertiban dan keselamatan berkendara.

Padahal risiko kecelakaan seperti tabrakan dari belakang selalu mengintai pelaku lane hogger yang tidak patuh pada aturan lajur dan kecepatan di jalan.

Privacy Policy | Legal Cookie | Contact Us
©2020 Toyota Astra Motor
All information applies to Indonesia vehicles only