• Vehicles
  • Shopping Tools
  • After Sales
  • Others
Vehicles
MPV
Starting at
Rp 144.550.000
Starting at
Rp 197.700.000
Starting at
Rp 423.300.000
Starting at
Rp 326.050.000
Starting at
Rp 1.150.250.000
Starting at
Rp 247.750.000
Starting at
Rp 224.750.000
Starting at
Rp 501.800.000
Starting at
Rp 997.850.000
Sedan
Starting at
Rp 308.750.000
Starting at
Rp 641.900.000
SUV
Starting at
Rp 511.050.000
Starting at
Rp 2.181.250.000
Starting at
Rp 255.200.000
Starting at
Rp 492.950.000
Hybrid
Hatchback
Starting at
Rp 143.800.000
Starting at
Rp 250.950.000
Commercial
Starting at
Rp 306.800.000
Starting at
Rp 231.550.000
Starting at
Rp 426.500.000
Sport
Starting at
Rp 2.147.100.000
Starting at
Rp 775.750.000

Lifestyle

Ladies, Ini yang Bisa Bikin Kamu Celaka Saat Mengemudi di Jalan

By salsa

Banyak dari kaum hawa tak mau kalah bersaing dan memiliki jam terbang berkendara tinggi layaknya kaum adam.

Sayangnya, walau sudah bisa mengendarai mobil sendiri, belum tentu semua wanita mengerti cara berkendara yang baik dan aman.

Masih banyak wanita yang lalai untuk memperhatikan unsur keselamatan dan kenyamanan saat mengemudi, padahal keduanya merupakan prioritas utama.

Bisa terjadi karena wanita umumnya kurang detail memperhatikan unsur keselamatan saat berkendara, bahkan dari hal yang sederhana.

Apa saja itu?

1. Pakai High Heels

Paling sering kamu mengemudi mobil menggunakan sepatu hak tinggi atau high heels, biasanya pada wanita kantoran.

Tanpa disadari kondisi ini sangat berbahaya, karena membuat kaki tidak nyaman saat menginjak pedal gas dan rem.

Dengan penggunaan alas kaki yang terlalu tebal atau tinggi, bisa membuat feeling berkendara menjadi tidak peka.

Dan itu berbahaya ditinjau dari aspek safety driving.

Selain itu, ketika terjadi hal-hal yang membutuhkan respons tinggi, seperti melakukan pengereman mendadak, kaki tidak akan fleksibel bergerak.

Untuk wanita yang mengemudi sendiri sebaiknya tidak menggunakan high heels, tapi pilih sepatu yang bawahnya datar dan tertutup.

Lebih baik bila kamu membawa alas kaki khusus mengemudi.

2. Minim Pengetahuan Mobil

Walau sudah mahir berkendara, masih banyak pengemudi wanita yang minim pengetahuan soal mobil yang digunakannya sehari-hari.

Contohnya mulai dari tidak mengerti kondisi mobil sampai ketidakpahaman soal indikator pada mobil.

Padahal setiap mobil punya buku manual yang bisa dipelajari.

Minimal kamu harus belajar soal arti indikator pada dasbor dan panel instrumen.

Karena bila mobil mengalami masalah yang sifatnya teknis, biasanya akan diinfokan dari panel indikator yang menyala.

Terutama indikator terkait temperatur mesin dan aki karena bila sampai lengah untuk diperhatikan, bisa sangat merepotkan.

3. Asyik Sibuk Sendiri

Ada istilah driving is full time job karena terkait safety para pengguna jalan.

Masalahnya, ada wanita yang malah sibuk sendiri saat berkendara.

Seperti menggunakan make-up, makan, atau asyik bermain ponsel.

Lebih baik kamu fokus mengemudi ketika berada di balik kemudi.

Mengalihkan perhatian dari jalan saat mengemudi sangat berbahaya dan bisa merugikan kamu dan pengguna jalan lainnya.

Privacy Policy | Legal Cookie | Contact Us
©2020 Toyota Astra Motor
All information applies to Indonesia vehicles only