• Vehicles
  • Shopping Tools
  • After Sales
  • Others
Vehicles
MPV
Starting at
Rp 339.600.000
Starting at
Rp 145.390.000
Starting at
Rp 200.200.000
Starting at
Rp 1.210.650.000
Starting at
Rp 279.850.000
Starting at
Rp 227.250.000
Starting at
Rp 505.150.000
Starting at
Rp 1.058.250.000
Sedan
Starting at
Rp 311.950.000
Starting at
Rp 648.250.000
SUV
Starting at
Rp 516.400.000
Starting at
Rp 2.213.450.000
Starting at
Rp 257.700.000
Hybrid
Hatchback
Starting at
Rp 143.800.000
Starting at
Rp 266.250.000
Commercial
Starting at
Rp 316.350.000
Starting at
Rp 245.850.000
Sport
Starting at
Rp 2.185.220.000
Starting at
Rp 828.800.000

Technology

Mengapa Oli Mesin Bensin dan Diesel Beda?

By IndriTraveller

Oli punya tugas sebagai pelumas antar komponen mesin yang bergesekan.

Oli juga bertugas untuk menjaga kestabilan suhu, membersihkan, dan mencegah munculnya karat di dalam ruang mesin.

Dengan begitu, performa mesin mobil akan selalu terjaga optimal.

Pelumas juga menjaga kondisi komponen yang bergerak dan saling bergesekan agar memiliki usia pakai yang panjang sehingga menunjang produktivitas mesin.

Masalahnya, ada 2 jenis oli yakni oli mesin bensin dan diesel, sesuai jenis mesinnya.

Supaya tidak salah pilih jenis oli mesin, berikut informasi terkait perbedaan oli mesin bensin dan diesel yang bisa kamu pelajari.

Beda Karakter Mesin

Secara teknis, mesin diesel bekerja dalam lingkungan kerja yang lebih berat karena ruang bakar yang lebih panas.

Ditambah, bahan bakar mesin diesel memiliki kandungan sulfur yang akan berubah menjadi jelaga sebagai sisa pembakaran.

Di lain pihak, mesin bensin biasa bermain di putaran mesin tinggi dan mengandalkan busi untuk membakar bensin.

Sementara mesin diesel, biasa bermain di putaran rendah dan mengandalkan kompresi tinggi untuk meledakkan bahan bakar.

Beda Kebutuhan Oli Mesin

Perbedaan mendasar antara oli mesin diesel dengan oli mesin bensin, ada pada viskositas dan kandungan detergennya.

Untuk memenuhi kewajiban bekerja di lingkungan sangat panas dan terdapat sisa jelaga, oli mesin diesel memiliki viskositas yang lebih kental dan kandungan detergen yang lebih banyak ketimbang oli mesin bensin.

Dengan nilai viskositas lebih kental, diharapkan oli mesin diesel dapat bertahan di suhu ruang bakar yang tinggi dan tidak rusak racikan kimianya.

Sedangkan detergen dipakai untuk membilas jelaga yang timbul agar tidak berubah menjadi kerak di komponen mesin.

Sementara oli mesin bensin relatif lebih encer untuk mengakomodasi kebutuhan putaran mesin tinggi.

Pun, ruang bakarnya ‘tidak sekotor’ ruang bakar mesin diesel sehingga tidak butuh zat pembersih yang tinggi.

Makanya, mesin bensin bakal lebih berat bekerja ketika pakai oli mesin diesel.

Formula pembilas jelaga juga akan mengendap di ruang mesin akibat oksidasi dan menimbulkan lapisan gel di filter oli dan celah komponen mesin.

Privacy Policy | Legal Cookie | Contact Us
©2020 Toyota Astra Motor
All information applies to Indonesia vehicles only