• Vehicles
  • Shopping Tools
  • After Sales
  • Others
Vehicles
MPV
Starting at
Rp 1.115.200.000
Starting at
Rp 1.284.050.000
Starting at
Rp 326.400.000
Starting at
Rp 146.190.000
Starting at
Rp 187.600.000
Starting at
Rp 260.100.000
Starting at
Rp 510.850.000
Sedan
Starting at
Rp 254.100.000
Starting at
Rp 594.600.000
SUV
Starting at
Rp 245.500.000
Starting at
Rp 517.300.000
Starting at
Rp 2.219.550.000
Hybrid
Hatchback
Starting at
Rp 262.500.000
Starting at
Rp 144.900.000
Commercial
Starting at
Rp 251.700.000
Starting at
Rp 323.650.000
Sport
Starting at
Unavailable
Starting at
Rp 2.013.820.000
Starting at
Rp 830.000.000

Technology

Mobil Ini Merupakan Bukti Keseriusan Toyota Kembangkan Teknologi Otonom

By adminConnect

Selain kendaraan listrik, mobil swakemudi (otonom) akan menjadi salah satu kendaraan andalan di masa depan.

Banyak produsen otomotif merancang atau bahkan sudah memproduksi mobil yang bisa dikendarai tanpa menggunakan sopir tersebut.

Toyota berperan aktif dengan membuat mobil swakemudi berkode P4.

Toyota P4 sendiri merupakan modifikasi paling tinggi dari Lexus L850, yang dibekali teknologi self-driving.

Dibangun dan dikembangkan oleh Toyota Research Institute (TRI), sedan berteknologi tinggi ini juga dibekali fitur 'Guardian' dan 'Chauffeur'.

Kedua sistem tersebut akan membantu pengemudi saat mobil dalam mode otonom sepenuhnya.

"Pengembangan Chauffeur (sopir) kami lebih difokuskan untuk mode otonom penuh, yang mana pengemudi tak lagi menjadi sopir, bahkan dalam domain terbatas,” jelas Wakil Presiden Automaed Driving TRI, Ryan Eustice.

“Sedangkan Guardian, dirancang untuk memperkuat kinerja manusia di balik kemudi, bukan menggantikannya," lanjutnya.

Tak seperti Lexus LS biasa, P4 mendapatkan dukungan dari dua kamera tambahan yang berfungsi sebagai sepasang mata ekstra bagi mobil.

Fungsinya agar dapat terus-menerus memonitor lingkungan sekitar mobil untuk mendeteksi objek, serta pejalan kaki.

Tapi, fitur yang paling penting untuk P4 mungkin adalah jaringan komputer canggih yang terletak di bagasi.

Dibandingkan dengan generasi pendahulunya, P3, Lexus mengklaim P4 memiliki kekuatan komputasi lebih besar.

Kekuatan tersebut bisa menangani lebih banyak perhitungan, serta mengelola tugas self-driving lebih besar.

Sistem bisa bereaksi lebih cepat terhadap bahaya atau skenario lainnya.

Toyota berencana akan menambahkan P4 untuk pasar fleet, setelah dikenalkan tahun ini saat gelaran CES 2019 di Las Vegas, Nevada, AS.

Versi prototipe P4 akan mulai diproduksi pada kuartal kedua.

Privacy Policy | Legal Cookie | Contact Us
©2020 Toyota Astra Motor
All information applies to Indonesia vehicles only