• Vehicles
  • Shopping Tools
  • After Sales
  • Others
Vehicles
MPV
Starting at
Rp 1.247.850.000
Starting at
Rp 1.065.450.000
Starting at
Rp 321.100.000
Starting at
Rp 146.190.000
Starting at
Rp 194.200.000
Starting at
Rp 267.900.000
Starting at
Rp 220.400.000
Starting at
Rp 506.750.000
Sedan
Starting at
Rp 282.500.000
Starting at
Rp 649.250.000
SUV
Starting at
Rp 517.300.000
Starting at
Rp 2.219.550.000
Starting at
Rp 249.600.000
Hybrid
Hatchback
Starting at
Rp 144.900.000
Starting at
Rp 257.800.000
Commercial
Starting at
Rp 317.650.000
Starting at
Rp 246.750.000
Sport
Starting at
Rp 2.191.220.000
Starting at
Rp 830.000.000

Tips

Sebab Kamu Dilarang Merokok Saat Mengemudi Mobil, Nomor 6 Bikin Celaka Pengguna Jalan Lain

By adminConnect

Walau bukan cara yang baik untuk dipilih, sebagian orang memilih merokok sembari mengemudi atau sekadar menjadi penumpang mobil.

Masalahnya, merokok bisa menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan maupun keselamatan orang lain dan tidak hanya penggunanya.

Agar lebih detali, berikut beberapa hal yang membuat kamu dilarang merokok saat mengemudi mobil.

1. Jagalah Kesehatan

Terdengar klise, namun sudah banyak penelitian membuktikan bahwa merokok bisa menyebabkan berbagai macam penyakit, terutama penyakit pernapasan.

Merokok juga bisa memicu penyakit jantung yang merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia.

Jangan salah, perokok pasif yang berada bersama kamu di dalam mobil memiliki risiko penyakit yang sama, bahkan bisa lebih parah.

2. Kabin Mobil Kotor dan Bau

Beberapa perokok membuka kaca mobil dan mematikan AC, namun upaya itu tidak banyak berpengaruh.

Asap rokok tetap akan bertahan di dalam mobil dan menempel di berbagai sudut kabin, terutama sekitar dasbor, setir dan panel pintu depan.

Aroma khas nikotin bakal terus menempel dan akan sangat sulit dihilangkan dimana akan meninggalkan aroma tak sedap sampai kapanpun.

Cobalah perhatikan atap kabin mobil, jika ada bercak kuning berarti pemiliknya gemar merokok di dalam mobil.

Tidak hanya mengganggu kamu, tapi juga membuat tidak nyaman penghuni mobil lainnya, apalagi bila kamu punya anak kecil.

3. Membuat Kotor Sirkulasi AC

Jangan lupa, asap rokok punya potensi masuk ke dalam sistem sirkulasi AC dan mengendap di dalamnya.

Alhasil, udara yang diembuskan AC mobil bakal bercampur dengan nikotin yang membahayakan tersebut.

Selain itu, asap rokok juga akan menempel di filter kabin yang menyaring sirkulasi udara AC sehingga memperpendek usia pakainya.

Karena jika tidak, aroma tak sedap dari bekas asap rokok akan terus ikut bersirkulasi waktu AC dinyalakan dan itu tidak baik untuk kesehatan.

4. Mengganggu Konsentrasi

Kamu akan terganggu konsentrasinya karena harus memperhatikan pegangan tangan pada rokok, termasuk membuang abu rokok yang tersisa.

Belum lagi embusan asap yang dikeluarkan setelah kamu merokok jelas akan mengganggu pandangan di dalam mobil.

Meski hanya sejenak, teralihnya perhatian dapat membahayakan keselamatan jika di depan mobil kamu ada masalah.

5. Melanggar Undang-Undang Lalu Lintas

Pasal 283 UU LLAJ No 22/2009 berbunyi: setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan secara tidak wajar dan melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi oleh suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi, akan dipidana dengan kurungan paling lama tiga bulan kurungan atau denda paling banyak Rp 750.000.

Gangguan konsentrasi yang dimaksud bisa karena mendengarkan musik, menggunakan telepon seluler, dan merokok.

6. Mencelakakan Pengguna Jalan Lain

Belum lagi jika rokok sudah sudah hampir habis lalu puntungnya dibuang keluar, terlihat sepele tapi dampaknya bisa merugikan.

Bayangkan jika mobil kamu melaju dengan kecepatan 60-80 km/jam lalu buang puntung rokok keluar mobil.

Apalagi saat ini bisa dikatakan mobil baru sudah tidak memiliki asbak di dasbor mobil.

Mau tidak mau pengguna jalan di belakang kamu yang kena dampak, bisa lebih buruk lagi jika mengenai pengguna sepeda motor.

Bara panas puntung rokok bisa saja mengenai wajah, tangan atau baju yang membuat mereka terkejut, kesakitan dan akhirnya menyebabkan kecelakaan.

Privacy Policy | Legal Cookie | Contact Us
©2020 Toyota Astra Motor
All information applies to Indonesia vehicles only