• Vehicles
  • Shopping Tools
  • After Sales
  • Others
Vehicles
MPV
Starting at
Rp 1.115.200.000
Starting at
Rp 1.284.050.000
Starting at
Rp 326.400.000
Starting at
Rp 146.190.000
Starting at
Rp 187.600.000
Starting at
Rp 260.100.000
Starting at
Rp 510.850.000
Sedan
Starting at
Rp 254.100.000
Starting at
Rp 594.600.000
SUV
Starting at
Rp 245.500.000
Starting at
Rp 517.300.000
Starting at
Rp 2.219.550.000
Hybrid
Hatchback
Starting at
Rp 262.500.000
Starting at
Rp 144.900.000
Commercial
Starting at
Rp 251.700.000
Starting at
Rp 323.650.000
Sport
Starting at
Unavailable
Starting at
Rp 2.013.820.000
Starting at
Rp 830.000.000

Technology

Teori Singkat Mengenai Intercooler yang Mendukung Kinerja Turbo

By adminConnect

Kamu pasti sudah paham mengenai turbo pada mesin mobil.

Nah sekarang, akan dibahas mengenai intercooler sebagai salah satu komponen pendukung kinerja dari turbo.

Intercooler adalah komponen yang memiliki bentuk mirip dengan radiator mobil, hanya saja memiliki fungsi yang berbeda.

Jika radiator fungsinya untuk mendinginkan air, intercooler fungsinya untuk mendinginkan udara yang dihasilkan oleh mesin turbo sebelum dimasukkan kedalam ruang bakar.

Sistem Kerja Intercooler

Sebenarnya cara kerja dari intercooler ini sangat sederhana sekali.

Intercooler mendinginkan udara terkompresi yang dihasilkan oleh mesin turbo yang semula bersuhu panas kemudian dialirkan kedalam kisi kisi intercooler.

Selanjutnya udara yang mengalir di dalam kisi kisi ini akan didinginkan oleh embusan angin yang melewati kisi kisi intercooler.

Sehingga udara yang semula panas menjadi dingin, mirip prinsip kerja radiator.

Partikel udara yang telah didinginkan menjadi lebih padat sehingga sewaktu dimasukkan ke dalam ruang bakar, tekanan pembakaran yang dihasilkan jauh lebih tinggi dibandingkan udara dari mesin turbo yang tidak didinginkan via intercooler.

Tingginya tekanan pembakaran membuat tenaga yang dihasilkan menjadi jauh lebih besar sehingga efisiensi bahan bakar juga meningkat.

Serta mesin mobil akan menghasilkan sedikit gas polutan karena kompresi yang tinggi membuat proses pembakaran menjadi lebih sempurna.

Artinya, semakin sedikit sisa bahan bakar yang tidak terbakar karena kebutuhan oksigen di dalam mesin untuk proses pembakaran tercukupi.

Posisi Intercooler Turbo

Posisi intercooler haruslah di tempat yang mudah dilalui udara bebas dan umumnya berada di dua lokasi yang berbeda.

Pertama, intercooler diletakkan di balik bumper depan bersama dengan kondensor AC dan radiator.

Lokasi kedua adalah persis di balik kap mobil atau di atas mesin mobil.

Dari kedua posisi ini, di atas mesin paling mudah untuk dibersihkan, tapi membuat ruang mesin jadi terlihat penuh.

Perawatan dari intercooler ini terbilang sederhana sebab tidak ada hal khusus yang harus kamu lakukan.

Kamu cukup membersihkan kisi kisi intercooler dari kotoran yang menempel seperti debu, daun atau sampah yang mungkin melekat agar kinerjanya tetap optimal maksimal.

Perhatikan pula sambungan antar pipa dan bodi intercooler mengingat udara yang lewat panas dan bertekanan tinggi.

Untuk mudahnya, kamu bisa merawat intercooler ketika melakukan servis berkala di bengkel resmi Toyota.

Privacy Policy | Legal Cookie | Contact Us
©2020 Toyota Astra Motor
All information applies to Indonesia vehicles only