Veloz Hybrid EV Book Icon

Tips

07 Agt 2025

Biar Tidak Salah Pilih Ini Penjelasan Apa Itu Tube Type pada Ban Mobil

Memilih ban mobil enggak bisa asal-asalan. Ada banyak jenis ban yang digunakan di kendaraan, salah satunya adalah tipe tube type. Sebelum memutuskan beli atau ganti ban, penting banget tahu apa itu tube type dan bagaimana karakteristiknya dibanding ban lainnya.


Apa Itu Tube Type?

Sederhananya, apa itu tube type adalah jenis ban yang masih menggunakan ban dalam (inner tube) di dalam ban luar. Jadi, udara yang menopang beban kendaraan bukan disimpan di dalam ban luar, tapi di dalam ban dalam yang terpisah.

Jenis ban ini cukup umum dipakai pada kendaraan dengan pelek model jari-jari atau kendaraan yang belum beralih ke sistem ban tubeless. Biasanya, penggunaannya masih banyak ditemukan pada mobil komersial ringan atau kendaraan yang melintasi medan ekstrem.


Ciri Khas Ban Tube Type

Agar lebih mudah mengenali apa itu tube type, berikut beberapa ciri khasnya:

  • Ada dua bagian utama: ban luar dan ban dalam.

  • Lebih rentan bocor: jika terkena paku, ban dalam langsung kempis.

  • Perlu pelepasan total saat tambal: beda dengan ban tubeless yang bisa ditambal dari luar.


Kelebihan dan Kekurangan Ban Tube Type

Memahami kelebihan dan kekurangan bisa membantu mempertimbangkan apa itu tube type cocok atau enggak buat kendaraan tertentu.

Kelebihan:

  • Biaya awal pembelian cenderung lebih murah.

  • Masih relevan untuk pelek jari-jari atau mobil niaga lama.

  • Proses tambal bisa dilakukan dengan cara konvensional.

Kekurangan:

  • Tingkat keamanan lebih rendah jika terjadi kebocoran mendadak.

  • Perawatan lebih ribet karena harus cek dua komponen (ban luar dan ban dalam).

  • Tidak cocok untuk kecepatan tinggi atau kendaraan modern.


Bedanya Tube Type dengan Tubeless

Masih bingung apa itu tube type dibandingkan tubeless? Perbedaan utama ada di struktur internalnya. Ban tubeless enggak butuh ban dalam. Udara langsung ditampung di antara ban dan pelek. Itu membuat tubeless lebih aman, karena jika bocor, tekanan udara keluar perlahan dan ban masih bisa dikendalikan.

Sementara tube type, kalau ban dalam sobek atau kena paku, bisa langsung kempes dalam hitungan detik, dan berisiko besar kalau terjadi di jalan tol atau saat kecepatan tinggi.


Kapan Sebaiknya Gunakan Ban Tube Type?

Mengetahui apa itu tube type bukan sekadar teori, tapi juga soal memilih yang tepat. Ban tipe ini masih cocok jika:

  • Menggunakan mobil dengan pelek jari-jari.

  • Beroperasi di jalanan rusak atau pedesaan.

  • Kendaraan tidak dipakai dalam kecepatan tinggi.

Namun, jika mobil sudah berteknologi modern, atau digunakan harian di perkotaan, sebaiknya beralih ke tubeless.


Tips Merawat Ban Tube Type

Kalau sudah paham apa itu tube type dan memilih menggunakannya, penting juga tahu cara merawatnya supaya awet:

  • Rutin cek tekanan udara, jangan biarkan ban kempes.

  • Hindari jalan yang terlalu berbatu atau banyak paku.

  • Ganti ban dalam saat sudah terlalu banyak tambalan.

  • Pastikan pemasangan ban tidak menjepit ban dalam, agar tidak gampang bocor.


Paham soal apa itu tube type bisa bantu pilih ban yang tepat sesuai kebutuhan. Meski sekarang banyak kendaraan beralih ke tubeless, tube type tetap punya tempat tersendiri—terutama buat yang lebih banyak beroperasi di medan berat atau dengan pelek khusus.


Untuk informasi lebih lanjut mengenai otomotif lainnya atau kebutuhan lainnya, kamu bisa mengunjungi website Toyota.