Veloz Hybrid EV Book Icon

Tips

28 Okt 2025

Biaya Mutasi Mobil Antar Daerah yang Perlu Disiapkan

Pengantar Tentang Biaya Mutasi Mobil Antar Daerah

Ketika kamu memutuskan untuk memindahkan domisili kendaraan dari satu wilayah ke wilayah lain, proses administrasi yang disebut mutasi kendaraan wajib dilakukan. Mutasi ini bertujuan agar data kendaraan dan pemiliknya sesuai dengan alamat baru di STNK dan BPKB.

Namun, banyak pemilik kendaraan yang belum memahami secara rinci biaya mutasi mobil antar daerah, padahal komponen biayanya cukup beragam. Proses mutasi biasanya dilakukan di kantor Samsat asal dan tujuan, dengan prosedur administratif yang harus diikuti secara berurutan.


Komponen Utama Biaya Mutasi Mobil Antar Daerah

Biaya mutasi kendaraan sudah diatur dalam peraturan pemerintah, sehingga setiap daerah memiliki standar tarif yang mirip namun bisa sedikit berbeda. Berikut beberapa komponen yang termasuk dalam biaya mutasi mobil antar daerah:

  1. Biaya Cabut Berkas (Samsat Asal)
    Dikenakan untuk administrasi pelepasan data kendaraan dari daerah asal, umumnya sekitar Rp250.000–Rp350.000.

  2. Biaya Mutasi Masuk (Samsat Tujuan)
    Setelah berkas keluar dari daerah asal, pemilik mobil wajib membayar biaya mutasi masuk di daerah tujuan, berkisar Rp375.000–Rp500.000.

  3. Biaya Pembuatan STNK Baru
    STNK baru perlu dibuat agar data alamat sesuai domisili baru, dengan tarif sekitar Rp200.000.

  4. Biaya Pembuatan BPKB Baru
    Jika terjadi perubahan data domisili pemilik, BPKB baru akan diterbitkan dengan biaya sekitar Rp375.000.

  5. Biaya Plat Nomor Baru
    Karena setiap daerah memiliki kode wilayah berbeda, pembuatan plat nomor baru dikenakan biaya sekitar Rp100.000–Rp200.000.

Jika dijumlahkan, total estimasi biaya mutasi mobil antar daerah berkisar antara Rp1 juta hingga Rp1,5 juta, tergantung kebijakan dan lokasi Samsat yang bersangkutan.


Syarat Administratif untuk Proses Mutasi Kendaraan

Agar proses berjalan lancar, pastikan semua dokumen sudah lengkap. Berikut dokumen yang biasanya dibutuhkan:

  • STNK asli dan fotokopi.

  • BPKB asli dan fotokopi.

  • KTP pemilik baru dan lama.

  • Hasil cek fisik kendaraan (nomor rangka dan mesin).

  • Surat keterangan jual beli (jika kendaraan berpindah kepemilikan).

  • Bukti pelunasan pajak kendaraan terakhir.

Semua berkas tersebut wajib diserahkan ke petugas Samsat asal terlebih dahulu sebelum kendaraan didaftarkan ulang di daerah tujuan.


Langkah-Langkah Proses Mutasi Mobil Antar Daerah

Berikut tahapan umum yang perlu kamu ikuti saat melakukan mutasi kendaraan antar daerah:

  1. Cabut Berkas di Samsat Asal
    Serahkan dokumen lengkap dan lakukan pemeriksaan fisik kendaraan. Setelah disetujui, kamu akan menerima berkas cabut berkas kendaraan.

  2. Daftarkan di Samsat Tujuan
    Bawa seluruh berkas cabutan dari daerah asal ke Samsat tujuan, lalu lakukan registrasi kendaraan.

  3. Pembayaran Biaya Mutasi dan Administrasi
    Bayarkan seluruh komponen biaya mutasi mobil antar daerah sesuai ketentuan yang berlaku di Samsat tujuan.

  4. Penerbitan STNK dan Plat Baru
    Setelah pembayaran selesai, kamu akan mendapatkan STNK dan plat nomor baru sesuai domisili baru.

  5. Pengambilan BPKB Baru
    Jika ada perubahan domisili pemilik, BPKB baru akan dikeluarkan oleh kepolisian setempat.


Tips Hemat dan Efisien Saat Mengurus Mutasi Mobil

Mengurus mutasi kendaraan bisa dilakukan sendiri tanpa perlu calo, asalkan kamu memahami alur dan dokumen yang dibutuhkan. Berikut beberapa tips:

  • Pastikan pajak kendaraan tidak menunggak agar proses lebih cepat.

  • Datang pagi hari agar terhindar dari antrean panjang di Samsat.

  • Simpan semua bukti pembayaran dan tanda terima berkas.

  • Jika tidak punya waktu, gunakan layanan resmi dari biro jasa yang terpercaya.

Dengan memahami proses dan biaya mutasi mobil antar daerah sejak awal, kamu bisa menghindari pengeluaran tambahan dan mempercepat waktu penyelesaian administrasi.


FAQ

  1. Apakah biaya mutasi mobil antar daerah sama di semua provinsi?
    Tidak. Meskipun ada acuan tarif nasional, setiap daerah bisa memiliki perbedaan kecil tergantung kebijakan Samsat masing-masing.

  2. Berapa lama proses mutasi mobil antar daerah biasanya berlangsung?
    Proses biasanya memakan waktu 2–4 minggu tergantung kelengkapan dokumen dan antrean di Samsat.

  3. Apakah kendaraan harus dibawa saat proses mutasi?
    Ya, karena petugas akan melakukan cek fisik nomor rangka dan nomor mesin kendaraan sebagai bagian dari verifikasi.

  4. Bisakah biaya mutasi mobil antar daerah dibayar secara online?
    Belum semua Samsat menyediakan layanan pembayaran online, namun beberapa daerah sudah mulai menerapkannya melalui sistem e-Samsat.

  5. Apakah wajib mengganti plat nomor saat mutasi antar daerah?
    Wajib, karena kode plat nomor berbeda di setiap wilayah, dan harus disesuaikan dengan domisili baru pemilik kendaraan.


Untuk informasi lebih lanjut mengenai otomotif lainnya atau kebutuhan lainnya, kamu bisa mengunjungi website Toyota