Veloz Hybrid EV Book Icon

Tips

07 Agt 2025

Daftar Sumber Masalah yang Bikin Bodi Mobil Cepat Kotor, Perhatikan Supaya Tidak Cepat Kusam dan Pudar

Berkendara setiap hari membuat mobil harus menghadapi berbagai situasi. Seperti jalan rusak yang dapat memicu kerusakan pada kaki-kaki mobil. Atau kecelakaan sehingga bodi mobil penyok. Selain itu, cairan kimia dapat merusak bodi mobil jelas bikin kesal. 

Namun, tidak hanya cairan tersebut yang dapat membuat bodi mobil kotor bahkan rusak. Supaya tidak makin kesal karena bodi mobil kotor, kusam dan pudar, Anda bisa memperhatikan beberapa sumber masalah berikut ini:

1. Debu Halus

Mobil yang disimpan di garasi sekalipun pasti ada debunya, meski sangat halus dan kadang tidak terlihat oleh mata saat tidak terkena sinar matahari langsung. Anda bisa membersihkannya dengan kain mikrofiber supaya debu lenyap. Jangan pakai kemoceng berbahan bulu ayam karena akan membuat bodi mobil tergores.

2. Noda Jelaga, Aspal, dan Serangga

Noda jelaga bekas asap mobil lain dan noda serangga bisa dilihat di bagian depan mobil. Noda aspal biasanya banyak ditemui di dekat sepatbor mobil. Andai belum menjadi keras, bisa dibersihkan pakai kain mikrofiber. Hati-hati saat membersihkannya karena kalau sudah menempel erat dapat merusak bodi mobil.

3. Noda Setelah Mencuci Mobil

Anda harus memastikan bodi mobil kering sempurna saat mencuci mobil. Karena kalau tidak, akan ada jejak yang ditinggalkan, biasanya berbentuk seperti pulau kecil atau jamur alias water spot. Luangkan waktu untuk mengecek bodi mobil usai mencuci. Perhatikan lelehan air seperti di tutup tangki dan emblem, termasuk di sela-sela pintu dan gril mobil.

4. Noda Bekas Air Hujan

Efek yang ditimbulkan oleh sisa air hujan sama dengan sisa air cucian mobil. Hanya saja karena bersifat asam, noda jamur yang ditimbulkan lebih sulit dibersihkan dan punya sifat korosif. Oleh sebab itu, selalu cuci mobil setelah terkena hujan di jalan dan jangan biarkan terlalu lama. 

Kalau sampai muncul jamur bodi, segera besihkan menggunakan bahan exterior cleaner. Noda tersebut bisa dikurangi jika Anda rajin melakukan poles bodi mobil paling tidak sebulan sekali.

5. Baret di Bodi Mobil

Meskipun sudah hati-hati, bisa saja mobil baret akibat kena serempet kendaraan lain atau ranting pohon. Bekas baret dapat terlihat jelas, terutama untuk mobil berwarna gelap seperti hitam. Sehingga tampak kusam dan tidak terawat. Konsultasikan dengan bengkel resmi Toyota untuk membersihkannya.

6. Karat

Sebenarnya mobil modern sudah menggunakan anti karat. Meski begitu, pemilik mobil di daerah dekat pantai punya risiko lebih besar terdampak karat. Apalagi jika di bodi mobil ada luka terbuka akibat tabrakan dan Anda belum sempat membawanya ke bengkel untuk perbaikan.

Jangan biarkan ada luka terbuka di bodi mobil yang bisa jadi media timbulnya karat. Termasuk bagian kolong mobil yang paling rentan kotor dan terpapar korosi. Segera bawa mobil ke bengkel resmi Toyota jika ada tanda-tanda karat meskipun masih sangat kecil.