Veloz Hybrid EV Book Icon

Insight

23 Okt 2026

DKR GR FC Hilux Siap Berlaga di Rally Dakar 2027, Ingat Kembali Cara Kerja Teknologi Elektrifikasi Fuel Cell EV

GAZOO Racing (GR) mengungkapkan informasi lebih lanjut mengenai program pengembangan Fuel Cell Electric Vehicle atau FCEV untuk menghadapi Reli Dakar 2027. 

DKR GR FC Hilux menandai partisipasi penuh pertama Toyota dalam kompetisi motorsport dengan menggunakan FCEV. Perally wanita asal Arab Saudi, Dania Akeel, akan mengemudikan DKR GR FC Hilux selama kompetisi pertamanya: Reli Dakar.

Apa yang Menjadi Bahan Baku Teknologi Fuel Cell yang Zero Emission? 

Teknologi sel bahan bakar hidrogen telah masuk ke generasi kedua pada Mirai dan Crown. Melalui serangkaian reaksi kimia, Fuel Cell EV memanfaatkan hidrogen (H2) dan oksigen (O2) dari udara bebas menjadi energi untuk mengoperasikan motor listrik dan mengisi baterai.

Cara Kerja Teknologi Sel Hidrogen pada FCEV Toyota

Sistem yang diberi nama Toyota Fuel Cell System (TFCS), memakai teknologi sel bahan bakar (fuel cell) bersama Fuel Cell (FC) Stack, FC Boost Converter dan tangki hidrogen bertekanan tinggi. 

TFCS lebih hemat energi dibandingkan mesin pembakaran internal dan tidak mengeluarkan CO2 atau polusi udara lainnya. FCEV menggunakan tenaga listrik dari baterai untuk memutar motor listrik ketika start dan berjalan pelan.

Ketika berkendara normal, fuel cell akan mengambil alih distribusi tenaga ke motor listrik. Fuel cell akan mengisi baterai ketika berada di level yang membutuhkan. Baterai dan fuel cell akan bekerjasama ketika membutuhkan akselerasi kuat. 

Dengan energy regenerative system, energi kinetik dari pengurangan kecepatan dan pengereman, dikonversi menjadi energi listrik yang disimpan di baterai. Prinsip kerjanya mengingatkan pada Hybrid EV Toyota. Bedanya, mesin bensin digantikan oleh fuel cell.

Kesimpulan

  • DKR GR FC Hilux menandai partisipasi penuh pertama Toyota dalam kompetisi motorsport dengan menggunakan FCEV. Perally wanita asal Arab Saudi, Dania Akeel, akan mengemudikan DKR GR FC Hilux di Reli Dakar 2027.

  • Melalui serangkaian reaksi kimia, Fuel Cell EV memanfaatkan hidrogen (H2) dan oksigen (O2) dari udara bebas menjadi energi untuk mengoperasikan motor listrik dan mengisi baterai.

  • Toyota Fuel Cell System (TFCS), memakai teknologi sel bahan bakar (fuel cell). TFCS diklaim lebih hemat energi dibandingkan mesin pembakaran internal dan tidak mengeluarkan CO2 atau polusi udara lainnya.

FAQ

1. Apa keuntungan teknologi elektrifikasi Fuel Cell EV?

  • Zero emission di mana sisa penggunaan hanya berupa uap air murni (H2O).

  • Dengan kapasitas tangki hidrogen penuh, Mirai dan Crown memiliki daya tempuh hingga 820 km. Lebih jauh ketimbang BEV yang ada di pasaran saat ini.

  • Durasi pengisian tangki hidrogen hingga penuh hanya dalam waktu 3 menit dengan menggunakan 700 Bar HRS (Hydrogen Refueling Station).

  • FCEV menggunakan sumber energi terbarukan yang tersedia luas di alam yang dapat diolah menjadi gas hidrogen.

2. Mengapa teknologi sel bahan bakar hidrogen menjanjikan di masa depan?

FCEV mampu menghasilkan listrik sendiri dari hidrogen, yang berarti dapat membantu mewujudkan masyarakat berbasis hidrogen di masa depan. Oleh karena itu diharapkan dapat berkontribusi lebih jauh dalam mempercepat diversifikasi energi.

3. Dari mana gas hidrogen pada FCEV berasal?

Hidrogen berasal dari berbagai sumber daya alam seperti air yang diproduksi menggunakan sumber energi terbarukan seperti tenaga surya dan angin. H2 memiliki kepadatan energi yang lebih tinggi dibandingkan baterai, serta relatif mudah disimpan dan didistribusikan.