
Insight
14 Mar 2026
Gelar Kasur di Dalam Mobil yang Sedang Berjalan Saat Mudik Lebaran, Jangan Pernah Lakukan!
Supaya anak merasa tenang dan nyaman sekaligus bisa istirahat dalam perjalanan mudik yang panjang, ada pemudik yang memodifikasi kabin mobilnya, khususnya model SUV dan MPV. Caranya, mereka memasang kasur sehingga anaknya dapat bermain dan tiduran di dalam mobil.
Sebenarnya, jika pemasangan kasur tidak permanen alias hanya digelar saat mobil berhenti di rest area, tidak masalah. Karena bagi sebagian orang, lebih mudah untuk istirahat di tempat tidur yang memadai supaya bugar kembali.
Namun patut dicatat, kasur dilipat kembali dan disimpan di bagasi ketika mau berangkat lagi. Gelar kasur akan menjadi masalah besar kalau dilakukan saat mobil berjalan. Berikut sebabnya:
1. Salahi Aturan Safety Driving
Dikutip dari Kompas.com, mengubah kabin menjadi kasur sudah menyalahi konsep safety driving. Segala sesuatu yang tidak terkait dalam kendaraan saat kendaraan tersebut mengalami benturan, terbalik, ataupun tertabrak, maka objek yang tidak terikat tadi akan bergerak dengan kecepatan mobil saat tabrakan.
Misalkan terjadi kecelakaan dan mobil melaju dengan kecepatan 100 km/jam, objek di dalam mobil yang tidak memakai sabuk pengaman juga akan melesat dalam kecepatan 100 km/jam. Tentu akan fatal akibatnya jika anak Anda terlempar dari kasur saat kecelakaan dan membentur benda lain di dalam mobil.
2. Posisi Duduk Anak Tidak Aman
Anak juga tidak dalam posisi aman ketika mobil berjalan. Karena tidak duduk dalam posisi normal, mereka akan terombang-ambing ketika mobil bermanuver, akselerasi, ataupun rem mendadak. Mereka bisa merasa mual dan sakit, atau berbenturan dengan temannya sehingga cidera.
Saat kendaraan bergerak, semua penumpang tanpa terkecuali wajib duduk sesuai posisi bangku dan menggunakan safety belt. Termasuk untuk anak-anak, tetap wajib duduk di jok kendaraan dengan baik. Artinya, mereka harus duduk dengan tenang dan menggunakan sabuk pengaman meskipun berada di baris kedua atau ketiga.
Sementara untuk anak yang belum bisa duduk di bangku, Anda bisa memanfaatkan child seat sesuai usia dan tinggi tubuhnya. Sekaligus upaya ini mengajarkan anak mengenai pentingnya safety driving sejak dini.
3. Mengganggu Kelistrikan dan Mekanikal Mobil
Dari sisi konstruksi mobil, memasang kasur di dalam kabin dapat merusak sistem kelistrikan atau mekanikal di dalam mobil. Seperti melepas bangku tengah dan bangku belakang supaya kasur muat. Kalau tidak hati-hati, dapat merusak komponen di dalam kabin.
Jelas akan berbahaya dan merugikan jika sampai merusak kelistrikan atau mekanikal, apalagi kalau sampai kena sensor-sensor yang Anda tidak paham skemanya. Sebaiknya tidak mengubah kabin mobil seperti memasang kasur meskipun alasannya untuk anak tercinta.
4. Gelar Kasur Hanya Ketika Mobil Berhenti
Menggelar kasur di kabin hanya diperbolehkan pada saat kendaraan berhenti supaya seluruh penumpang dapat tidur dengan nyaman. Atur perjalanan serta komunikasikan dengan seluruh anggota keluarga untuk menyesuaikan kenyamanan seluruh penumpang. Seperti mengatur waktu untuk bergantian menyetir dan beristirahat di rest area.
5. Istirahat di Toyota Posko Siaga
Ada solusi mudah ketika Anda dan keluarga membutuhkan waktu istirahat dalam perjalanan mudik Lebaran. Silakan manfaatkan Toyota Posko Siaga 24 Jam yang didirikan di beberapa lokasi strategis rute mudik, khususnya di rest area jalan tol.
Spesial bagi pelanggan, tersedia fasilitas selama istirahat di Toyota Posko Siaga. Terdiri atas ruang istirahat yang nyaman, dilengkapi pendingin udara, free snack & minuman, wifi gratis, TV satelit, dan kursi pijat otomatis, bersama kids corner dan game corner.
Selain dapat beristirahat, terdapat juga display Toyota Genuine Parts yang dan merchandise Toyota yang dapat dibeli oleh pelanggan. Pemilik mobil Toyota dapat melakukan general check-up kendaraan secara gratis di Toyota Posko Siaga yang beroperasi 24 jam penuh.
