
Tips
03 Jan 2024
Jaga Kondisi AC Mobil Setelah Liburan Nataru, Sekaligus Persiapan Masuk Musim Hujan
Saat perjalanan liburan Nataru yang panjang, AC mobil pasti bekerja keras untuk menjaga kesejukan penumpang di dalamnya. Saat cuaca panas, AC bekerja mendinginkan kabin. Begitu ada hujan, AC dinyalakan supaya kaca mobil tidak berembun.
Di jalan, kotoran dan debu dapat masuk dengan mudah ke dalam mobil. Ditambah kotoran yang terbawa oleh alas kaki para penumpang. Selain itu, ada penumpang yang makan sehingga remahan dan kotoran dapat berkumpul di dalam kabin.
Padahal, evaporator AC mengambil udara untuk didinginkan dari kabin mobil. Alhasil, ada potensi kotoran ikut terisap ke evaporator, khususnya kalau ternyata filter kabin yang menyaring udara menuju evaporator juga kotor.
Oleh karena itu, tidak boleh terjadi penumpukan kotoran di evaporator. Jika dibiarkan kotor dan tidak dibersihkan, ada potensi karat yang bisa membuat evaporator bocor. Hal ini berefek pada kualitas pendinginan yang menurun dan merembet pada kerusakan lainnya.
Kotoran juga akan membawa masalah lain seperti jamur yang tumbuh di evaporator. Selain membuat udara tidak dingin, dapat ikut merusak evaporator dan membawa bibit penyakit ke dalam kabin mobil.
Namun sebelumnya, cek kondisi filter kabin atau filter AC yang bertugas menyaring udara menuju evaporator. Filter kabin yang kotor akan mengganggu kinerja evaporator sehingga AC mobil tidak dingin. Termasuk risiko memicu penyakit pernapasan pada penumpang akibat udara AC yang kotor.
Selebihnya periksa komponen di dalam ruang mesin seperti kondensor, kompresor dan perangkat AC lainnya. Tetapi karena membutuhkan keahlian teknisi dan alat khusus, sebaiknya tugas ini diserahkan kepada bengkel resmi Toyota saat servis berkala.
