Veloz Hybrid EV Book Icon

Insight

18 Mar 2026

Jangan Parkir di Bahu Jalan Kalau Rest Area Tutup Karena Membeludak Ketika Mudik Lebaran, Pakai Hybrid EV Toyota Solusi Paling Mudah

Kejadian pengemudi yang berhenti di bahu jalan masih kerap kali dijumpai saat mudik dan libur Lebaran. Hal ini sering memicu efek domino, di mana satu pengemudi yang berhenti akan memancing pengemudi-pengemudi lainnya untuk ikut berhenti sehingga menimbulkan kemacetan panjang.


Selain itu yang paling penting, berhenti di bahu jalan berisiko kena tabrak dari belakang. Khususnya bila para penumpang keluar dari mobil yang memperbesar peluang kena senggol kendaraan lain. Karena itu sebaiknya dihindari berhenti di bahu jalan.


Dijelaskan oleh Kompas.com, pengguna jalan tol di masa mudik Lebaran sangat padat. Tidak heran kalau rest area sampai membeludak dan tidak dapat menampung pengunjung. Beberapa pengguna jalan yang tidak mau tertib, parkir di bahu jalan sehingga macet. Belum lagi risiko kena tabrak dari belakang.


Karena itu, polisi dan pengelola jalan tol akan menutup rest area tersebut sehingga pengemudi yang tidak dapat masuk nekat berhenti di bahu jalan. Berikut beberapa langkah mudah yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi ketergantungan kepada rest area jalan tol:


1. Isi Penuh Bahan Bakar

Silakan isi penuh bahan bakar sebelum berangkat supaya mengurangi kebutuhan mengisi di jalan. Langkah ini kurang efektif jika jarak tempuh cukup jauh karena wajib mengisi kembali BBM. Tetapi setidaknya mengurangi ketergantungan pada rest area di dekat kota Jakarta yang seringkali padat.


2. Keluar Dahulu dari Jalan Tol

Cara lainnya, Anda bisa keluar dari jalan tol sehingga tidak perlu mengandalkan rest area. Sesuaikan lokasi exit tol dengan sisa bensin dan kebutuhan lain seperti istirahat atau makan-minum. Silakan cari posisi pom bensin terdekat dari exit tol dengan aplikasi digital. 


Sambil isi bensin, Anda bisa lebih leluasa beristirahat, ke kamar mandi, atau makan. Jangan lupa bagi driver untuk tidur setidaknya 30 menit untuk mengembalikan kondisi tubuh.


Memang, waktu tempuh akan bertambah sekitar 1-2 jam, tetapi tidak perlu parkir di bahu jalan yang penuh risiko. Anda juga dapat memanfaatkan waktu untuk istirahat lebih tenang karena tidak mengganggu ketertiban di jalan tol. Tidak kalah penting, menghilangkan risiko mobil ditabrak kendaraan lain.


3. Ada Dua Driver yang Mengemudi Bergantian

Lebih baik jika ada 2 driver yang bergantian mengemudi setiap 2 jam sehingga terjaga kebugarannya. Tetapi jika berkendara sendirian, pastikan untuk istirahat setiap 2 jam untuk membuat tubuh rileks dan segar. Lakukan power nap pada periode ke-2 mengemudi atau setiap 4 jam untuk mengembalikan kebugaran tubuh.


4. Kendarai Mobil Hybrid Toyota

Mobil hybrid Toyota memiliki mesin efisien yang membuatnya makin hemat bensin dan rendah emisinya. Hasil pengujian sebuah media otomotif online, konsumsi bensin Yaris Cross HEV ‘hanya’ 31 km/liter. Terbaru, konsumsi bensin New Veloz Hybrid EV mencapai 28,9 km/liter.


Memang di momen mudik Lebaran akan sulit memperoleh konsumsi BBM seirit itu karena kondisi jalan yang bisa macet parah. Namun setidaknya mengurangi ketergantungan kepada pom bensin. Namun, Anda tetap harus istirahat untuk menjaga kondisi kendaraan dan pengemudi.


5. Manfaatkan Rest Area Kosong Pertama

Bila ternyata di dalam jalan tol ada rest area tidak penuh dan bensin mobil Anda tinggal setengah, jangan ragu untuk segera melakukan isi ulang. Itu lebih baik ketimbang terjebak macet di depan saat bensin tinggal sedikit. Pun Anda dan seluruh anggota keluarga bisa istirahat untuk memulihkan tenaga.


6. Cari Rute Paling Cepat

Lewat jalan tol tidak menjamin bebas macet. Namun lewat jalan antar kota pun harus berhati-hati, khususnya ketika masuk daerah perkotaan dengan adanya pusat keramaian seperti pasar tumpah. Anda bisa mengombinasikan kedua rute tesebut dengan memanfaatkan peta digital.