
Tips
13 Apr 2026
Kenapa Rem Mobil Terasa Bergetar Saat Mengerem Ini Penyebab yang Sering Diabaikan
Rem mobil yang terasa bergetar saat diinjak adalah kondisi yang sering dialami pengguna kendaraan, terutama pada mobil yang sudah digunakan cukup lama. Secara teknis, getaran ini terjadi karena adanya ketidakrataan atau gangguan pada sistem pengereman, terutama pada komponen seperti cakram, kampas rem, atau sistem suspensi. Jika dibiarkan, masalah ini bukan hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga berpotensi mengurangi efektivitas pengereman dan meningkatkan risiko kecelakaan.
Penyebab Utama Rem Bergetar yang Harus Anda Waspadai Sejak Awal
Cakram rem tidak rata (disc warp)
Terjadi karena panas berlebih. Umumnya muncul setelah pemakaian 20.000–40.000 km.Kampas rem aus tidak merata
Bisa terjadi jika kualitas kampas rendah atau pemasangan tidak presisi.Cakram rem kotor atau berkarat
Biasanya terjadi setelah mobil lama tidak digunakan.Baut roda atau velg tidak presisi
Torsi tidak merata bisa memicu getaran saat pengereman.Komponen kaki-kaki mulai aus
Seperti tie rod atau ball joint yang sudah longgar.
Dampak Jika Rem Bergetar Dibiarkan Terlalu Lama
Jarak pengereman bertambah hingga 10–20% lebih panjang
Kampas rem cepat habis tidak merata
Cakram makin rusak dan tidak bisa dibubut
Risiko kecelakaan meningkat, terutama di kecepatan tinggi
Kapan Harus Bubut dan Kapan Harus Ganti Cakram Rem
Catatan praktisi:
Batas minimum ketebalan biasanya berkurang sekitar 1–2 mm dari ukuran standar. Jika sudah melewati batas, jangan dipaksakan bubut.
Kesalahan Umum Pengguna yang Memicu Rem Bergetar
Sering rem mendadak di kecepatan tinggi
Menahan pedal rem setelah pengereman keras
Menggunakan kampas rem kualitas rendah
Tidak pernah balancing roda
Jarang servis sistem rem
Analisa Teknis Kenapa Rem Bisa Bergetar dan Cara Menanganinya Secara Tepat
Cakram Rem Tidak Rata Akibat Panas Berlebih
Cakram rem bekerja dengan cara menjepit kampas rem untuk memperlambat putaran roda. Saat sering melakukan pengereman mendadak, suhu cakram bisa mencapai 300–500°C.
Jika pendinginan tidak merata, cakram bisa mengalami deformasi (melengkung).
Dampaknya:
Permukaan tidak rata
Gesekan tidak stabil
Timbul getaran saat pedal diinjak
Solusi praktis:
Bubut cakram jika ketebalan masih aman
Ganti cakram jika sudah di bawah batas minimum (biasanya tertera di komponen)
Kampas Rem Aus Tidak Seimbang
Kampas rem idealnya aus secara merata. Namun dalam praktiknya, sering terjadi keausan sebelah karena:
Kaliper macet
Piston tidak bekerja optimal
Pemasangan tidak presisi
Tanda khas:
Getaran terasa saat kecepatan rendah hingga menengah (20–60 km/jam)
Suara berdecit atau kasar
Solusi:
Ganti kampas rem dengan kualitas baik
Pastikan pemasangan simetris kiri-kanan
Permukaan Cakram Kotor atau Berkarat
Jika mobil jarang digunakan, permukaan cakram bisa berkarat tipis. Saat rem digunakan:
Gesekan tidak merata
Terasa seperti “nyentak” atau bergetar
Kondisi ini umum terjadi jika mobil parkir lebih dari 1 minggu di area lembap.
Solusi:
Gunakan mobil secara rutin
Bersihkan cakram jika karat sudah tebal
Kesalahan Pemasangan Velg dan Torsi Baut
Baut roda yang dikencangkan tidak merata bisa menyebabkan:
Putaran roda tidak center
Timbul getaran saat pengereman
Standar torsi umum:
Mobil penumpang: sekitar 90–120 Nm
Jika tidak menggunakan torque wrench, risiko ketidakseimbangan sangat tinggi.
Solusi:
Kencangkan baut dengan pola silang
Gunakan alat ukur torsi
Komponen Kaki-Kaki Sudah Aus atau Longgar
Sistem pengereman tidak berdiri sendiri. Jika komponen seperti:
Tie rod
Ball joint
Bushing arm
sudah aus, maka saat rem diinjak akan muncul getaran karena roda tidak stabil.
Gejala tambahan:
Setir ikut bergetar
Mobil terasa limbung saat pengereman mendadak
Solusi:
Lakukan pengecekan kaki-kaki setiap 10.000–20.000 km
Ganti komponen yang sudah longgar
