
Tips
29 Sep 2025
Keringkan Bodi dan Kaca Mobil Setelah Terkena Hujan, Bisa Bikin Repot Jika Dibiarkan
Air hujan yang mengenai bodi mobil jangan sampai dibiarkan mengering sendiri. Meski terlihat sepele, kebiasaan malas melap mobil setelah hujan justru bisa menimbulkan masalah serius pada tampilan dan kondisi mobil Anda.
Dilansir dari Liputan6.com, air hujan mengandung zat tertentu yang berpotensi menimbulkan jamur hingga karat jika dibiarkan terlalu lama. Lantas, mengapa mobil harus segera dilap setelah kena hujan?
1. Air Hujan Mengandung Garam dan Polutan
Di daerah dekat pantai, air hujan biasanya mengandung garam dengan pH rendah (sekitar 3–5) yang dapat mempercepat karat pada bodi mobil. Sementara di daerah perkotaan dengan polusi tinggi, air hujan membawa polutan berbahaya yang bisa menempel di cat mobil.
2. Memicu Jamur pada Kaca dan Bodi
Jika air hujan dibiarkan mengering sendiri, sisa mineral dan kotoran akan menempel. Kondisi ini membuat kaca mudah berjamur, dan cat mobil terlihat kusam. Kalau dibiarkan akan sulit dihilangkan sehingga membutuhkan treatment khusus.
3. Perubahan Cuaca Mempercepat Kerusakan
Ketika hujan berhenti lalu berganti panas, air yang mengering karena sinar matahari dapat meninggalkan noda permanen. Hal ini mempercepat proses munculnya jamur dan karat.
Tips Merawat Mobil Setelah Terguyur Hujan
Agar mobil tetap awet dan tampil bersih, coba terapkan langkah berikut:
1. Segera bilas dengan air bersih sebelum dilap. Ini membantu menghilangkan kandungan garam atau polutan yang menempel di bodi.
2. Gunakan lap mikrofiber khusus untuk mengeringkan mobil. Jangan gunakan lap yang sama untuk kaca dan bodi, karena kotoran kecil bisa memicu goresan.
3. Keringkan hingga tuntas, terutama di celah pintu, kaca, dan area tersembunyi lain yang rawan menyimpan sisa air.
4. Lakukan wax atau coating secara berkala agar cat mobil memiliki lapisan pelindung tambahan sehingga lebih tahan dari jamur dan karat.
