
Tips
08 Jun 2023
Kondisi Jalan Tol yang Bikin Ban Selip dan Berbahaya Jika Pengemudi Tidak Waspada
Banyak potensi masalah dapat terjadi di jalan tol. Seperti mengantuk yang berasal dari diri sendiri atau rem blong akibat mobil yang tidak terawat. Selain itu, ada potensi masalah lain dari kondisi jalan yang dapat membuat kamu kesulitan mengontrol mobil lantaran ban selip.
Dilansir dari kompas.com, kamu wajib lebih waspada ketika berkendara di jalan tol. Sebab dalam kondisi kering sekalipun, ban mobil tetap berpotensi selip. Kalau sampai tidak dapat dikendalikan, mobil akan mengalami kecelakaan, apalagi kalau sampai melibatkan kendaraan lain.
Kamu harus memperhatikan area-area jalan tol yang berbahaya dan bisa membuat ban mobil selip. Jangan alihkan perhatian dari jalan, dan selalu scan keadaan jalan jauh ke depan dari risiko masalah. Berikut beberapa kondisi jalan yang wajib kamu waspadai.
1. Perbedaan Jenis Permukaan Jalan
Tentu kamu pernah menemui jalan yang berbeda jenis permukaannya. Dari mulanya aspal lalu berganti beton, atau sebaliknya. Perbedaan jenis permukaan jalan membuat ban butuh waktu untuk mengelola traksinya. Meskipun sesaat, namun akan berbahaya jika telapak ban gundul, mobil terlalu kencang, serta manuver atau pengereman mendadak.
2. Perbedaan Tinggi Permukaan Jalan
Perpindahan dari aspal ke beton atau sebaliknya dapat membuat perbedaan level atau tinggi permukaan jalan. Dapat pula kamu rasakan saat melewati jembatan yang membuat mobil loncat jika overspeed. Termasuk pula ketika pindah ke bahu jalan yang sering dibuat lebih miring untuk kebutuhan drainase air hujan.
3. Jalan Bergelombang
Jalan bergelombang membuat ban mobil selip dan sulit dikendalikan. Perbedaan ketinggian permukaan jalan yang dilalui oleh ban kanan dan kiri memberikan tantangan tersendiri yang harus diwaspadai. Sering tidak terpantau karena terlihat normal dari jauh, segera lepaskan kaki dari pedal gas dan pertahankan arah kemudi lurus ke depan.
4. Lubang di Jalan
Lubang merupakan momok kendaraan jika gagal diantisipasi karena ban tidak menapak jalan dan membuatnya selip. Yang paling dikhawatirkan, sanggup membuat kaki-kaki mobil rusak, bahkan ban dan pelek mobil pecah kalau lubang terlalu dalam dan dihantam dengan kecepatan tinggi.
5. Tumpahan Oli atau Cairan Lainnya
Tumpahan oli atau cairan lainnya terbilang sulit dipantau akibat tersamarkan oleh permukaan jalan karena hanya berupa tetesan. Kamu baru sadar ketika mobil tiba-tiba sulit dikendalikan. Meskipun hanya sedikit, tumpahan oli dapat membuat ban mobil selip dan sangat berbahaya akibat permukaan jalan menjadi licin.
6. Hujan Deras
Banyak orang menganggap sepele hujan karena merasa air langsung mengalir keluar dari jalan. Padahal, sistem drainase di jalan tol membutuhkan waktu untuk membuang limpahan air hujan. Atau ketika ada permukaan jalan yang kurang rata sehingga menimbulkan genangan air. Akibatnya ban mobil selip karena terkena aquaplaning.
Solusi terbaik dari kondisi jalan yang membuat ban selip adalah mata secara konsisten dan berkala memantau kondisi di depan, belakang, dan samping mobil. Langkah selanjutnya kalau melihat kondisi berbahaya tersebut adalah mengurangi kecepatan mobil secara gradual hingga batas yang menurut kamu aman.
Pastikan arah kemudi lurus ke depan untuk menjaga grip ban tetap baik. Kalau aman, kamu dapat melakukan manuver menghindar ketika menemui lubang jalan. Namun jika kondisi di sekitar, terutama di belakang tidak aman, hindari pindah lajur karena akan memicu masalah lain yaitu ditabrak dari belakang.
