
Tips
24 Mei 2024
Menjadi Saksi Kecelakaan di Jalan, Berikut Pertolongan Pertama yang Dapat Dilakukan, Jangan Asal Membantu Korban
Dalam beberapa pekan ini social media ramai oleh berita kendaraan yang terlibat kecelakaan di jalan. Tidak hanya menyebabkan kerugian material, tapi juga korban jiwa. Hal tersebut jelas membahayakan jika tidak ada tindakan pertolongan pertama yang cepat untuk menyelamatkan penumpang.
Dikutip dari Kompas.com, penting bagi Anda sebagai pengemudi untuk memahami etika dan tindakan yang dapat diambil saat bertemu dengan situasi seperti itu. Ada beberapa edukasi penting yang harus diketahui saat ingin memberikan bantuan pada kecelakaan di jalan.
Perhatikan Situasi Jalan
Perhatikan dahulu situasi jalan yang menjadi tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan. Jika situasi ramai dan dipenuhi kendaraan, jangan berhenti karena hanya akan menambah rumit lalu lintas. Kalau jalan tidak terlalu lebar dan situasi ramai seperti di siang hari, sebaiknya Anda tidak berhenti.
Bukannya tidak punya hati, justru ini bantuan yang bisa Anda berikan dengan cara menjaga jalan supaya tidak macet. Jalan yang terlalu padat bisa menghalangi akses tim penyelamatan seperti ambulans untuk segera tiba di lokasi.
Pasang Tanda Bahaya di Belakang Mobil Korban
Yang utama adalah memasang rambu segitiga pengaman atau lampu hazard di bagian belakang TKP. Kalau tidak ada segitiga pengaman, Anda dapat menggunakan benda lainnya seperti batang pohon sebagai penanda ke mobil di belakang.
Waspada Kondisi Sekitar Mobil
Sebelum mendekati korban kecelakaan, pastikan bahwa tindakan Anda aman. Periksa potensi bahan bakar mengalir, terbakar, ada zat asam, atau kabel terbuka. Jika ini masalahnya, sebaiknya tidak memberikan bantuan dan cukup menghubungi layanan darurat.
Periksa Kondisi Korban dengan Hati-hati
Memeriksa korban tidak boleh sembarangan. Jika korban sadar, tanyakan apakah ia membutuhkan bantuan. Jika korban menjawab ya, berikan bantuan terbaik yang Anda bisa. Jika korban mengatakan tidak, sebaiknya Anda menunggu bantuan profesional datang.
Alih-alih menyelamatkan, malah Anda bisa membuat kondisi korban kian buruk. Termasuk dalam hal mengangkat dan memindahkan korban ke tempat yang lebih aman. Jika tidak mengetahui prosedur pemindahan korban, hal ini bisa memperparah kondisinya.
Jangan Nekat Memberikan Bantuan
Jangan nekat memberikan bantuan karena Anda bukan orang yang memiliki kompetensi di bidang medis. Kalau mencoba menolong tapi asal-asalan, luka korban bisa tambah parah. Fokus utama adalah untuk mengamankan area sekitar TKP dan menghubungi pihak terkait yang berwenang dan terlatih.
