Veloz Hybrid EV Book Icon

Tips

14 Jan 2026

Pastikan Tidak Menginjak Pedal Rem, Apa yang Harus Dilakukan Ketika Ban Mobil Pecah di Jalan?

Kecelakaan tunggal akibat ban pecah masih sering terjadi di ruas jalan tol. Sayangnya, masih banyak orang yang tidak tahu bagaimana mengendalikan mobil yang mengalami pecah ban. Dikutip dari Kompas.com, ketika mengalami pecah ban, hal pertama yang harus dilakukan adalah jangan panik dan tidak langsung menginjak pedal rem.

Penyebab ban pecah di jalan biasanya karena kurangnya tekanan udara pada ban. Maka dari itu, pemilik kendaraan disarankan untuk selalu menjaga tekanan angin ban sesuai rekomendasi pabrikan. Lakukan pengecekan ban saat servis berkala di bengkel resmi Toyota.

Ada beberapa hal lain yang harus diperhatikan supaya mobil tidak sampai kehilangan kendali. Reaksi spontan seperti langsung menginjak pedal rem justru bisa memperparah keadaan, bahkan berujung kecelakaan fatal. Berikut beberapa hal yang harus dilakukan saat ban mobil pecah:

1. Jangan Injak Pedal Rem

Secara refleks, Anda akan menginjak pedal rem saat ban mobil pecah, apalagi saat kecepatan tinggi. Padahal ketika rem diinjak, bobot mobil akan pindah ke depan dan setir menarik ke arah ban yang pecah. Sulit bagi Anda untuk memprediksi arah gerak mobil, bahkan mobil bisa terpelanting dan terbalik.

2. Pertahankan Arah Kemudi Lurus ke Depan

Perhatikan ban yang pecah. Jika ban depan, kemudi harus ditahan lurus ke depan lebih kuat karena mobil akan tertarik ke arah ban yang pecah. Ban belakang yang pecah relatif dapat dikendalikan karena kontrol tetap ada di ban depan. Jangan pernah membelokkan setir ke arah berlawanan yang akan membuat mobil terguling.

3. Jauhkan Kaki dari Pedal Kopling

Untuk mobil transmisi manual, segera jauhkan kaki kiri dari pedal kopling. Saat pedal kopling diinjak, mobil malah akan meluncur deras tidak terkendali karena tidak tertahan oleh putaran mesin.

4. Jangan Pindahkan Posisi Transmisi ke Netral

Biarkan posisi gigi perseneling dan jangan dipindahkan ke netral. Efeknya sama dengan menginjak pedal kopling karena putaran ban tidak tertahan oleh putaran mesin. Cukup pertahankan arah kemudi supaya tetap lurus ke depan. Hal serupa juga dapat Anda lakukan pada mobil matik.

5. Lepaskan Injakan pada Pedal Gas

Biarkan kecepatan mobil turun dengan sendirinya begitu terdeteksi ada ban mobil yang pecah. Dengan begitu. Anda bisa fokus pada upaya mengendalikan arah mobil. Tetap tenang sampai mobil terkendali dan kecepatan turun di bawah 20 km/jam.

6. Masuk ke Bahu Jalan Tol

Ketika situasi mulai terkendali, aktifkan lampu sein kiri dan arahkan kendaraan ke lajur kiri jalan tol secara perlahan. Terus pantau kondisi di belakang via kaca spion untuk memastikan tidak ada mobil lain yang melaju kencang. Ketika sudah cukup lambat, masuk ke bahu jalan dan biarkan mobil berhenti dengan sendirinya.

7. Tidak Panik Meskipun Sulit

Meskipun sulit, Anda tidak boleh panik dan harus tetap fokus mengendalikan mobil. Begitu panik, justru akan mengambil tindakan yang salah dan mobil makin sulit dikendalikan. Apalagi kalau sampai melakukan kesalahan fatal yaitu menginjak pedal rem.

8. Berlatih Menghadapi Pecah Ban di Jalan Tol

Pelatihan keselamatan berkendara sangat penting untuk membentuk refleks yang benar saat menghadapi kondisi darurat seperti ban pecah. Banyak kasus kecelakaan akibat ban pecah yang sebenarnya bisa dicegah jika pengemudi tahu teknik yang tepat. 

Keselamatan di jalan adalah soal persiapan dan pengetahuan. Ban pecah memang tak bisa ditebak, tapi reaksi Anda bisa menentukan hasil akhirnya. Selain itu, Anda wajib rutin memeriksa kondisi ban dan tekanannya, termasuk servis berkala di bengkel resmi Toyota untuk memastikan ban dan rem mobil dalam keadaan prima.