Veloz Hybrid EV Book Icon

News & Event

27 Des 2023

Patuhi Saat Libur Nataru, Ini Sebab Ada Aturan Batas Kecepatan Mobil di Jalan

Beberapa keluarga memutuskan untuk menggunakan mobil saat menjalankan libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru) yang tinggal sebentar lagi. Namun sebelumnya, Anda harus paham ada batas kecepatan mobil, baik di jalan arteri maupun jalan tol.

Jalan raya adalah milik bersama dan menjaga kecepatan aman wajib Anda terapkan. Bukan tanpa sebab, kecepatan menjadi salah satu kunci terciptanya keselamatan berkendara. Termasuk menjaga ketertiban dan kelancaran arus lalu lintas.

Batas Kecepatan di Jalan Tol

Menurut Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 111 Tahun 2015 tentang Tata Cara Penetapan Batas Kecepatan, batas kecepatan mobil di jalan tol luar kota paling rendah adalah 60 km/jam dan paling tinggi adalah 100 km/jam.

Sementara itu, batas kecepatan mobil di jalan tol dalam kota adalah paling rendah 60 km/jam dan paling tinggi 80 km/jam. Bukan hanya di jalan tol, aturan tentang batas kecepatan juga dibuat di jalan biasa. Berikut aturannya:

- Batas kecepatan di jalanan antar kota adalah paling tinggi 80 km/jam.

- Batas kecepatan di kawasan perkotaan adalah paling tinggi 50 km/jam.

- Batas kecepatan di kawasan pemukiman adalah paling tinggi 30 km/jam.

Sebab Kecepatan Kendaraan Perlu Dibatasi

Dikutip dari Otoklix.com, kecepatan kendaraan perlu dibatasi dengan alasan-alasan berikut:

1. Keselamatan di Jalan 

Batasan kecepatan yang ditetapkan bertujuan untuk melindungi keselamatan semua pengguna jalan. Kecepatan yang terlalu tinggi dapat menyebabkan kecelakaan lalu lintas yang serius dan berpotensi mengakibatkan cidera serius.

2. Perbedaan Topografi Jalan

Perbedaan topografi jalan juga membuat kecepatan kendaraan harus dibatasi. Seperti jalan di perbukitan dengan kontur jalan naik-turun tidak bisa sekencang di jalan tol yang lurus. Belum lagi memperhitungkan kecepatan angin dan kondisi tanah setempat yang berbeda.

3. Pengendalian Kendaraan

Mengemudi dengan kecepatan yang melebihi batas dapat membuat Anda kehilangan kendali atas kendaraan. Kecepatan tinggi membuat waktu reaksi menjadi lebih pendek, sehingga sulit untuk menghindari bahaya atau merespons situasi darurat dengan tepat.

4. Menjaga Jarak Pengereman 

Kecepatan tinggi membutuhkan jarak pengereman yang lebih jauh. Dalam situasi darurat, jarak pengereman yang lebih pendek dapat membuat perbedaan antara menghindari tabrakan atau terlibat kecelakaan serius. Apalagi saat libur Nataru, muatan mobil penuh dan ada potensi turun hujan yang kian menyulitkan.

5. Menjaga Kelancaran Arus Lalu Lintas

Kalau Anda berkendara terlalu pelan, risikonya arus lalu lintas di belakang akan terhambat dan membuat jalan macet. Apalagi kalau melewati jalan yang sulit untuk menyalip mobil di depan. Ditambah, mobil yang berlari terlalu pelan berisiko ditabrak dari belakang oleh kendaraan lain yang lebih kencang.

6. Melewati Lokasi Keramaian

Di beberapa lokasi keramaian, Anda wajib mengurangi kecepatan mengingat ada bahaya dari pejalan kaki dan pengguna kendaraan kecil seperti becak dan gerobak. Lokasi tersebut di antaranya adalah sekolah, pasar, rumah sakit, dan pusat keramaian lainnya.

7. Mengurangi Emisi

Kecepatan yang tinggi menghasilkan konsumsi bahan bakar dan emisi yang lebih besar. Dengan membatasi kecepatan mobil, Anda dapat mengurangi polusi udara dan kontribusi terhadap perubahan iklim yang lebih baik.

8. Efisiensi Energi

Mengemudi dengan kecepatan yang stabil dan terkendali dapat meningkatkan efisiensi penggunaan bahan bakar. Kecepatan yang terlalu tinggi cenderung menghabiskan lebih banyak bahan bakar, yang tidak hanya mahal tetapi juga berkontribusi pada kelangkaan sumber daya energi.