
Tips
17 Jan 2025
Survei Membuktikan: Masyarakat Diklaim Lebih Tertarik Memiliki Mobil Hybrid, Berikut Keuntungan Mengendarai Mobil Hybrid Toyota
Survei terbaru bertajuk “Unveiling Electric Vehicle: Trends and Audience Preferences” mengungkap fakta menarik. Dilansir dari Kompas.com, mayoritas masyarakat Indonesia ternyata lebih memilih kendaraan hybrid dibandingkan teknologi elektrifikasi lain.
Hybrid Electric Vehicle (HEV) dianggap sebagai solusi paling realistis di tengah keterbatasan infrastruktur dan ketergantungan pada bahan bakar fosil. Dengan 91 persen responden menunjukkan minat tinggi untuk beli mobil hybrid, survei ini menyoroti optimisme konsumen terhadap teknologi ramah lingkungan, terutama jika harga kendaraan semakin terjangkau.
Lebih jauh, survei melibatkan 575 responden yang mencerminkan atas berbagai segmen masyarakat. Dari sisi pendapatan, mayoritas responden berada pada rentang Rp 15 juta sampai Rp 20 juta per bulan. Selain itu, profil gender cukup seimbang, di mana 51 persen responden laki-laki dan 49 persen sisanya ialah perempuan.
Hasil survei menunjukkan bahwa kendaraan hybrid lebih diminati dibandingkan Battery Electric Vehicle (BEV) dan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV). Preferensi ini dipengaruhi oleh ketergantungan masyarakat pada bahan bakar fosil dan keterbatasan infrastruktur.
Lebih lengkap, sebanyak 91 persen responden menyatakan minat tinggi untuk membeli mobil hybrid, terutama jika harga berada di bawah Rp 300 juta. Maka diharapkan ke depan adanya variasi teknologi yang lebih luas untuk memenuhi kebutuhan konsumen.
Survei juga menunjukkan bahwa masyarakat mendukung diversifikasi teknologi elektrifikasi. Mobil hybrid menjadi yang paling dikenal luas, dengan 79 persen responden familiar terhadap teknologi ini. Mobil jenis ini dinilai sebagai solusi transisi yang ideal menuju elektrifikasi penuh, karena efisiensi bahan bakarnya yang tinggi dan pengurangan emisi yang signifikan.
Keuntungan Menggunakan Mobil Hybrid Toyota
Dikutip dari Instagram Toyota Indonesia, dengan teknologi hybrid Toyota yang canggih, konsumsi bahan bakar menjadi jauh lebih efisien. Toyota Hybrid System (THS) merupakan pengendali hybrid engine Toyota yang menggunakan Series-Parallel Hybrid System.
Terdiri atas beberapa komponen utama, yaitu mesin bensin, motor listrik, generator listrik, Power Control Unit PCU), dan Power Split Device (PSD). Girboks khusus membagi distribusi tenaga dari motor bakar, motor listrik, dan generator listrik.
Pengalaman panjang mengembangkan HEV, membuat THS sanggup memberikan efisiensi mesin yang secara halus dan tanpa jeda berpindah antara penggerak mesin bensin dan motor listrik. THS meningkatkan sinergi keduanya dalam memperoleh efisiensi terbaik sehingga hemat BBM.
Teknologi ini juga membuat emisi yang dikeluarkan menjadi semakin sedikit. Sentuhan pada motor listrik dengan torsi besar yang cocok untuk lalu lintas perkotaan yang padat, membuat kinerja full electric HEV Toyota semakin lama. Sehingga konsumsi bensin dan emisi karbon dapat ditekan sangat rendah.
Dari feed Instagram Toyota Indonesia, disebutkan bahwa Kijang Innova Zenix HEV sanggup menekan emisi hingga 40%. Selain itu, dari feed Instagram Toyota Indonesia lainnya, disebutkan bahwa media GridOto mencatat konsumsi bensin Kijang Innova Zenix HEV sehemat 19,2 km/liter.
Satu lagi keuntungan yang secara tidak langsung dirasakan oleh pelanggan adalah berkurangnya waktu yang dipakai untuk mengisi BBM di pom bensin. Aktivitas ini cukup menyita waktu dan ada potensi antre sehingga waktu yang dibutuhkan tambah lama.
Katakan biasa isi bensin 2 kali seminggu, dengan menggunakan Hybrid EV Toyota cukup satu kali dalam seminggu karena irit BBM. Dengan semakin jarang isi bensin, waktu yang terbuang dapat dimanfaatkan untuk hal lainnya yang lebih produktif.
