Veloz Hybrid EV Book Icon

Tips

30 Des 2024

Tips Bawa Barang Bawaan Saat Balik dari Libur Nataru, Atur Supaya Distribusi Bobot Mobil Terjaga

Jangan lengah dan tetap waspada saat balik dari mudik atau liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Karena perjalanan balik tetap menyimpan banyak potensi masalah seperti macet panjang, hujan, atau masalah terkait kondisi mobil yang turun akibat ‘jam terbang’ yang tinggi selama perjalanan.

Salah satu persoalan waktu balik ke rumah adalah terkait barang bawaan. Dikutip dari Auto2000.co.id, ada 2 jenis oleh-oleh yang kerap Anda bawa saat balik dari libur panjang, yaitu oleh-oleh berupa makanan atau merchandise, serta pakaian kotor yang menumpuk.

Mengapa atur muatan penting saat balik dari libur Nataru? Kendaraan memiliki keterbatasan daya angkut sesuai peruntukannya sehingga tidak dapat dipaksakan memuat semua anggota keluarga dan barang bawaan.

Mobil yang mengalami overload menjadi sulit dikendalikan, seperti mudah limbung, tidak kuat menanjak, dan tidak mudah berhenti. Jika dibiarkan akan memicu masalah besar seperti kecelakaan.

Barang Bawaan Bertambah

Idealnya, penumpang dan barang bawaan saat balik sama jumlahnya dengan waktu berangkat. Namun karena jadwal yang padat atau malas, pakaian kotor tidak diatur kembali sehingga menambah beban barang bawaan yang mesti dibawa pulang.

Sementara oleh-oleh merupakan buah tangan yang jadi menu wajib untuk dibawa pulang dan akan menambah banyak barang bawaan. Meski demikian, keselamatan berkendara dan kenyamanan penghuni kabin harus tetap menjadi prioritas.

Atur Barang Bawaan Supaya Aman dan Nyaman

Supaya tidak menjadi masalah yang dapat memicu masalah baru seperti pertengkaran dengan pengguna jalan lain atau bahkan kecelakaan, Anda harus mengatur barang bawaan supaya perjalanan balik dapat berlangsung aman dan nyaman.

Hitung dulu daya angkut maksimal mobil via buku manual atau dengan menghitung load index ban. Perkirakan berapa berat total penumpang untuk memperoleh berat barang bawaan yang boleh dibawa. Dari sini Anda bisa menghitung seberapa banyak muatan tambahan yang bisa dimasukkan ke mobil.

Sebenarnya ada cara paling efektif jika ingin tetap beli buah tangan tanpa membebani mobil. Anda bisa memanfaatkan jasa ekspedisi untuk mengantarkan barang belanjaan ke rumah. Beberapa gerai oleh-oleh besar bahkan sudah punya jasa ekspedisi sendiri.

Persiapan Membawa Barang di Bagasi Mobil

Sebelum balik, isi tekanan udara ban sesuai rekomendasi Toyota, jangan diukur ketika mobil sudah diisi penuh oleh orang dan barang. Untuk mobil sedan seperti Corolla Altis atau Vios, lebih mudah mengatur barang lantaran adanya bagasi terpisah.

Namun pada prinsipnya, pengaturan barang di bagasi sama saja yakni menjaga distribusi bobot mobil. Barang paling berat seperti kopor besar diletakkan di bagian dalam sisi tengah bagasi.

Lanjut barang yang lebih ringan ke sisi kiri kanannya dengan posisi saling mengunci agar tidak mudah bergerak. Barang bawaan yang sering dibuka seperti tas pakaian, letakkan paling belakang sehingga mudah dijangkau saat buka bagasi.

Makanan ringan dan mainan anak bisa diletakkan dalam wadah khusus sehingga bisa ditaruh di dalam kabin. Manfaatkan rongga penyimpanan di pintu, konsol tengah, dasbor, dan di balik sandaran bangku depan sebagai tempat penyimpanan.

Atur Barang Bawaan di Kabin Penumpang

Jangan asal meletakkan barang bawaan di kabin karena begitu terjadi sesuatu, seperti mobil mengerem mendadak, ada risiko menciderai penumpang. Jika bagasi sudah full dan bangku belakang hanya diisi 2 orang, bagian tengah bangku bisa ditaruh kardus oleh-oleh.

Namun jika penuh, oleh-oleh bisa diletakkan di bawah jok. Pastikan jangan sampai mengganggu kenyamanan.

Mobil SUV dan MPV seperti Avanza dan Rush lebih mudah dalam urusan managemen barang bawaan karena kabinnya yang lebih luas. Apalagi kalau penumpangnya cuma 4 - 5 orang. Tinggal lipat bangku baris ke-3, Anda bisa leluasa menyusun barang bawaan seperti di bagasi mobil sedan.

Letakkan barang yang dibutuhkan di sisi paling atas agar mudah dijangkau. Gunakan cargo net supaya barang tidak berantakan dan jangan tumpuk barang melebihi tinggi sandaran jok sehingga mengganggu visibilitas sopir atau terlempar ke depan saat rem mendadak.

Idealnya mobil dengan 3 baris bangku cukup diisi oleh 6 orang dengan konfigurasi 2-2-2 sehingga memberi akses cukup untuk ruang gerak dan menjaga kenyamanan. Anda juga bisa menyelipkan barang atau oleh-oleh di antara penumpang.

Maksimalkan bagasi dengan menumpuk barang seefisien mungkin dan manfaatkan rongga penyimpanan kabin seoptimal mungkin. Kolong bangku mobil jenis SUV atau MPV relatif bisa diselipkan barang bawaan kecil. Sepanjang tidak mengurangi kenyamanan dan tidak overload, Anda bisa atur sebaik mungkin.

Cek Kondisi Mobil

Ada beberapa komponen mobil yang akan bekerja keras ketika daya angkut mobil mencapai titik maksimal, yaitu mesin, kaki-kaki, dan rem mobil. Sedikit saja ada masalah, akan membuat perjalanan menjadi tidak aman dan nyaman.

Anda dapat memeriksa kondisi mobil di kota tujuan wisata atau mudik Nataru dengan melakukan servis berkala di bengkel resmi Toyota. Meskipun dalam momen liburan, bengkel resmi Toyota tetap buka normal di hari kerja, di mana beberapa bengkel siaga tetap buka di hari libur nasional.