
Tips
16 Sep 2025
Tips Mengemudi Aman di Persimpangan Jalan dengan Lampu Lalu Lintas, Wajib Patuh Demi Keamanan Semua Orang
APILL (Alat Pemberi isyarat Lalu Lintas) menurut UU
No. 22 Tahun 2009 adalah perangkat elektronik yang menggunakan isyarat lampu
untuk mengatur lalu lintas orang dan atau kendaraan di persimpangan atau pada
ruas jalan.
Alat ini mempunyai fungsi untuk mengatur kendaraan
atau pejalan kaki yang memanfaatkan badan jalan. Sehingga memberikan kesadaran
dan peringatan bagi pengguna jalan serta meningkatkan keselamatan dengan
mengurangi titik konflik pada persimpangan jalan.
APILL hanya sebagai alat bantu agar pengguna jalan
dapat lebih waspada dan berhati-hati di jalan supaya tercipta keselamatan
berkendara. Tetap dibutuhkan kesadaran dari para pemakai jalan dalam mematuhi
peraturan lalu lintas untuk keamanan bersama.
Dikutip dari Detik.com, apapun alasannya, menerobos
lampu merah tidak dibenarkan karena berpotensi kecelakaan lalu lintas. Dapat
dipastikan bahwa pengemudi mobil yang menerobos lampu lalu lintas adalah orang
egois yang mengabaikan keselamatan diri sendiri dan orang lain.
Berikut tips berkendara yang aman dan nyaman saat berada
di kawasan dengan lampu lalu lintas:
1. Berkendara dalam Kecepatan
Rendah
Saat ingin melintasi suatu persimpangan yang terdapat
lampu lalu lintas, Anda harus mengurangi kecepatan mobil untuk mengantisipasi
bahaya. Meski saat itu lampu tengah menunjukkan warna hijau, bukan berarti Anda
dapat melaju secepat mungkin.
2. Pastikan Situasi di Sekitar Mobil
Aman
Walau sudah ada lampu lalu lintas, jangan sampai Anda
lengah dan tidak memperhatikan situasi sekitar. Apalagi jika ingin menyeberang
dan harus melewati persimpangan jalan yang padat, usahakan untuk melihat sisi
kanan dan kiri jalan.
Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang
tidak diinginkan, seperti pengendara yang nekat menerobos dan akhirnya
tabrakan. Soalnya, Anda tidak dapat mengendalikan pengendara dari arah lain,
maka salah satu cara yang aman adalah dengan mengendalikan diri sendiri.
3. Posisikan Kendaraan di Lajur
yang Tepat
Ada jalur sebelah kiri persimpangan jalan yang menunjukkan
rambu jalan terus. Jangan sampai Anda berhenti di jalur tersebut karena akan
menimbulkan kemacetan. Saat berada di lampu lalu lintas, berhenti tepat di
belakang zebra cross yang digunakan untuk pejalan kaki yang ingin menyeberang.
Posisikan pula mobil tidak salah lajur, misal paling
kanan padahal ingin lurus atau mau belok kanan tapi di lajur tengah. Begitu
lampu hijau, tidak saja mengganggu ketertiban namun juga berpotensi kena tabrak
dari belakang.
4. Jaga Jarak Aman Antar Mobil
Saat berhenti di lampu lalu lintas, usahakan menjaga
jarak dengan mobil di sekitar. Jangan sampai jaraknya terlalu dekat sampai
tidak bisa bergerak maju atau mundur. Hal ini untuk pencegahan, apabila suatu
saat terjadi hal yang tidak diinginkan sehingga Anda punya ruang untuk
menghindar.
5. Tidak Mengalihkan Perhatian
dari Jalan
Karena santai menunggu lampu hijau menyala, Anda malah
asyik bermain ponsel. Sampai tidak sadar lampu hijau menyala dan tidak siap
sehingga pengemudi lain terganggu. Atau saat melaju tidak sadar ada kendaraan
lain berbelok karena perhatian teralihkan ke layar ponsel.
6. Siap-siap Berhenti Saat Lampu
Kuning
Kebanyakan orang justru memacu kendaraan saat lampu
kuning menyala. Padahal lampu kuning merupakan isyarat untuk segera berhenti. Selain
itu, ada risiko saat melewati persimpangan lampu sudah menyala merah dan mobil
dari arah lain mulai melaju. Perilaku ini sangat rawan memicu kecelakaan.
