Veloz Hybrid EV Book Icon

Tips

17 Des 2025

Veloz Hybrid EV Lintas Nusa 2025: Bedah Spesifikasi New Veloz Hybrid EV Tipe Q, Konsumsi Bensin Terbilang Irit di Etape ke-2

PT Toyota-Astra Motor (TAM) resmi melepas ekspedisi “Veloz Hybrid EV Lintas Nusa 2025” dari Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa (2/12/2025). Flag-off ini menjadi tanda dimulainya perjalanan panjang satu unit New Veloz Hybrid EV yang akan dikemudikan secara estafet oleh 11 media nasional, menempuh rute dari Mandalika menuju wilayah barat Indonesia.

Ekspedisi ini dirancang sebagai pembuktian langsung kemampuan teknologi hybrid Toyota dalam menghadapi karakter jalan Indonesia yang sangat beragam, dari pantai hingga pegunungan, kota hingga pelosok desa.

Mengusung semangat Toyota Ada untuk Indonesia, perjalanan ini juga menjadi sarana menegaskan komitmen Toyota dalam menghadirkan ekosistem mobilitas elektrifikasi yang praktis, inklusif, dan relevan bagi masyarakat di berbagai daerah.

Ekspedisi ini hanya mengandalkan satu unit Veloz Hybrid EV yang akan menempuh perjalanan lebih dari 50 hari. Selama lebih dari 14 tahun, Veloz telah menjadi salah satu MPV favorit keluarga Indonesia, dan kini model hybridnya diuji langsung menghadapi rute berat yang dapat menguras seluruh kemampuan mobil.

Medan yang akan dilalui pun sangat beragam, mulai dari jalan tol yang mulus, jalan antar kota yang dinamis, lalu lintas perkotaan yang padat, jalan pegunungan berkelok yang naik turun, hingga jalur pedesaan yang memungkinkan off-road ringan.


Etape Kedua New Veloz Hybrid EV Lintas Nusa 2025

Dalam program Veloz Hybrid EV Lintas Nusa 2025, OTO Media Group berkesempatan untuk mencoba Veloz Hybrid di etape ke-2 dari Banyuwangi ke Bromo berjarak tempuh 444,3 km. Sebelumnya di etape pertama, Veloz Hybrid sudah lebih dulu menjelajah Lombok, Bali, dan finish di Banyuwangi. 

Disebutkan dalam konten OTO.com, unit yang dipakai adalah Veloz Hybrid Tipe Q. Toyota sendiri menawarkan mobil ini dalam 4 tipe berbeda: Veloz Hybrid V, Veloz Hybrid Q, Veloz Hybrid Q Modellista, dan Veloz Hybrid Q Modellista with Toyota Safety Sense (TSS).

Berdasarkan pengujian OTO.com, Veloz Hybrid memiliki  konsumsi BBM irit. Mengacu MID dengan jarak tempuh 350-an km, rata-rata BBM tembus di 22,6 km/liter. Rute yang digunakan hampir non tol, tidak menerapkan eco driving, dan mayoritas melewati jalanan menanjak, salah satunya kawasan Gumitir, Jawa Timur. 

Selain irit BBM, ternyata Veloz Hybrid khususnya varian Q menawarkan banyak hal menarik yang menjadikannya sebagai teman perjalanan jarak jauh ideal. Lengkapnya simak rangkuman di bawah ini. 


Mesin Efisien yang Bertenaga

Di balik kap mesin, Toyota Veloz Hybrid EV mengemas mesin 2NR-VEX yang juga dipakai Yaris Cross Hybrid. Meski basisnya sama, faktanya pabrikan melakukan kalibrasi teknis demi menyesuaikan dengan fungsi sebagai mobil keluarga 7-penumpang. 

Veloz Hybrid memakai mesin 1.500 cc, 4-silinder, 16-katup, DOHC dengan Dual VVT-i. Kemudian dipadupadankan dengan rangkaian elektrifikasi seperti motor dan baterai. Sehingga mampu menghasilkan tenaga 111 di 5.500 rpm. Sementara torsi dari mesin bensin mampu semburkan 121 Nm dan motor listrik sanggup suplai 141 Nm.

Veloz bermesin konvensional tenaganya sebesar 106 PS. Artinya, tenaga Veloz Hybrid meningkat 5 PS. Tak lupa transmisi e-CVT, bukan cuma bikin perpindahan gigi terasa halus, tapi juga berkontribusi pada performa guna melibas berbagai medan jalan.

Saat pengetesan, terutama di jalur menanjak seperti Gumitir hingga Bromo tak ada kendala berarti untuk Veloz Hybrid. Tenaga dan torsi disalurkan dengan presisi ke roda depan tanpa ada selip. Dorongan tenaga baik motor, mesin atau keduanya, mampu menaklukan rute menantang, khususnya dataran tinggi Bromo Tengger.


Posisi Berkendara yang Ideal dan Nyaman

Seperti Veloz bermesin internal combustion, Veloz Hybrid juga tetap menyuguhkan posisi berkendara ideal untuk driver. Ini yang menarik, seluruh varian Veloz Hybrid EV telah dilengkapi pengaturan setir tilt/teleskopik dan setelan bangku lengkap, mulai dari maju mundur, tinggi rendah, serta reclining. 

Visibilitas berkendara yang baik pun tetap dipertahankan. Jarak pandang luas di bagian depan, pun di bagian belakang, hingga visibilitas samping pada pilar A. Ini sangat membantu kami ketika melewati jalanan sempit, berkelok, kurang penerangan, atau secara garis besar mobil ini bisa dibilang minim blind-spot. 


Kabin dan Akomodasi Lapang

Sebagai mobil yang menawarkan kenyamanan berkendara, Veloz Hybrid EV memiliki kabin lega. Saat di sekitaran Lumajang, Jawa Timur, mobil ini diisi 6 orang penumpang dewasa dengan rincian 2 di depan, 2 di tengah, dan 2 di belakang. Porsi duduknya sama-sama bagus, ruang kepala tinggi dan ruang lutut menyisakan ruang lebar. 

Layout duduk ideal ini dihasilkan dari rancang wheelbase cukup panjang. Veloz Hybrid EV sendiri memiliki jarak sumbu roda 2.750 mm yang bisa mengakomodasi kenyamanan duduk semua penumpang meski digunakan untuk perjalanan jarak jauh. 

Selain itu, kemampuan angkut barang di dalam kabinnya juga juara. Bagasi utama bila bangku ketiga tegak masih bisa menyimpan 2 koper kabin dan 2 travel bag. Bila merasa kurang, tinggal rebahkan saja bangku belakang rata lantai yang bikin kemampuan bawa barangnya meningkat.


Fitur dengan Fungsionalitas Tinggi

Veloz Hybrid varian Q tetap mendapatkan fitur-fitur utama guna mendukung kenyamanan berkendara. Mobil ini dilengkapi peranti Auto Hold untuk menahan mobil tetap berhenti setelah pengemudi mengerem hingga berhenti total  tanpa perlu terus-menerus menginjak pedal rem. 

Ada juga fitur Electronic Parking Brake (EPB) yang memudahkan pengendaranya tanpa perlu menarik tuas rem tangan. EPB dapat memberi kesan interior yang lebih modern dan lapang. Selanjutnya hadir fitur Around View Monitor atau kamera 360 untuk mendapatkan visual real time lewat head unit dari berbagai sisi. 

Head unit Veloz Hybrid EV varian Q sudah dibekali fungsi Apple Carplay dan Android Auto secara wireless untuk memberikan pengalaman hiburan luas. Kemudian, seluruh varian juga sudah dilengkapi wireless charger smartphone di panel tengah dengan kemampuan pengecasan cepat. 

Urusan keamanan, Toyota Veloz Hybrid EV dilengkapi pengereman ABS, EBD, hingga fitur Vehicle Stability Control. Nah, buat beri keasyikan berkendara, mobil ini disuntik Drive Mode, dari Power, Normal, Eco, dan EV Mode. 


Sistem Hybrid yang Efisien dan Pintar

Veloz Hybrid menggunakan sistem series-parallel hybrid yang canggih. Sistem ini mengkombinasikan mesin bensin konvensional dengan motor listrik dan baterai untuk efisiensi bahan bakar dan performa optimal. 

Secara garis besar, sistem hybrid bekerja secara pintar. Atau menentukan secara mandiri mode mana yang paling sesuai dengan kebutuhan dan gaya berkendara. Setidaknya ada 3 cara kerja dari jenis hybrid yang diusung oleh Veloz terbaru: 

- Start & Kecepatan Konstan: Mobil dapat melaju hanya dengan menggunakan tenaga listrik (mode EV) saat baterai mencukupi, menghasilkan pengendaraan yang hening dan tanpa emisi.

- Akselerasi: Mesin bensin dan motor listrik bekerja bersama-sama untuk memberikan akselerasi yang lebih bertenaga dibandingkan versi bensin biasa.

- Pengereman/Deselerasi: Energi kinetik yang terbuang saat pengereman diubah menjadi energi listrik dan disimpan kembali ke baterai.