
Tips
19 Jan 2026
Waspadalah! Ban Mobil Bisa Lepas Sendiri di Jalan, Ini Penjelasannya
Viral di media sosial video yang menayangkan ban belakang sebuah mobil tiba-tiba terlepas di jalan Tol Sidoarjo-Surabaya. Ban menggelinding sendiri di jalan dan mengarah ke sisi kiri. Ban mobil kemudian menabrak pembatas jalan dan berhenti menggelinding. Pengemudi juga dengan sigap meminggirkan mobilnya ke bahu jalan.
Dikutip dari Detik.com, belum diketahui dengan pasti penyebab pasti dari insiden itu. Namun, ban terlepas saat berjalan bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Tentunya berkaitan dengan kondisi pendukung komponen ban lainnya.
Meskipun terlihat lucu, peristiwa ini tidak bisa dianggap ringan karena dapat memicu kecelakaan, baik mobil yang bannya lepas atau kendaraan lain di sekitarnya. Supaya mobil Anda tidak mengalaminya, ada beberapa faktor yang menyebabkan ban mobil bisa terlepas dari dudukannya ketika berjalan.
1. Pasang Mur Roda Kurang Kuat
Memasang mur roda kurang kuat adalah faktor terbesar yang membuat ban terlepas di jalan. Karena kendur, perlahan mur akan berputar sendiri dan akhirnya lepas. Baut yang sudah tidak dilengkapi mur akan mengalami tekanan yang sangat tinggi dan membuatnya patah sehingga ban terlepas.
Atau di kondisi tertentu, karena seluruh mur kendur maka ban terlepas dengan sendirinya ketika sudah tidak ada mur yang memegang baut roda. Bisa terjadi karena Anda lupa mengencangkan mur roda yang telah dipasang dan langsung menurunkan dongkrak ketika menggantinya.
2. Pasang Mur Roda Terlalu Kuat
Anda tetap harus hati-hati karena tidak boleh memasang mur roda terlalu kuat. Biasanya karena khawatir mur roda lepas di jalan, Anda memutarnya terlalu kuat, bahkan dibantu oleh alat pengungkit seperti pipa.
Cara seperti ini juga akan berdampak buruk karena mur roda yang diputar melebihi bebannya dapat membuat baut patah dan roda mobil terlepas ketika menerima beban di jalan. Gunakan kunci momen atau kunci torsi untuk memasang mur roda karena dapat diatur tingkat kekuatannya saat diputar.
3. Modifikasi Pakai Spacer atau Adaptor Pelek
Ketika memodifikasi pelek mobil dengan produk aftermarket, ada yang menambahkan spacer supaya posisi pelek agak keluar. Tujuannya agar bagian dalam pelek tidak menyangkut di kaki-kaki mobil atau bagian dalam sepatbor yang bisa membuat ban mobil tidak dapat belok.
Penggunaan spacer tidak disarankan lantaran bukan komponen bawaan mobil yang sudah menjalani proses riset saat pembuatan. Spacer juga membuat baut roda tambah pendek sehingga tidak dapat diikat secara sempurna oleh mur.
Meskipun baut diganti yang ulirnya lebih panjang, modifikasi ini tidak disarankan karena tidak diketahui kekuatan dari baut pengganti. Selain itu, penggunaan spacer mengubah sudut kaki-kaki mobil sehingga mengganggu kenyamanan dan pengendalian kendaraan.
Dan yang tidak kalah penting, jika ada masalah dan terbukti diakibatkan oleh penggunaan spacer, maka klaim garansi akan ditolak. Termasuk untuk Anda yang memasang adaptor pelek, bisa mengalami masalah sama dengan di atas.
4. Komponen Kaki-kaki Ada yang Rusak
Komponen kaki-kaki seperti as roda, bearing roda, ball joint, atau tie rod yang sudah lemah atau aus akibat pemakaian atau kerap terkena benturan keras. Sehingga ketika kembali mengalami benturan, roda terlepas dari dudukannya dan menggelinding sendiri.
Cara Mencegah Ban Lepas Sendiri
Lakukan pemeriksaan mur dan baut roda untuk memastikannya tetap terpasang dengan baik. Saat mencuci mobil, semprot mur dan baut dengan air bertekanan untuk menghilangkan kotoran dan pastikan kering guna mencegah karat.
Periksa kondisi fisik mur dan baut roda. Kalau ada potensi masalah seperti retak atau patah, segera ganti karena bisa menyebabkan kecelakaan fatal. Setelah mengganti ban mobil, sebaiknya lakukan pengecekan baut dan mur roda setelah berjalan selama 1-2 jam untuk memastikan roda tidak bermasalah.
Satu lagi cara menjaga supaya ban dan pelek mobil tidak lepas sendiri di jalan adalah dengan melakukan servis berkala. Teknisi bengkel resmi Toyota akan melakukan pengecekan kekencangan mur roda bersama pengecekan kondisi pelek dan ban mobil.