MPV
Card image cap
New Calya

Starting From
Rp156.000.000

Find Out More
Card image cap
All New Voxy

Starting From
Rp574.600.000

Find Out More
Card image cap
All New Veloz

Starting From
Rp286.000.000

Find Out More
Card image cap
All New Avanza

Starting From
Rp233.100.000

Find Out More
Card image cap
New Alphard

Starting From
Rp1.173.300.000

Find Out More
Card image cap
New Vellfire

Starting From
Rp1.343.700.000

Find Out More
Card image cap
New Venturer

Starting From
Rp494.400.000

Find Out More
Card image cap
New Kijang Innova

Starting From
Rp369.600.000

Find Out More
Card image cap
New Sienta

Starting From
Rp322.100.000

Find Out More
SEDAN
Card image cap
New Corolla Altis

Starting From
Rp493.600.000

Find Out More
Card image cap
New Vios

Starting From
Rp293.700.000

Find Out More
Card image cap
New Camry

Starting From
Rp711.200.000

Find Out More
SUV
Card image cap
Land Cruiser

Starting From
Rp2.389.500.000

Find Out More
Card image cap
New Rush GR Sport

Starting From
Rp278.800.000

Find Out More
Card image cap
All New Raize GR Sport

Starting From
Rp232.400.000

Find Out More
Card image cap
New Fortuner GR Sport

Starting From
Rp545.300.000

Find Out More
HYBRID
Card image cap
New C-HR Hybrid

Starting From
Rp583.000.000

Find Out More
Card image cap
New Corolla Altis Hybrid

Starting From
Rp545.000.000

Find Out More
Card image cap
New Camry Hybrid

Starting From
Rp844.100.000

Find Out More
HATCHBACK
Card image cap
New Agya GR Sport

Starting From
Rp158.500.000

Find Out More
Card image cap
New Yaris GR Sport

Starting From
Rp295.800.000

Find Out More
COMMERCIAL
Card image cap
New Dyna

Starting From
Rp354.900.000

Find Out More
Card image cap
New Hiace Commuter

Starting From
Rp543.000.000

Find Out More
Card image cap
New Hiace Premio

Starting From
Rp628.000.000

Find Out More
Card image cap
New Hilux D Cab

Starting From
Rp510.200.000

Find Out More
Card image cap
New Hilux S Cab

Starting From
Rp267.500.000

Find Out More
CORPORATE INFORMATION
TECHNOLOGY
OWNERSHIP
PRESSROOM
MOBILE INFO

Aturan Hukum dan Sebab Sopir Dilarang Merokok Saat Mengemudi Mobil

Aturan Hukum dan Sebab Sopir Dilarang Merokok Saat Mengemudi Mobil

Meskipun bukan cara yang baik, sebagian orang memilih merokok sembari mengemudi atau saat menjadi penumpang mobil.

Masalahnya, merokok bisa menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan maupun keselamatan semua pengguna jalan.

Makanya, merokok dan aktivitas mengganggu lainnya seperti bermain ponsel dilarang dan masuk ke dalam aturan pemerintah.

Aturan larangan melakukan aktivitas saat berkendara, termasuk merokok, terdapat dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Pasal 106 Ayat 1 menjelaskan bahwa:

“Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di Jalan wajib mengemudikan kendaraannya dengan wajar dan penuh konsentrasi.”

Bagi pengguna jalan yang melanggar ketentuan tersebut bisa dijerat sanksi pada Pasal 283:

"Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan secara tidak wajar dan melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi oleh suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi di Jalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 (tiga) bulan atau denda paling banyak Rp 750.000,00 (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah)."

Berikut alasan kamu dilarang merokok saat mengemudi mobil.

1. Mengalihkan Perhatian pada Rokok

Alasan pertama adalah karena pengemudi yang merokok akan mengalihkan perhatian pada rokok.

Secara refleks, mata kamu akan melihat ke bara api rokok setiap akan mengisapnya.

Kamu kehilangan pandangan ke jalan dengan jarak beberapa meter sesuai kecepatan kendaraan.

Meskipun kecepatan mobil kamu hanya 60 km/jam, maka kamu sudah tidak melihat jalan sejauh sekitar 20 meter.

Dan itu sudah cukup untuk menyebabkan kecelakaan di jalan jika di depan ada gangguan.

2. Gangguan Kesehatan Tubuh

Sudah banyak penelitian membuktikan bahwa merokok bisa menyebabkan berbagai macam penyakit, terutama penyakit pernapasan.

Merokok juga bisa memicu penyakit jantung yang merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia.

Jangan salah, perokok pasif yang berada bersama kamu di dalam mobil memiliki risiko penyakit yang sama.

Bahkan bisa lebih parah mengingat kabin mobil yang sempit dan tertutup.

3. Kabin Mobil Kotor dan Bau

Beberapa perokok membuka kaca mobil dan mematikan AC, namun upaya itu tidak banyak berpengaruh.

Asap rokok tetap akan bertahan di dalam mobil dan menempel di berbagai sudut kabin, terutama sekitar dasbor, setir dan panel pintu depan.

Aroma khas nikotin bakal terus menempel dan sangat sulit dihilangkan serta akan meninggalkan aroma tak sedap sampai kapanpun.

Cobalah perhatikan atap kabin mobil, jika ada bercak kuning berarti pemiliknya gemar merokok di dalam mobil.

Tidak hanya mengganggu, tapi juga membuat tidak nyaman penghuni mobil lainnya, apalagi bila kamu punya anak kecil atau lanjut usia.

4. Sirkulasi AC Mudah Kotor

Asap rokok punya potensi masuk ke dalam sistem sirkulasi AC dan mengendap di dalamnya.

Alhasil, udara yang diembuskan AC mobil bakal bercampur dengan nikotin yang membahayakan kesehatan tubuh.

Selain itu, asap rokok juga akan menempel di filter kabin yang menyaring sirkulasi udara AC sehingga memperpendek usia pakainya.

Bayangkan, setiap hari kamu dan penghuni kabin lainnya akan mencium aroma nikotin yang menempel di filter kabin.

Jangan heran bila setelah turun dari mobil pakaian kamu akan tercium bau nikotin meskipun sedang tidak merokok.

5. Memicu Kecelakaan

Ada kebiasaan membuang puntung rokok keluar, terlihat sepele tapi dampaknya bisa merugikan.

Bayangkan jika mobil kamu melaju dengan kecepatan 60-80 km/jam lalu buang puntung rokok keluar mobil.

Mau tidak mau pengguna jalan di belakang kamu yang kena dampak, bisa lebih buruk lagi jika mengenai pengguna sepeda motor.

Bara panas puntung rokok bisa saja mengenai wajah, tangan atau baju yang membuat mereka terkejut, kesakitan dan akhirnya memicu kecelakaan.

6. Harga Jual Mobil Bekas Turun

Calon pemilik mobil pasti tidak ingin membeli mobil bekas yang tercium aroma rokok atau bahkan ada bercak nikotin di dalam mobil.

Kondisi ini mengindikasikan pemilik sebelumnya perokok dan malas menjaga kebersihan mobil.

Kalaupun harus diperbaiki, butuh biaya besar untuk mengembalikan kebersihan kabin mobil dari aroma rokok.

Itupun tidak ada jaminan bau khas dan menyengat tersebut dapat sepenuhnya hilang dari dalam mobil.


Privacy Policy | Legal Cookie | Contact Us
©2020 Toyota Astra Motor
All information applies to Indonesia vehicles only

Konsultasi
Pembelian

Pricelist

Booking
Service

Credit
Simulation