• Vehicles
  • Shopping Tools
  • After Sales
  • Others
Vehicles
MPV
Starting at
Rp 321.100.000
Starting at
Rp 146.190.000
Starting at
Rp 187.600.000
Starting at
Rp 1.216.950.000
Starting at
Rp 258.100.000
Starting at
Rp 212.900.000
Starting at
Rp 506.750.000
Starting at
Rp 1.064.550.000
Sedan
Starting at
Rp 252.400.000
Starting at
Rp 649.250.000
SUV
Starting at
Rp 517.300.000
Starting at
Rp 2.219.550.000
Starting at
Rp 240.500.000
Hybrid
Hatchback
Starting at
Rp 144.900.000
Starting at
Rp 248.300.000
Commercial
Starting at
Rp 317.650.000
Starting at
Rp 246.750.000
Sport
Starting at
Rp 2.191.220.000
Starting at
Rp 830.000.000

Travel

Aturan Penggunaan Sabuk Pengaman Mobil, Wajib Untuk Penumpang Depan dan Ada Denda Jika Kamu Lalai

By IndriTraveller

Setiap mobil yang dioperasikan di jalan harus memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan.

Sabuk pengaman (safety belt) atau istilah hukumnya dikenal dengan sabuk keselamatan, termasuk ke dalam perlengkapan yang merupakan persyaratan teknis setiap mobil.

Diatur dalam Pasal 57 ayat (1) dan ayat (3) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ) bahwa setiap kendaraan bermotor (termasuk mobil penumpang) yang dioperasikan di jalan wajib dilengkapi dengan perlengkapan kendaraan bermotor, terdiri atas:

1. Sabuk keselamatan;

2. Ban cadangan;

3. Segitiga pengaman;

4. Dongkrak;

5. Pembuka roda;

6. Peralatan pertolongan pertama pada kecelakaan lalu lintas.

Mengenai sabuk keselamatan, perlengkapan keselamatan ini wajib digunakkan oleh pengemudi dan penumpang mobil di jalan sebagaimana disebutkan dalam Pasal 106 ayat (6) UU LLAJ sebagai berikut:

 Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor beroda empat atau lebih di jalan dan penumpang yang duduk di sampingnya wajib mengenakan sabuk keselamatan.

Penumpang adalah orang yang berada di kendaraan selain pengemudi dan awak kendaraan.

Jika dilihat dalam Pasal 106 ayat (6) UU LLAJ di atas, yang diwajibkan hanya pengemudi dan penumpang yang duduk di samping pengemudi.

Adapun sanksinya jika tidak menggunakan sabuk keselamatan mengacu ke Pasal 289 UU LLAJ sebagai berikut:

Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor atau Penumpang yang duduk di samping Pengemudi yang tidak mengenakan sabuk keselamatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (6) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu.

Dalam hal ini, berarti untuk saat ini kewajiban menggunakan sabuk pengaman di Indonesia barulah untuk pengemudi dan penumpang depan saja.

Namun atas dasar safety, kamu yang duduk di bangku baris kedua dan ketiga tetap menggunakan seatbelt atau safety belt.

Apalagi sekarang semua mobil baru Toyota di Indonesia telah dilengkapi dengan sabuk pengaman di seluruh bangku untuk menjaga perjalanan kamu.

Awalnya mungkin terasa canggung, tapi jika terbiasa akan merasa nyaman dan aman.

Dalam hal terjadi pelanggaran yang tertangkap tangan, maka petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia dapat melakukan pemeriksaan kendaraan bermotor di jalan secara insidential.

Pemeriksaan secara insidental karena tertangkap tangan sebagaimana dimaksud di atas dilakukan pada saat terjadi pelanggaran yang terlihat secara kasat indera atau tertangkap oleh alat penegakan hukum secara elektronik.

Privacy Policy | Legal Cookie | Contact Us
©2020 Toyota Astra Motor
All information applies to Indonesia vehicles only