• Vehicles
  • Shopping Tools
  • After Sales
  • Others
Vehicles
MPV
Starting at
Rp 339.600.000
Starting at
Rp 145.390.000
Starting at
Rp 200.200.000
Starting at
Rp 1.210.650.000
Starting at
Rp 279.850.000
Starting at
Rp 227.250.000
Starting at
Rp 505.150.000
Starting at
Rp 1.058.250.000
Sedan
Starting at
Rp 311.950.000
Starting at
Rp 648.250.000
SUV
Starting at
Rp 516.400.000
Starting at
Rp 2.213.450.000
Starting at
Rp 257.700.000
Hybrid
Hatchback
Starting at
Rp 143.800.000
Starting at
Rp 266.250.000
Commercial
Starting at
Rp 316.350.000
Starting at
Rp 245.850.000
Sport
Starting at
Rp 2.185.220.000
Starting at
Rp 828.800.000

Tips

Benarkah Mobil Matik Lebih Mudah Mogok Saat Melewati Jalan Banjir?

By adminConnect

Kalau bicara melewati genangan banjir, tidak ada jaminan mobil dengan transmisi manual lebih kuat dibandingkan mobil matik.

Bantuan pedal kopling membuat mobil manual memang lebih unggul karena lebih mudah mempertahankan level gas untuk menjaga rpm.

Di lain pihak, perpindahan gigi transmisi matik dipengaruhi oleh putaran mesin yang membuat perpindahan gigi terjadi di putaran relatif rendah.

Dan ini kurang menguntungkan saat melewati banjir.

Patokan Setengah Ban Mobil

Sebelumnya, kalau air sudah lebih dari setengah ban mobil sebaiknya jangan nekat karena cukup berisiko bila dipaksa jalan.

Belum lagi kalau air itu bergerak, kemungkinan ketinggian air melebihi roda sehingga bisa menyebabkan hal-hal yang tidak diinginkan.

Imbasnya ke dalam ruang mesin, ada saringan udara dan sekering yang posisinya hanya sedikit di atas ban mobil.

Efek gelombang yang diciptakan oleh laju mobil ketika melewati genangan air tinggi bisa sampai ke area tersebut.

Dan ini yang bahaya, terlepas kamu sedang pakai mobil manual atau matik.

Mengemudi Mobil Matik Saat Banjir

Perhatikan arus air, urungkan niat menyeberang banjir bila air mengalir dari arah depan mobil karena meningkatkan risiko air masuk ke dalam ruang mesin.

Untuk mobil bertransmisi matik, kamu bisa pindahkan gigi ke L atau 1 sebagai gigi paling rendah tergantung pilihan di tuas transmisi.

Opsi ini cukup untuk menahan gigi transmisi tidak pindah ke posisi yang lebih tinggi  dan kamu dapat memanfaatkan momentum torsi mesin untuk melewati banjir.

Injak pedal gas perlahan dan tahan di putaran 2.000 – 2.500 rpm dan biarkan mobil melaju pelan membelah banjir.

Jaga putaran mesin jangan terlalu tinggi karena akan membuat air naik di dalam ruang mesin.

Putaran mesin yang terlalu tinggi membuat laju mobil lebih cepat yang berisiko menimbulkan ombak tinggi.

Selain itu jika laju kendaraan terlalu cepat, ada potensi bagian depan mobil terangkat lantaran adanya daya angkat dari air atau mengambang sehingga membuatnya sulit dikendalikan.

Namun laju mobil juga jangan terlalu pelan sebab butuh tenaga besar untuk menerjang banjir.

Kecepatan mobil 10 km/jam sudah cukup untuk membelah banjir serta menjaga risiko mobil mogok.

Sepanjang mobil masih memiliki tenaga untuk bergerak maju, kamu tidak perlu menambah kecepatan mobil.

Jaga kesabaran, waspada, dan fokus sehingga mobil matik kamu dapat bergerak dengan baik.

Setelah Melewati Banjir

Selepas banjir, jangan langsung memacu mobil.

Tetap dengan putaran mesin dan kecepatan mobil yang sama dan konstan, dengarkan apakah ada sesuatu yang janggal seperti gejala selip, bau hangus, atau suara tidak wajar.

Pastikan rem mobil tidak terkendala dengan menekannya beberapa kali untuk mengeringkan rem dan mengecek performanya.

Cek panel instrumen mobil dan pastikan tidak ada indikator yang menyala tanda ada sesuatu yang tidak beres.

Perlahan naikkan posisi gigi transmisi ke 2, 3, hingga D untuk melihat apakah ada masalah seperti kecepatan mobil tidak bertambah seiring naiknya posisi gigi.

Disarankan untuk memeriksa saluran gas buang atau knalpot dari kemungkinan adanya sampah yang menempel karena berpotensi menimbulkan api saat sampah tersebut telah kering.

Privacy Policy | Legal Cookie | Contact Us
©2020 Toyota Astra Motor
All information applies to Indonesia vehicles only