• Vehicles
  • Shopping Tools
  • After Sales
  • Others
Vehicles
MPV
Starting at
Rp 435.500.000
Starting at
Rp 337.600.000
Starting at
Rp 362.700.000
Starting at
Rp 144.550.000
Starting at
Rp 197.700.000
Starting at
Rp 1.150.250.000
Starting at
Rp 247.750.000
Starting at
Rp 224.750.000
Starting at
Rp 501.800.000
Starting at
Rp 997.850.000
Sedan
Starting at
Rp 308.750.000
Starting at
Rp 641.900.000
SUV
Starting at
Rp 511.050.000
Starting at
Rp 2.181.250.000
Starting at
Rp 255.200.000
Hybrid
Hatchback
Starting at
Rp 143.800.000
Starting at
Rp 263.400.000
Commercial
Starting at
Rp 306.800.000
Starting at
Rp 241.700.000
Sport
Starting at
Rp 2.158.500.000
Starting at
Rp 775.750.000
Ini Alasannya Baterai Hybrid Diposisikan di Kolong Mesin
Ini Alasannya Baterai Hybrid Diposisikan di Kolong Mesin

21/06/2019 | Toyota In Indonesia

Ini Alasannya Baterai Hybrid Diposisikan di Kolong Mesin

Selain mesin, mobil hybrid memiliki elemen yang sangat vital, yaitu baterainya. Ini karena kinerja motor listrik ditopang keberadaan baterai yang dayanya terisi saat mobil mengurangi kecepatan atau mengerem. Pada salah satu kondisi macam itu, motor listrik bekerja sebagai alternator, alias mengganti kerja yang dilakukan mesin bensin.

Tidak hanya fungsi, baterai listrik juga merupakan satu kesatuan hubungan antara mesin dan baterai sehingga menjadi sangat penting. Pada penerapannya, baterai dari hybrid secara tidak langsung akan memengaruhi produktivitas kendaraan, mengingat kemampuannya untuk menjalankan perintah dari ECU.

Secara umum, ada perbedaan rumusan peletakan baterai listrik dan mesin bensin bisa jadi berbeda di antara setiap mobil hybrid. Rumus peletakan baterai tidak hanya berkaitan dengan penempatan baterai, tetapi juga jenis dan ukuran baterainya. Ini agar posisinya tidak tumpang tindih sehingga mengganggu sistem kelistrikan. Berikut beberapa studi kasus yang akan menjelaskan peletakan posisi mesin dan baterai listrik pada mobil hybrid.

  • Kenapa Baterai Listrik Diletakkan di Kolong Mesin?

Alasan pertama adalah ukurannya yang memanjang dan berbentuk persegi. Kalau memeriksa posisi mesin dan motor listrik pada mobil hybrid, Anda juga akan melihat keberadaan sambungan baterai listrik.

Posisi baterai listrik dan mesin pada mobil hybrid tidak diletakkan berdampingan. Ukuran baterai listrik yang panjang tidak memungkinkan benda tersebut diletakkan sejajar dengan mesin. Ini yang menjadikan baterai diletakkan di bagian kolong mesin.

  • Amankah Baterai Hybrid saat Melewati Genangan Air?

Saat proses pengembangan, Mobil hybrid biasanya memiliki rancangan pengamanan untuk genangan air. Jadi di dalam ruang mesin dan beterai mobil hybrid, Toyota memberikan pengaman khusus untuk menangani masalah kelistrikan. Dari segi peletakan kabel, mobil hybrid biasanya menempatkan kabel-kabel di bagian khusus yang tak mudah tersentuh air. Lalu kabel-kabel listrik yang terpasang disertai pengaman.

Sensor dengan sensitivitas tinggi juga dipasang di bagian mobil dan akan berbunyi bila benda itu menilai kondisi sekeliling mobil sudah berbahaya bagi jalur kelistrikan. Sederhananya, bila sampai terkena air, sensor akan mengirim sinyal dan memutus aliran listrik.

  • Bisakah Posisi Baterai Dipindah?

Posisi baterai listrik tidak selamanya di kolong mesin. Terkadang baterai listrik juga diletakkan di bawah kursi penumpang bagian belakang. Baterai yang diletakkan di posisi tersebut bertujuan menjaga distribusi berat mobil supaya tetap seimbang di bagian depan dan belakang. Jadi, bila mesin bensin sudah diletakkan di bagian depan, tak mungkin baterai listrik diletakkan di bagian yang sama. Atas alasan tersebut, baterai listrik umunya diletakkan di bagian belakang.

Pada mobil tipe hybrid, antara mesin berbahan bakar minyak dan motor dan baterai listrik berjalan berdampingan untuk menghasilkan performa berkendara yang lebih handal dan irit bahan bakar. Saat ini, Toyota merupakan salah satu pelopor mobil hybrid terbesar di dunia. Berkat teknologi Hybrid Synergy Drive (HSD) yang cerdas, penggunaan mesin bensin dan mesin listrik bisa bergantian secara otomatis.

Dengan kata lain, teknologi HSD mampu beradaptasi di kondisi mengemudi yang berbeda. Daya dorong mobil diperoleh dari dua sumber daya yang berbeda (mesin listrik mesin bensin), sistem HSD secara otomatis akan memberitahu bagaimana memadukan keduanya secara benar untuk memperoleh performa dan efisiensi maksimal. Yuk, beralih ke mobil ramah lingkungan produksi Toyota, dan ciptakan lingkungan hidup yang lebih bersih dan ramah lingkungan dengan menghemat lebih banyak bahan bakar selama berkendara.

Privacy Policy | Legal Cookie | Contact Us
©2020 Toyota Astra Motor
All information applies to Indonesia vehicles only