• Vehicles
  • Shopping Tools
  • After Sales
  • Others
Vehicles
MPV
Starting at
Rp 339.600.000
Starting at
Rp 145.390.000
Starting at
Rp 200.200.000
Starting at
Rp 1.210.650.000
Starting at
Rp 279.850.000
Starting at
Rp 227.250.000
Starting at
Rp 505.150.000
Starting at
Rp 1.058.250.000
Sedan
Starting at
Rp 311.950.000
Starting at
Rp 648.250.000
SUV
Starting at
Rp 516.400.000
Starting at
Rp 2.213.450.000
Starting at
Rp 257.700.000
Hybrid
Hatchback
Starting at
Rp 143.800.000
Starting at
Rp 266.250.000
Commercial
Starting at
Rp 316.350.000
Starting at
Rp 245.850.000
Sport
Starting at
Rp 2.185.220.000
Starting at
Rp 828.800.000
TOYOTA GAZOO Racing Menghadirkan GR010 HYBRID Untuk Berlomba di Balap Ketahanan Dunia 2021
TOYOTA GAZOO Racing Menghadirkan GR010 HYBRID Untuk Berlomba di Balap Ketahanan Dunia 2021

25/01/2021 | Toyota Global

TOYOTA GAZOO Racing Menghadirkan GR010 HYBRID Untuk Berlomba di Balap Ketahanan Dunia 2021

Juara dunia balap ketahanan 2020 dan pemenang Le Mans tiga kali akan mempertahankan gelar World Endurance Championship (WEC) 2021 di kelas baru hypercar.

GR010 HYBRID adalah prototipe mobil balap ketahanan yang dikembangkan selama 18 bulan terakhir dalam kemitraan oleh engineer TOYOTA GAZOO Racing (TGR) di kantor pusat tim di Cologne, Jerman dan ahli hybrid Toyota di Higashi-Fuji, Jepang.

GR010 HYBRID menggabungkan mesin balap hybrid penggerak empat roda diimbuhi turbo kembar 3.500 cc V6, memberikan tenaga 680 PS.

Motor bakar ini dikombinasikan dengan generator listrik 272 PS yang dikembangkan oleh AISIN AW dan DENSO pada as roda depan.

Output total dibatasi pada 500 kW (680 PS), yang berarti sistem elektronik canggih GR010 HYBRID mengurangi tenaga mesin sesuai dengan jumlah dorongan hibrida yang digunakan.

Livery Baru GR010 HYBRID

Tampilan baru yang agresif dari prototipe balap mencerminkan penampilan basisnya hypercar GR Super Sport yang melakukan debut publik di Le Mans 24 Jam 2020.

Untuk menandai era baru TGR, livery baru menyertakan tulisan GR yang ikonik untuk menunjukkan hubungan yang kuat antara mobil balap dan mobil jalan raya.

TOYOTA GAZOO Racing memasuki musim kesembilannya di WEC dengan line-up pembalap sama yang membawa kemenangan Le Mans dan Kejuaraan Dunia musim 2019-2020.

Juara Dunia yang baru dinobatkan Mike Conway, Kamui Kobayashi dan José María López akan mengendarai GR010 HYBRID No. #7.

Sementara Sébastien Buemi, Kazuki Nakajima dan Brendon Hartley balapan dengan mobil No. #8. Nyck de Vries melanjutkan perannya sebagai pembalap tes dan cadangan.

Mereka telah memulai program intensif untuk mengembangkan GR010 HYBRID, bermodalkan dua tes selama tiga hari telah diselesaikan saat tim beradaptasi dengan peraturan baru yang merupakan perubahan signifikan dalam hal performa mobil.

Perbedaan dengan Model Lawas

Sebagai bagian dari inisiatif pemotongan biaya kompetisi, GR010 HYBRID lebih berat 162 kg dan daya 32% lebih sedikit daripada pendahulunya TS050 HYBRID, dengan waktu 1 putaran Le Mans diharapkan lebih lambat sekitar 10 detik.

Mobil balap ketahanan ini juga memiliki dimensi yang lebih besar, yakni lebih panjang 250 mm, lebih lebar 100 mm dan lebih tinggi 100 mm.

Untuk pertama kalinya sejak awal proyek WEC, TGR akan berpartisipasi tanpa generator listrik di belakang dan hanya satu generator yang diizinkan di as roda depan.

Ini berarti motor starter harus dipasang pada GR010 HYBRID, sementara rem belakang hidrolis juga diaplikasikan.

GR010 HYBRID memiliki fitur aerodinamika canggih yang dioptimalkan untuk efisiensi dan dikembangkan menggunakan perangkat lunak Computational Fluid Dynamics dan pengujian terowongan angin.

Peraturan Baru WEC 2021

Peraturan teknis baru hanya mengizinkan satu paket bodywork yang sudah dihomologasi, dengan hanya satu perangkat aerodinamika yang dapat disesuaikan.

Oleh karena itu, GR010 HYBRID akan bersaing dalam spesifikasi yang sama di sirkuit downforce rendah dan tinggi, dengan sayap belakang yang dapat disesuaikan guna mengubah karakteristik aerodinamika.

Untuk pertama kalinya, kelas atas WEC akan menampilkan keseimbangan kinerja, yang berarti penyelenggara akan memodifikasi kinerja setiap mobil berdasarkan balapan, mengatur penggunaan energi dan bobot, menargetkan potensi kinerja yang identik dari masing-masing partisipan.

Penyelenggara WEC harus memastikan balapan yang ketat antara TGR dan pesaing hypercar Scuderia Cameron Glickenhaus dan ByKolles Racing, serta Alpine, yang akan menghadirkan tantangan tambahan dengan mobil LMP1-nya.

Pertarungan tersebut akan diperebutkan dalam enam balapan di tiga benua, dimulai dengan 1000 Miles of Sebring pada 19 Maret sebelum 6 Hours of Spa-Francorchamps pada 1 Mei dan puncak musim Le Mans 24 Hours pada 12-13 Juni 2021.

Balap ketahanan pertama mulai dihelat di sirkuit Monza Italia sejak terakhir di tahun 1992 akan berlangsung pada 18 Juli sebelum perjalanan ke Fuji Speedway (26 September) dan Bahrain (20 November), yang semuanya merupakan lomba enam jam.

img1

img2

 

Privacy Policy | Legal Cookie | Contact Us
©2020 Toyota Astra Motor
All information applies to Indonesia vehicles only