• Vehicles
  • Shopping Tools
  • After Sales
  • Others
Vehicles
MPV
Starting at
Rp 321.100.000
Starting at
Rp 146.190.000
Starting at
Rp 187.600.000
Starting at
Rp 1.216.950.000
Starting at
Rp 258.100.000
Starting at
Rp 212.900.000
Starting at
Rp 506.750.000
Starting at
Rp 1.064.550.000
Sedan
Starting at
Rp 252.400.000
Starting at
Rp 649.250.000
SUV
Starting at
Rp 517.300.000
Starting at
Rp 2.219.550.000
Starting at
Rp 240.500.000
Hybrid
Hatchback
Starting at
Rp 144.900.000
Starting at
Rp 248.300.000
Commercial
Starting at
Rp 317.650.000
Starting at
Rp 246.750.000
Sport
Starting at
Rp 2.191.220.000
Starting at
Rp 830.000.000

Tips

Fungsi dan Cara Mengatur Kaca Spion Mobil Untuk Membantu Mengemudi dan Mengurangi Blind Spot

By salsa

Kaca spion merupakan salah satu perangkat penting yang ada di mobil kamu.

Kaca spion memiliki banyak fungsi yang sangat penting bagi kamu sebagai pengemudi.

1. Mengurangi Area Blind Spot

Manusia memiliki keterbatasan daya pandang, terutama untuk bagian belakang.

Kaca spion dibuat untuk memudahkan kamu melihat area belakang mobil yang tidak bisa dipantau.

Itupun dengan catatan, tetap tidak semua sudut di belakang mobil bisa dilihat via kaca spion.

2. Mencegah Terjadinya Tabrakan Saat Akan Pindah Jalur

Saat akan melakukan pindah jalur, maka kamu wajib melihat spion.

Dengan melihat spion, maka hal ini akan meminimalisir terjadinya tabrakan akibat berpindah jalur.

3. Membantu Manuver Parkir

Banyak kejadian pengemudi yang mengalami tabrakan atau senggolan ketika parkir karena tidak memanfaatkan spion.

Karena itu, kaca spion sangat penting fungsinya untuk manuver pada saat parkir kendaraan.

4. Melihat Kondisi Lalu Lintas di Belakang

Dengan melihat kondisi lalu lintas di belakang, kamu bisa tahu apakah posisi kendaraan yang kamu kemudikan menghalangi kendaraan lainnya.

Termasuk memantau pergerakan mobil di belakang, seperti saat mereka ingin menyalip.

5. Membantu Memundurkan Kendaraan

Jangan pernah memundurkan kendaraan tanpa menggunakan bantuan dari kaca spion.

Dengan adanya kaca spion, maka kamu dapat terbantu untuk melakukan manuver mundur, apalagi jika lokasinya sempit atau ramai.

6. Pedoman Posisi Kendaraan

Terkadang pada kendaraan roda 4, kamu sering sulit memastikan apakah kendaraan kita terlalu dekat benda atau kendaraan lain.

Agar bisa mengetahui apakah kendaraan kamu terlalu mepet atau tidak, maka kamu bisa melihat bagian sisi kendaraan dengan memanfaatkan kaca spion.

Cara Mengatur Posisi Kaca Spion

1. Lakukan saat mobil berhenti

2. Atur posisi duduk paling pas sesuai prinsip safety driving dan lakukan pengaturan kaca spion berdasarkan posisi duduk ini.

3. Arahkan spion kabin ke posisi paling tengah sehingga sudut pandang ke kiri dan kanan sama

4. Cobalah sapu pandangan dari depan ke spion tengah, perhatikan apakah sudutnya sudah pas dan nyaman di kepala karena menengok kaca spion bisa dilakukan puluhhan bahkan ratusan kali saat di jalan.

5. Untuk spion samping, arahkan keluar sampai persis di batas bodi mobil sehingga memperluas pandangan ke samping kendaraan

6. Tidak ada salahnya kamu turun dari mobil untuk memastikan posisi bodi mobil yang terlihat oleh kaca spion sehingga dapat lebih akurat dalam mengukur dimensi mobil dan jarak dengan kendaraan lain

7. Lakukan langkah no. 5 untuk spion samping

8. Saat mengemudi mobil yang belum pernah dipakai sebelumnya, jalan dulu perlahan untuk beradaptasi dengan kendaraan, termasuk dengan seting spion luar dan dalam

9. Jangan ragu untuk menepi bila dirasa pengaturan kaca spion belum optimal agar terhindar dari risiko celaka

10. Saat parkir mundur, arahkan spion kiri sedikit ke bawah, sehingga posisi ban terhadap trotoar atau pembatas terlihat.

Di beberapa merek, langkah ini otomatis dilakukan oleh mobil tersebut

11. Jangan memakai mode malam untuk siang hari pada spion tengah

12. Saat jalan, biasakan 10-15 detik sekali mengecek keadaan sekitar lewat spion sebagai langkah antisipasi pergerakan mobil lain dari belakang.

Privacy Policy | Legal Cookie | Contact Us
©2020 Toyota Astra Motor
All information applies to Indonesia vehicles only