• Vehicles
  • Shopping Tools
  • After Sales
  • Others
Vehicles
MPV
Starting at
Rp 1.115.200.000
Starting at
Rp 1.284.050.000
Starting at
Rp 326.400.000
Starting at
Rp 146.190.000
Starting at
Rp 187.600.000
Starting at
Rp 260.100.000
Starting at
Rp 510.850.000
Sedan
Starting at
Rp 254.100.000
Starting at
Rp 594.600.000
SUV
Starting at
Rp 245.500.000
Starting at
Rp 517.300.000
Starting at
Rp 2.219.550.000
Hybrid
Hatchback
Starting at
Rp 262.500.000
Starting at
Rp 144.900.000
Commercial
Starting at
Rp 251.700.000
Starting at
Rp 323.650.000
Sport
Starting at
Unavailable
Starting at
Rp 2.013.820.000
Starting at
Rp 830.000.000

Tips

Gejala Keletihan Saat Mengemudi Mobil yang Wajib Dihindari

By adminConnect

Mata lelah merupakan salah satu tanda kamu mengalami keletihan saat mengemudi mobil.

Oleh karena itu, mengemudi mobil harus dibarengi dengan istirahat yang cukup, baik untuk berkendara di dalam kota maupun keluar kota.

Istirahat yang dilakukan bukan hanya sebelum berangkat, tetapi ketika sudah mengemudi beberapa lama.

Sayangnya, masih ada saja pengemudi yang menganggap remeh dan memaksakan diri ketika sudah letih.

Mereka berpikir agar bisa cepat sampai sehingga bisa beristirahat di tempat tujuan.

Padahal, mengemudi dalam kondisi letih bisa berujung kecelakaan.

Gejala Keletihan yang Wajib Kamu Ketahui

Ada beberapa gejala keletihan yang wajib diketahui pengemudi.

1. Gejala pertama dan paling umum adalah pegal-pegal di beberapa bagian tubuh.

Mulai bagian tangan, pinggang, leher dan juga bahu terasa pegal.

Jika sudah merasakannya, sudah waktunya untuk beristirahat.

2. Gejala selain pegal yang menunjukkan tubuh kamu harus beristirahat adalah mata perih karena terlalu dipaksa melihat.

Mata perih ini juga disebabkan terlalu banyak menerima sinar dari luar kabin.

3. Berikutnya, persepsi jarak terganggu akibat otak kamu mulai tidak dapat merespons situasi dengan benar.

Akibatnya sangat berbahaya saat kamu mengemudi dengan kecepatan tinggi karena salah menghitung jarak dengan kendaraan di depan.

4. Kepala juga terasa berat akibat kantuk yang dialami.

Bisa diperhatikan dari gerakan kepala kamu yang tiba-tiba mengangguk dan tersadar.

5. Saat kamu menyalakan lampu sein kanan untuk belok ke kiri, itu merupakan salah satu gejala kelelahan.

Selanjutnya tinggal menunggu waktu kamu melakukan kesalahan fatal.

6. Paling parah, jika tetap memaksakan diri mengemudi ketika letih adalah mengalami microsleep.

Jika sampai kamu mengalami microsleep, dapat mengakibatkan kecelakaan di jalan.

Proses keletihan sampai microsleep ini panjang, tapi banyak pengemudi yang mengabaikan dengan alasan tanggung, gengsi, dan dikejar waktu.

Privacy Policy | Legal Cookie | Contact Us
©2020 Toyota Astra Motor
All information applies to Indonesia vehicles only