• Vehicles
  • Shopping Tools
  • After Sales
  • Others
Vehicles
MPV
Starting at
Rp 1.065.450.000
Starting at
Rp 1.247.850.000
Starting at
Rp 321.100.000
Starting at
Rp 146.190.000
Starting at
Rp 187.600.000
Starting at
Rp 260.100.000
Starting at
Rp 510.850.000
Sedan
Starting at
Rp 254.100.000
Starting at
Rp 649.250.000
SUV
Starting at
Rp 245.500.000
Starting at
Rp 517.300.000
Starting at
Rp 2.219.550.000
Hybrid
Hatchback
Starting at
Rp 262.500.000
Starting at
Rp 144.900.000
Commercial
Starting at
Rp 251.700.000
Starting at
Rp 323.650.000
Sport
Starting at
Unavailable
Starting at
Rp 2.211.320.000
Starting at
Rp 830.000.000

Tips

Sebab Ban Mobil Pasti Kempis Sendiri Meskipun Sudah Rutin Mengisi Angin

By adminConnect

Mungkin kamu pernah kesal, kok ban mobil yang dtinggal parkir di garasi jadi kempis setelah beberapa hari?

Jangankan parkir, dipakai rutin saja ban mobil akan berkurang dengan sendirinya.

Ban mobil kempis dengan sendirinya karena beberapa hal.

1. Ban Mobil Memiliki Pori-Pori

Karena berbahan dasar karet, ban mobil pasti memiliki pori-pori walaupun tidak kelihatan.

Begitu ban bersentuhan langsung dengan permukaan keramik atau semen, pori-porinya akan terbuka.

Tekanan angin yang tinggi dan selalu mengalir ke area yang tekanannya rendah membuatnya dapat keluar lewat pori-pori ban yang sangat kecil tersebut.

2. Suhu Lingkungan Dingin

Berdasarkan Hukum Gay-Lussac, ada pernyataan bahwa di dalam ruang tertutup dan volume dijaga tetap, maka tekanan gas sebanding dengan suhu gas.

Dengan begitu, suhu yang tinggi dapat menyebabkan tekanan lebih tinggi lagi.

Di dalam ban mobil, ketika suhu dingin, maka penurunan ini menyebabkan tekanan ban menjadi menurun dan ban mobil bakal kempis.

Suhu dingin juga bisa membuat material karet mengalami pengerutan.

Ketika karet mengerut, maka terbentuk ruang kosong antara ban dengan pelek yang menyebabkan udara di dalam ban keluar dengan sendirinya.

Makanya, meskipun kamu membawa mobil setiap hari, saat parkir di rumah malamnya tekanan angin ban akan berkurang.

3. Pelek Mobil Rusak

Pelek mobil yang rusak atau peang membuat dudukan ban tidak mampu menempel rapat sehingga udara di dalam ban dapat keluar.

Penyebab pelek peang antara lain karena mobil sering menghantam lubang di jalan dengan kecepatan tinggi.

Sebab lainnya adalah pelek berkarat dan menimbulkan lubang, terutama untuk pelek besi atau non alloy.

4. Pentil Ban Rusak

Fungsi ban adalah sebagai penghubung antara alat pengisi angin dengan ban.

Masalahnya, bisa jadi ada kerusakan pada pentil yang membuat angin bisa melaluinya, umumnya pada jarum di dalam pentil.

Menempel pada pelek membuat bagian karet dari pentil yang bersinggungan dengan pelek juga bisa robek dan membuatnya bocor.

5. Ban Bocor Halus

Ada kemungkinan ban mengalami bocor sangat halus sehingga angin keluar sangat lambat.

Seperti pada ban tubeless yang sering terlihat tidak bocor namun ternyata mengeluarkan angin karena adanya benda menusuk telapak ban.

Atau lepasnya tambalan pada ban dalam sehingga membuat angin bisa menyelinap keluar.

Privacy Policy | Legal Cookie | Contact Us
©2020 Toyota Astra Motor
All information applies to Indonesia vehicles only