Toyota Astra Mototr Indonesia - Sejarah Toyota GR Supra, Sang Legenda Sportcar yang Jadi Primadona di GIIAS 2019

Automotive

24 Juli 2019

Sejarah Toyota GR Supra, Sang Legenda Sportcar yang Jadi Primadona di GIIAS 2019

By IndraKeren

PT Toyota-Astra Motor (TAM) memperkenalkan sportscar Toyota GR Supra di ajang GIIAS 2019 dan langsung menjadi pusat perhatian pengunjung.

Mobil sport ini dikembangkan untuk memberikan excitement dalam pengalaman berkendara serta menghadirkan kembali ciri motorsport pada brand Toyota.

Tak hanya mumpuni di lintasan pacu, mobil dengan tampilan coupe ini menjanjikan performa kelincahan dan kenyamanan saat berada di jalan raya.

Semua berawal dari Detroit Auto Show 2019 beberapa waktu lalu yang menjadi saksi sejarah hadirnya generasi kelima dari sportscar legendaris Toyota Supra.

Mungkin sebagian dari kamu sudah cukup mengenal kiprah Supra yang dimulai sejak tahun 1978 silam.

Berawal Dari Celica

Kehadiran generasi pertamanya masih menjadi satu keluarga dengan Celica yang dinamai Toyota Celica Supra atau Celica XX di negara asalnya.

Setelah tiga tahun, Mk2 Celica XX dihadirkan dan kualitasnya mulai diakui oleh pasar global seperti di Eropa serta Inggris Raya.

Selama prosesnya, kualitas Mk2 dibuktikan lewat gelar bergengsi yang didapat di trek balap seperti US Grand Prix 1979 dan British Saloon Car Championship.

Tahun 1985 Toyota memutuskan supaya Supra berdiri sendiri dan keluar dari keluarga Celica.

Dalam hal ini, Celica masih berdiri sebagai mobil Front Wheel Drive (FWD) dan Supra menerapkan Rear Wheel Drive (RWD), mengembangkan pilihan Line-Up Gran Tourer Toyota.

Supra Semakin Terkenal

Tahun 1986 generasi Mk3 Supra akhirnya hadir dan menargetkan pasar seperti Amerika dan Jepang yang banyak memiliki car enthusiast.

Selama prosesnya, terlihat banyak rival Supra seperti Mazda RX-7, Honda NSX hingga Nissan 300ZX, mulai menyaingi Mk3.

Merespons hal tersebut, Toyota memutuskan untuk menghadirkan generasi keempat Supra di tahun 1993.

Melalui kecerdikan Isao Tsuzuki selaku Guidance of Chief Engineer, filosofi “Less is more” menjadi denyut nadi Mk4.

Hasilnya sangat mengesankan lantaran ia mampu memberi fungsi aerodinamis lebih baik dan berhasil memangkas bobot bodi hingga 100 Kg.

Bahkan, sekelas mobil Porsche 911 Turbo bermesin 3.6 Liter tak bisa mengalahkan Toyota Supra Mk4 yang hanya menggunakan mesin 3.0 Liter JZ Series.

Stop Produksi Tahun 2002

Tahun berganti, Toyota Supra Mk4 akhirnya dirilis pada tahun 1993 dengan berbagai hal baru yang bahkan Porsche 911 Turbo tak bisa mengalahkannya.

Di trek balap, Mk4 juga berhasil menorehkan berbagai keberhasilan seperti halnya Swiss Mountain Races, Pikes Peak, Le Mans 24 Hours dan All-Japan GT Championship (JGTC) dari tahun 1995 hingga 2003.

Di antara kabar baik tersebut, ada hal buruk yang menghentikan langkah Supra yakni tidak bisa bersaing dalam aspek harga untuk mencapai target emisi gas buang yang ditentukan oleh banyak negara.

Alhasil, mobil legendaris Toyota satu ini berhenti diproduksi pada tahun 2002 sehingga banyak penggemar Toyota Supra sangat kecewa pada keputusan tersebut.

Butuh 17 tahun sebelum akhirnya Toyota kembali menghadirkan sang legendaris Toyota Supra kehadapan para pecinta mobil sport Jepang dengan merilis generasi ke-5 Toyota Supra di ajang Detroit Auto Show 2019.

Dan mulai tahun ini, pemuja kecepatan di Indonesia juga dapat merasakan sensasi berkendara yang disajikan oleh Toyota GR Supra sebagai sportscar yang memiliki DNA sport panjang dan menggairahkan.

Comments 0

Please login or register to comment.

    There are no comments

top article

Shopping Tools