
Automotive
02 Feb 2021
Tidak Hanya Gagal Lolos Uji Emisi, Berikut Masalah yang Timbul Akibat Malas Servis Berkala
Tidak Hanya Gagal Lolos Uji Emisi, Berikut Masalah yang Timbul Akibat Malas Servis Berkala
By adminConnect
Tidak hanya lolos uji emisi gas buang, servis berkala punya banyak manfaat.
Seperti, kendaraan akan selalu fit dan usia komponen kendaraan menjadi awet.
Jangka waktu melakukan servis berkala adalah per enam bulan sekali atau setiap 10.000 km, mana yang tercapai lebih dahulu.
Sialnya, kendaraan kamu bisa saja tertimpa masalah bila alpa menjalankan servis berkala.
Untuk mengetahui masalah yang ditimbulkan akibat tidak rutin melakukan servis berkala per 6 bulan sekali atau 10,000 kmkendaraan, berikut uraiannya.
1. Kualitas Mesin Turun
Terdapat beberapa komponen yang membuat kualitas mesin menurun akibat tidak servis berkala, seperti air radiator mengering.
Perannya cukup vital, yakni menjaga mesin agar bekerja dalam suhu optimal.
Jika suhu mesin semakin panas, radiator akan berusaha mendinginkan sehingga tidak terjadi overheat.
Faktor yang bisa membuat malfungsi pada sistem radiator karena kerusakan pada kipas pendingin atau thermostat dan habisnya air radiator.
Selain radiator, perhatikan pula kondisi oli mesin.
Beberapa fungsinya antara lain melapisi dua permukaan logam yang saling bergesekan, mendinginkan mesin akibat panas dari pembakaran, serta memelihara mesin tetap terjaga kebersihannya.
Ketika kamu alpa ganti oli lantaran tidak menjalankan servis berkala, oli akan mengalami penurunan kualitas dan berujung pada potensi kerusakan mesin.
2. Sistem Kelistrikan Bermasalah
Selain kualitas mesin, komponen kelistrikan pada kendaraan juga akan terganggu bila tidak servis berkala, salah satunya adalah alternator atau dinamo ampere.
Alternator memiliki tugas berat, yakni menyuplai arus listrik untuk beberapa komponen kendaraan yang membutuhkan tenaga listrik, seperti wiper, lampu, kaca jendela, dan sistem audio.
Alternator mengubah tenaga kinetis menjadi tenaga listrik.
Jika kondisi alternator tidak baik, aki kendaraan dijamin hanya akan mampu bertahan sebentar saja.
Setelah listrik disuplai ke beberapa komponen di atas, maka aki tidak akan dapat menyuplai listrik lagi dengan baik.
Dampaknya, kendaraan jadi susah distarter, mesin tidak menyala, dan akhirnya mogok.
3. Sistem Pembakaran Boros
Salah satu kerugian yang juga akan dialami kendaraan ketika tidak rutin servis berkala di bengkel resmi Toyota adalah sistem pembakaran menjadi boros.
Busi adalah salah satu komponen yang harus diperhatikan.
Pasalnya, bila kondisi busi sudah lemah atau mati bisa berdampak pada turunnya performa mesin.
Kondisi tersebut disebabkan oleh tidak stabilnya pembakaran akibat percikan api yang kurang optimal.
Bila masalah itu terjadi pada kendaraan kamu, sebaiknya ganti semua busi dengan yang baru agar lebih optimal.
Dengan rajin melakukan servis berkala di bengkel resmi Toyota, semua risiko masalah di atas dapat diatasi dengan baik.
4. Sistem Kemudi dan Suspensi Rusak
Saat servis berkala, kendaraan kamu mendapatkan layanan spooring dan balancing.
Dengan begitu, sudut keselarasan roda terjaga dan ban tetap dalam kondisi prima.
Shock absorber juga diperiksa untuk memastikannya tetap dapat bekerja optimal untuk meredam guncangan di jalan.
Termasuk pula sistem kemudi seperti tie rod dan ball joint dipastikan kondisinya tetap prima untuk menjaga sistem kemudi di jalan.
Power steering dan komponen lain di kolong mendapatkan perhatian untuk memastikan tidak ada masalah krusial di area yang sulit terpantau ini.
Nah bayangkan apa jadinya jika bagian kolong kendaraan ini tidak diperiksa ketika servis berkala dan kamu mendapatkan masalah di jalan.