MPV
Card image cap
New Calya

Starting From
Rp160.900.000

Find Out More
Card image cap
All New Voxy

Starting From
Rp579.500.000

Find Out More
Card image cap
All New Veloz

Starting From
Rp286.000.000

Find Out More
Card image cap
All New Avanza

Starting From
Rp233.100.000

Find Out More
Card image cap
New Alphard

Starting From
Rp1.189.200.000

Find Out More
Card image cap
New Vellfire

Starting From
Rp1.359.600.000

Find Out More
Card image cap
New Venturer

Starting From
Rp494.400.000

Find Out More
Card image cap
New Kijang Innova

Starting From
Rp369.600.000

Find Out More
Card image cap
New Sienta

Starting From
Rp325.400.000

Find Out More
SEDAN
Card image cap
New Corolla Altis

Starting From
Rp514.200.000

Find Out More
Card image cap
New Vios

Starting From
Rp293.700.000

Find Out More
Card image cap
New Camry

Starting From
Rp741.700.000

Find Out More
SUV
Card image cap
All New Raize GR Sport

Starting From
Rp232.400.000

Find Out More
Card image cap
New Fortuner GR Sport

Starting From
Rp548.600.000

Find Out More
Card image cap
Land Cruiser

Starting From
Rp2.415.400.000

Find Out More
Card image cap
New Rush GR Sport

Starting From
Rp278.800.000

Find Out More
HYBRID
Card image cap
New C-HR Hybrid

Starting From
Rp586.200.000

Find Out More
Card image cap
New Corolla Altis Hybrid

Starting From
Rp565.600.000

Find Out More
Card image cap
New Camry Hybrid

Starting From
Rp874.600.000

Find Out More
HATCHBACK
Card image cap
New Agya GR Sport

Starting From
Rp159.700.000

Find Out More
Card image cap
New Yaris GR Sport

Starting From
Rp295.800.000

Find Out More
COMMERCIAL
Card image cap
New Dyna

Starting From
Rp354.900.000

Find Out More
Card image cap
New Hiace Commuter

Starting From
Rp545.000.000

Find Out More
Card image cap
New Hiace Premio

Starting From
Rp630.000.000

Find Out More
Card image cap
New Hilux D Cab

Starting From
Rp513.600.000

Find Out More
Card image cap
New Hilux S Cab

Starting From
Rp269.900.000

Find Out More
SPORT
Card image cap
All New GR 86

Starting From
Rp922.000.000

Find Out More
Card image cap
Toyota GR Supra

Starting From
Rp2.051.000.000

Find Out More
CORPORATE INFORMATION
TECHNOLOGY
OWNERSHIP
PRESSROOM
MOBILE INFO

Tips Melewati Jalan Banjir Untuk Mobil Manual dan Matik, Patokannya pada Tinggi Ban

Tips Melewati Jalan Banjir Untuk Mobil Manual dan Matik, Patokannya pada Tinggi Ban

Mobil dengan transmisi manual dan otomatis (matik) memiliki risiko yang sama saat melewati jalan banjir.

Yang terutama tentunya water hammer atau mesin kemasukan air yang bisa berakibat fatal.

Bedanya, pedal kopling membuat mobil manual lebih mudah mempertahankan level gas untuk menjaga rpm.

Di lain pihak, perpindahan gigi transmisi matik dipengaruhi oleh putaran mesin yang membuat perpindahan gigi terjadi di putaran relatif rendah.

Dan ini kurang menguntungkan saat melewati banjir.

Patokan Setengah Ban Mobil

Sebelumnya, kalau air sudah lebih dari setengah ban mobil sebaiknya jangan nekat karena cukup berisiko bila dipaksa jalan.

Belum lagi kalau air itu bergerak, kemungkinan ketinggian air melebihi roda sehingga bisa menyebabkan hal-hal yang tidak diinginkan.

Imbasnya ke dalam ruang mesin, ada saringan udara dan sekering yang posisinya hanya sedikit di atas ban mobil.

Efek gelombang yang diciptakan oleh laju mobil ketika melewati genangan air tinggi bisa sampai ke area tersebut.

Dan ini yang bahaya, terlepas kamu sedang pakai mobil manual atau matik.

Tips Mengemudi Mobil Melewati Banjir

Perhatikan arus air, urungkan niat menyeberang banjir bila air mengalir dari arah depan mobil karena meningkatkan risiko air masuk ke dalam ruang mesin.

Untuk mobil bertransmisi matik, kamu bisa pindahkan gigi ke L atau 1 sebagai gigi paling rendah tergantung pilihan di tuas transmisi.

Opsi ini cukup untuk menahan gigi transmisi tidak pindah ke posisi yang lebih tinggi  dan kamu dapat memanfaatkan momentum torsi mesin untuk melewati banjir.

Injak pedal gas perlahan dan tahan di putaran 2.000 – 2.500 rpm dan biarkan mobil melaju pelan membelah banjir.

Jaga putaran mesin jangan terlalu tinggi karena akan membuat air naik di dalam ruang mesin.

Putaran mesin yang terlalu tinggi membuat laju mobil lebih cepat yang berisiko menimbulkan ombak tinggi.

Selain itu jika laju kendaraan terlalu cepat, ada potensi bagian depan mobil terangkat akibat daya angkat dari air atau mengambang sehingga membuatnya sulit dikendalikan.

Namun laju mobil juga jangan terlalu pelan sebab butuh tenaga besar untuk menerjang banjir.

Kecepatan mobil 10 km/jam sudah cukup untuk membelah banjir serta menjaga risiko mobil mogok.

Sepanjang mobil masih memiliki tenaga untuk bergerak maju, kamu tidak perlu menambah kecepatan mobil.

Jaga kesabaran, waspada, dan fokus sehingga mobil matik kamu dapat bergerak dengan baik.

Bagaimana dengan Mobil Manual?

Perlakuan pada kendaraan sama saja, hanya kamu cukup memasukkan transmisi ke gigi 1.

Jalankan mobil perlahan dan jaga putaran mesin pada 2.000 – 3.000 rpm.

Jangan menaikkan posisi gigi ke 2 karena akan menghilangkan momentum mobil dan membuatnya kehilangan tenaga.

Hindari pula bermain setengah kopling karena akan membuat komponen kopling mobil rusak.

Setelah Melewati Banjir

Selepas banjir, jangan langsung memacu mobil.

Tetap dengan putaran mesin dan kecepatan mobil yang sama dan konstan, dengarkan apakah ada sesuatu yang janggal seperti gejala selip, bau hangus, atau suara tidak wajar.

Pastikan rem mobil tidak terkendala dengan menekannya beberapa kali untuk mengeringkan rem dan mengecek performanya.

Cek panel instrumen mobil dan pastikan tidak ada indikator yang menyala tanda ada sesuatu yang tidak beres.

Perlahan naikkan posisi gigi transmisi untuk melihat apakah ada masalah seperti kecepatan mobil tidak bertambah untuk mobil matik.

Atau mobil tidak dapat melaju akibat kopling selip pada mobil manual.

Periksa saluran gas buang atau knalpot dari sampah yang menempel karena berpotensi menimbulkan api saat sampah telah kering.


©2020 Toyota Astra Motor
All information applies to Indonesia vehicles only

Konsultasi
Pembelian

Pricelist

Booking
Service

Credit
Simulation