• Vehicles
  • Shopping Tools
  • After Sales
  • Others
Vehicles
MPV
Starting at
Rp 1.247.850.000
Starting at
Rp 1.065.450.000
Starting at
Rp 321.100.000
Starting at
Rp 146.190.000
Starting at
Rp 194.200.000
Starting at
Rp 267.900.000
Starting at
Rp 220.400.000
Starting at
Rp 506.750.000
Sedan
Starting at
Rp 282.500.000
Starting at
Rp 649.250.000
SUV
Starting at
Rp 517.300.000
Starting at
Rp 2.219.550.000
Starting at
Rp 249.600.000
Hybrid
Hatchback
Starting at
Rp 144.900.000
Starting at
Rp 257.800.000
Commercial
Starting at
Rp 317.650.000
Starting at
Rp 246.750.000
Sport
Starting at
Rp 2.191.220.000
Starting at
Rp 830.000.000

Tips

Tips Mudah dan Aman Mengemudi di Gerbang Tol Agar Terhindar dari Macet dan Kecelakaan

By adminConnect

Sebenarnya tidak ada yang mengkhawatirkan dari gerbang tol karena kamu sudah biasa melewatinya.

Hanya saja, tetap perlu kewaspadaan dan strategi melaluinya dengan mulus serta mengurangi potensi macet dan kecelakaan.

Seperti, kamu lupa mengisi e-toll sehingga tidak bisa melakukan pembayaran dan menyebabkan kemacetan di gerbang tol.

Supaya kendala tidak terjadi, perhatikan tips ringan berikut ini.

1. Persiapkan E-toll

Syarat mutlak mengemudikan mobil di jalan tol Indonesia adalah memiliki kartu e-toll dengan saldo yang cukup.

Supaya aman, jangan sungkan untuk memiliki 2 kartu e-toll dimana salah satu sebagai cadangan.

Pastikan saldonya cukup dengan melakukan pengecekan setiap malam setelah sampai rumah supaya besok tidak perlu repot lagi mengisinya.

Ponsel terkini banyak yang sudah memiliki fitur NFC (Near Field Communication), alhasil kamu bisa top-up saldo lewat marketplace.

2. Pastikan Tidak Salah Pintu Tol

Saat ini banyak jalan tol baru dengan pintu masuk/keluar yang belum kamu pahami.

Oleh sebab itu, pelajari rute melalui peta digital untuk memastikan kamu akan masuk atau keluar di pintu tol yang mana.

Jangan sampai kamu melakukan manuver berbahaya seperti belok tiba-tiba atau jalan mundur karena pintu tol untuk keluar terlewatkan.

3. Pilih Gerbang Sedari Awal

Untuk kamu yang sudah biasa melalui gerbang tol, umumnya sudah paham mana gerbang yang lebih cepat atau jarang dimasuki mobil lain.

Biasanya gerbang model ini posisinya menjauh dari jalan utama sehingga banyak pengguna jalan tol yang malas menghampirinya.

Kamu bisa memilih gerbang seperti ini kalau menemui pintu tol baru yang belum pernah dilewati.

4. Utamakan Gerbang Khusus Mobil Kecil

Jika tidak terpaksa, hindari memilih gerbang tol khusus kendaraan besar.

Kendaraan jenis itu cenderung lambat bergerak dan menimbulkan polusi udara cukup besar saat antri.

Selain itu, hal itu untuk menghindari kena tabrak dari belakang oleh truk yang remnya blong.

Memang mobil penumpang biasa sama risikonya, namun efek tabrakannya tidak akan separah truk dengan bobot yang berat.

5. Jangan Pindah Lajur Sembarangan

Karena merasa lajur yang dipilih agak lambat, banyak pengguna jalan memaksa untuk pindah lajur.

Hal ini berbahaya karena berisiko menimbulkan kecelakaan karena ditabrak dari belakang.

Selain itu, saat kamu memotong malah membuat lajur jalan lain menjadi macet.

Sabar dan ikuti saja antrian selama mobil di depan kamu tidak bermasalah.

6. Waspada Pada Kondisi Sekitar

Ketika antri, jangan lupa selalu lihat kaca spion dan menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan.

Melihat kaca spion berguna agar bisa tahu kondisi kendaraan lain di belakang.

Jika terlihat ada tanda-tanda mobil yang bermasalah seperti mengalami rem blong, bisa pindah lajur untuk menghindar.

Jaga jarak aman dengan mobil di depan juga membuat kamu punya ruang untuk menghindar kalau mobil atau gerbang di depan bermasalah.

Privacy Policy | Legal Cookie | Contact Us
©2020 Toyota Astra Motor
All information applies to Indonesia vehicles only