• Vehicles
  • Shopping Tools
  • After Sales
  • Others
Vehicles
MPV
Starting at
Rp 1.065.450.000
Starting at
Rp 1.247.850.000
Starting at
Rp 321.100.000
Starting at
Rp 146.190.000
Starting at
Rp 187.600.000
Starting at
Rp 260.100.000
Starting at
Rp 510.850.000
Sedan
Starting at
Rp 254.100.000
Starting at
Rp 649.250.000
SUV
Starting at
Rp 245.500.000
Starting at
Rp 517.300.000
Starting at
Rp 2.219.550.000
Hybrid
Hatchback
Starting at
Rp 262.500.000
Starting at
Rp 144.900.000
Commercial
Starting at
Rp 251.700.000
Starting at
Rp 323.650.000
Sport
Starting at
Unavailable
Starting at
Rp 2.211.320.000
Starting at
Rp 830.000.000
Kolaborasi Bersama GoFleet, Toyota Meluncurkan Toyota Prius PHEV Untuk Pasar Indonesia
Kolaborasi Bersama GoFleet, Toyota Meluncurkan Toyota Prius PHEV Untuk Pasar Indonesia

20/03/2020 | Toyota In Indonesia

Kolaborasi Bersama GoFleet, Toyota Meluncurkan Toyota Prius PHEV Untuk Pasar Indonesia

Mendukung program pemerintah untuk akselerasi kendaraan elektrifikasi, PT Toyota-Astra Motor (TAM) memperkenalkan Prius Plug-In Hybrid Electric Vehicle (PHEV) untuk melengkapi jajaran kendaraan elektrifikasi Toyota di Indonesia.

Sebelumnya segmen ini telah diisi oleh Prius Hybrid Electric Vehicle (HEV), dan dalam perjalanannya mendapat sambutan yang cukup baik dari masyarakat Indonesia.

Sejak diperkenalkan pertama kali, kendaraan elektrifikasi Toyota brand telah terjual lebih dari 2.600 unit.

“Toyota akan terus memperluas pasar kendaraan elektrifikasi, baik melalui kehadiran produk baru maupun melalui program untuk semakin memopulerkan pasar mobil elektrifikasi di Indonesia,” kata Vice President Director PT Toyota-Astra Motor, Henry Tanoto.

“Selain memberi pilihan terbaik kepada konsumen, langkah ini adalah bagian dari komitmen Toyota dalam mendukung program pemerintah Indonesia,” lanjutnya.

Sebagai pionir dalam pengembangan mobil elektrifikasi pada tahun 2009, Toyota sudah mulai membangun pasar ini di Indonesia. Sebagai tahap awal, Toyota melakukan edukasi pasar dengan menghadirkan Prius HEV dan mensosialisasikan mobil ramah lingkungan ini ke masyarakat dan bekerja sama dengan pemerintah.

Bersamaan dengan itu, melalui kegiatan pameran otomotif nasional, Toyota juga mendatangkan berbagai prototype mobil elektrifikasi yang tengah dikembangkan.

Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan awareness masyarakat mengenai arah pengembangan sarana mobilitas masa depan yang lebih ramah lingkungan.

Kemudian pada 2012, Toyota mulai memasarkan Camry HEV di Indonesia. Mobil ini mendapat respon positif dari pelanggan sehingga sampai saat ini tercatat sebagai mobil elektrifikasi dengan populasi terbesar di Indonesia yaitu lebih dari 1.600 unit.

Toyota memperluas pasar dengan mendatangkan Alphard HEV, C-HR HEV, dan terakhir Corolla Altis HEV yang juga mendapat respon cukup baik dari pelanggan.

“Dengan kehadiran Prius PHEV ini, kami berharap dinamika pasar kendaraan elektrifikasi semakin tinggi sehingga tujuan untuk akselerasi kendaraan elektrifikasi bisa tercapai,” kata Marketing Director PT Toyota-Astra Motor, Anton Jimmi Suwandy.

“Ke depannya, sesuai dengan kebutuhan masyarakat, kami tentu akan terus melengkapi segmen mobil di Indonesia dengan berbagai line-up, termasuk Battery Electric Vehicle (BEV),” lanjutnya.

Prius PHEV hadir dengan fleksibilitas tinggi yang dapat memaksimalkan keuntungan dalam penggunaannya, dimana saat jarak dekat dapat menggunakan mode full electric layaknya BEV dan pada saat berkendara jarak jauh sistem akan secara otomatis menggunakan Hybrid system yang juga irit bahan bakar, rendah emisi, dan fun to drive.

“Kami berharap melalui kehadiran Prius PHEV yang diawali dengan kolaborasi bersama GoFleet sebagai perusahaan penyedia dan pengelola kendaraan untuk mitra driver transportasi online ini akan semakin memopulerkan kendaraan elektrifikasi sehingga semakin banyak masyarakat yang bisa merasakan pengalaman berkendara dengan kendaraan elektrifikasi,” kata Marketing Director PT Toyota-Astra Motor, Anton Jimmi Suwandy.

Privacy Policy | Legal Cookie | Contact Us
©2020 Toyota Astra Motor
All information applies to Indonesia vehicles only